Trending News

Blog Post

Album of The Day: Ed Sheeran – + (Plus)
Album of The Day

Album of The Day: Ed Sheeran – + (Plus) 

Released by: Warner Music Indonesia

Pada beberapa tahun lalu, genre yang dibawakan oleh Ed Sheeran mungkin hanya dapat diapresiasi oleh kalangan tertentu saja, mungkin lebih spesifik lagi, skena indie. Mengapa tidak, folk-akustik yang dibawakannya dalam album debutnya ini, +, memang cenderung memiliki pasar tersendiri dan tidak semua orang bisa menikmatinya. Namun, sesuai dengan perkembangan industri musik itu sendiri, dan tentunya juga selera pasar, folk pun kini sudah merambah ke skena yang lebih mainstream dan populer, jika tidak mau disebut dengan komersil.

Ed Sheeran, musisi muda yang baru berusia 20 tahun asal Inggris ini mungkin belum memiliki ciri khasnya sendiri, meski jelas folk atau funk merupakan sumber inspirasinya dalam bermusik yang kemudian melebur dalam sentuhan hip-hop yang lebih kekinian dan berjiwa muda. Hasilnya adalah musik-musik yang segar, easy listening namun tetap memiliki ketukan yang tidak pasaran. Hanya saja, akhirnya menjadi sedikit kekurangan, saat kita mendengarkan +, mau tidak mau kita seolah-olah mengalami dejavu dari berbagai penyanyi lain yang lebih mapan.

Pada beberapa bagian ia terdengar seperti impersonator Jason Mraz, seperti di track-track seperti U.N.I atau You Need Me, I Don’t Need You. Dalam The A-Team, tiba-tiba kita seolah seperti mendengar Joshua Radin atau disaat lain, saat mendengarkan Kiss Me misalnya, kita bingung, apakah kita sedang mendengarkan Damien Rice? Dikesempatan lain ia tiba-tiba berubah menjadi pemuda happy-go-lucky yang doyan ngerap (atau singtalk lebih tepatnya) dalam Drunk.

Tapi bukan berarti jelek, karena Sheeran jelas bisa bernyanyi dan menulis lagu. Ia masih muda dan masih mencari ciri khasnya sendiri, sehingga jika kemudian banyak materi yang dihasilkannya kadang terdengar seperti artis lain. Dan ia beruntung tidak sekedar meniru mentah-mentah, karena jikalah ia memang terinspirasi, hasilnya masih dapat dipertanggungjawabkan karena pada akhirnya lagu-lagu tersebut memang sangat menarik untuk disimak.

Meski begitu + masih memberikan ruang bagi Sheeran untuk mengeksplorasi vokal juga kemampuan memainkan instrumennya. Pada banyak kesempatan ia hadir minimalis. Mengaransemen lagu-lagu subtil dan lirih serta dibaluti sisi emosional yang kental. Sebut saja Wake Me Up yang terdengar resah; atau This yang membuat kita larut dalam kegalauan hatinya; Give Me Love yang sedikit terpengaruh oleh musik country.

Jika mau adil, + adalah album yang memuaskan. Ia adalah album pop yang menyenangkan. Referensi indie yang dimiliki Sheeran justru memperkaya musikalitas albumnya. Tidak pasaran apalagi jenerik namun tidak melupakan bahwa hakikinya dirinya adalah sebuah produk pop. Perpaduan yang dapat berjalan selaras berkat kemampuan Ed Sheeran itu sendiri sebagai seorang musisi. Pada akhirnya Sheeran dapat mencuri perhatian kita dan tentu saja berharap ia dapat tampil lebih baik lagi untuk album selanjutnya.

Official Website

Rate this single: [ratings]

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “The A Team” Ed Sheeran 4:18
2. “Drunk” Ed Sheeran, Gosling 3:20
3. “U.N.I.” Ed Sheeran, Gosling 3:48
4. “Grade 8” Ed Sheeran 2:59
5. “Wake Me Up” Ed Sheeran, Gosling 3:49
6. “Small Bump” Ed Sheeran 4:19
7. “This” Ed Sheeran, Gordon Mills jnr 3:15
8. “The City” Sheeran, Gosling 3:54
9. “Lego House” Sheeran, Gosling, Chris Leonard 3:05
10. “You Need Me, I Don’t Need You” Ed Sheeran 3:40
11. “Kiss Me” Ed Sheeran, Julie Frost 4:40
12. “Give Me Love” (includes hidden track “The Parting Glass”: starts at 5:49 “Paralyzed”: starts at 8:13) Sheeran, Gosling, Leonard 8:46

Related posts

Leave a Reply

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows lizenz kaufen instagram follower kaufen tiktok follower kaufen windows 10 pro satın al office 2019 pro satın al office 365 pro satın al windows 10 home satın al windows lisans satın al windows 10 satın al