Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 29 Aug
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 29 Aug 

Kelly Clarkson (Alb. Stronger / RCA) – Mr. Know It All
Mr. Know It All, yang akan dirilis pada tanggal 30 Agustus nanti, adalah ajang kembalinya sang American Idol jilid pertama, Kelly Clarkson, ke kancah skena musik pop dunia. Dan tampaknya ia pun kembali dengan pengaruh soul yang kental. Dapat kita dengarkan di single ini dimana jeritan vokal ala rocknya sedikit diminimalisir dan vokal pun mengandalkan intonasi yang ritmis, mengingatkan akan kejayaan Ms. Independent. Single yang ditulis oleh Ester Dean, Brian Kennedy dan Brett James dikabarkan merupakan pencampuran antara Bruno Mars dan P!nk. Tidak salah juga, karena struktur lagu memang sedikit mengingatkan akan Just The Way You Are-nya Mars. Tidak luar biasa apalagi orisinil, namun rasanya mampu menjadi pengobat rindu. (8/10)

Lady Antebellum (Alb. Own The Night / Capitol Nashville) – We Owned The Night
Single kedua untuk album ketiga Lady Antebellum, Own The Night, adalah (tentu saja) We Owned The Night. Dibuka dengan dentingan mandolin, single yang ditulis oleh Dave Haywood, Charles Kelley, Hillary Scott dan Dallas Davidson ini lebih mengedepankan Charles Kelley sebagai pengisi vokal utama. Meski mandolin begitu penuh mengisi atmosfir lagu, namun gitar elektrik dan juga derapan drum menghindarkan lagu ini dari kesan bluegrass konvensional. Masih dalam tatanan country, namun terdengar lebih ngepop dan sedikit ngerock. Sangat asyik sekali untuk disimak. Single ini dirilis pada tanggal 15 Agustus yang lalu (8/10)

Lights (Alb. Siberia / Lights Music) – Toes
Lights adalah nama panggung milik Valerie Anne Poxleitner, seorang musisi elektropop asal Kanada. Dan Siberia adalah album keduanya setelah debut albumnya ditahun 2009, The Listening. Salah satu single dialbum The Listening, River, bahkan kabarnya akan dicover ulang oleh Rebecca Black, meski masih belum jelas kepastiannya. Balik ke Toes, single pertama Lights, single pertama untuk album keduanya, Siberia. Pengaruh dubstep dan penggunaan drum-loop yang berderap menjadikan single yang dirilis pada tanggal 16 Agustus 2011 yang lalu ini terdengar gegap gempita namun tidak kehilangan unsur feminim yang cantik. Vokal Lights yang sedikit nasal menambah istimewa single ini. Menariknya, Toes ini sama sekali tidak terdengar jenerik atau pasaran. Sangat direkomendasikan. (8/10)

Florence and The Machine (Single / Universal Island) – What The Water Gave Me
Vokal Florence Welch yang menghantui kembali lagi dalam single pertamanya untuk album keduanya. Single yang berjudul What the Water Gave Me ini telah dirilis pada tanggal 23 Agustus yang lalu. Sedangkan albumnya sendiri, yang belum mempunyai judul pasti, akan dilepas kepasaran pada tanggal 7 November 2011 nanti. What Water Gave Me sendiri masih menampilkan vokal Florence yang sangat khas, dalam balutan indie rock yang gegap gempita. Terdengar seperti mantra pada awalnya, namun memasuki chorus, Florence pun kemudian bernyanyi dengan lantang namun tetap dipenuhi perasaan yang mengharu biru. (8/10)

James Morrison (Alb. The Awakening / Polydor) – I Won’t Let You Go
Bersiap-siap untuk album ketiga James Morrison, The Awakening, yang akan dirilis pada tanggal 26 September nanti. Single pertamanya adalah I Won’t Let You Go yang super romantis. Vokal serak Morrison terdengar begitu manis dan penuh perasaan, seolah-olah dia bernanyi untuk kita. Sebuah pop anthem yang begitu kental nuansa soulnya. Padahal aslinya Morrison menulis lagu ini untuk kekasihnya Gill dan juga putri mereka, Elsie. Namun, karena penghayatan yang sangat maksimal, tidak heran jika lagu ini tetap terasa universal dan bisa menyentuh hati siapa pun yang mendengarkan, terutama yang tengah kasmaran. (8/10)

Shontelle (Single / Universal Republic) – Reflection
Tahun lalu, penyanyi asal Barbados, Shontelle, baru saja melepas album keduanya, No Gravity. Namun, tampaknya ia sudah tak sabar untuk segera merilis album ketiganya. Sebagai pemanasan, dilepaslah single yang berjudul Reflection ini. Single balada yang bercorak retro RnB ini dengan sangat kuat memancarkan pesona vokal Shontelle yang juara. Terdengar dengan jelas jika Shontelle melepaskan semua enerji positifnya untuk membawa single ini menjadi sebuah nomor yang manis, penuh dengan perasaan namun tidak terasa sendu. Mungkin tidak akan merajai chart-chart, akan tetapi jelas ini adalah lagu personal yang juara. Belum ada tanggal rilis pasti untuk single ini (8/10)

Ed Sheeran (Alb. + / Atlantic) – You Need Me, I Don’t Need You
Apakah kita sedang mendengarkan Jason Mraz atau Ed Sheeran, pendatang baru asal Inggris yang baru berusia 20 tahun. You Need Me, single keduanya untuk album + jelas-jelas mengingatkan akan salah satu single milik Mraz. Dengan vokal yang rapat, beat drum yang enerjik dan pengaruh soul yang intense, siapun yang familiar dengan Mraz sulit untuk menolak banyak persamaanya. Untunglah You Need Me masih layak untuk disimak. Apalagi single ini ditulis langsung oleh Ed Sheeran, menunjukkan kemampuan dirinya sebagai seorang musisi yang berbakat. Single ini dirilis pada tanggal 29 Agustus 2011. (8/10)

Erasure (Alb. Tomorrow’s World / Mute Records) – When I Start To (Break It All Down)
Pada dekade pertengahan 80-an hingga 90-an, siapa yang tidak kenal dengan Erasure? Duo synth pop ini telah banyak mengeluarkan single-single hit yang keren. Kini, empat tahun berselang setelah album ketigabelas mereka, Light at the End of the World (2007), Erasure akan melepas album Tomorrow’s World yang akan dirilis pada tanggal 3 Oktober menjelang. Diproduseri oleh Frankmusik, single ini masih mengandalkan synth-pop yang dulu kita kenall dari mereka. Sound vintage ala era 80-an masih terdengar, meski nuansa kekinian (baca: elektro-pop) juga kental mewarnai single ini. Dimulai dengan tempo yang perlahan, memasuki chorus, intensitas pun meningkat dan dipenuhi dengan vokal lantang yang bergelora. (8/10)

Allstar Weekend (Alb. All The Way / Hollywood Records) – Blame It on September
Allstar Weekend adalah satu band pengusung pop rock asal Amerika. Dengan jenis musik yang setipe dengan Simple Plan misalnya, memang mereka tidak menawarkan sesuatu yang baru, kecuali tentu saja lagu-lagu pop-rock yang easy listening dan pastinya akan mendapatkan tempat di kalangan pendengarnya yang mayoritas berasal dari kalangan remaja. Blame It on September juga bukan pengecualian. Sebuah pop berbalut rock mid-tempo yang manis dan berlirikan kegalauan hati berbumbu romansa. Dimulai dengan perlahan namun menjelang puncaknya, sang vokalis Zach Porter, pun bernyanyi dengan penuh penghayatan, melepaskan segenap ekspresinya. Single ini dilepas kepasaran pada tanggal 16 Agustus 2011 yang lalu. (7/10)

LMFAO (Alb. Sorry for Party Rocking / Interscope) – Sexy And I Know It
LMFAO tampaknya tengah naik daun. Dengan kesuksean single Party Rock Anthem dari album sophomore mereka, Sorry for Party Rocking, tentu saja mereka tidak ingin membuang-buang waktu dengan menghajar para pecinta lantai dansa dengan memberikan single susulan mereka untuk album tersebut, Sexy And I Know it. Terdengar sedikit narsis memang. Namun dengan racikan hip-hop yang dipadukan dengan acid-house, LMFAO masih mampu mengajak kita untuk berjoget mengikuti iramanya. Pastikan untuk mengalami langsung sensasi berdansa-dansi bersama persembahan musik LMFAO di acara Jakarta International Java Soulnation yang akan diadakan pada tanggal 22-24 September 2011 nanti. Yep. LMFAO adalah salah satu pengisi acaranya. Sudah pasti single ini akan mereka hadirkan dengan maksimal. (7/10)

Special Thanks To Julee, Haris, Ai, dll…

Vote for your favourite Exclusive Single here…

Related posts

Leave a Reply