Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 24 October
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 24 October 

Coldplay feat Rihanna (Alb. Mylo Xyloto / Parlophone) – Princess of China
Agak mengagetkan pad awalnya saat mendengar jika Coldplay akan berduet dengan Rihanna, karena mereka memiliki gaya yang bermusik yang berbeda. Ekspektasi yang tinggi beriring juga dengan kecemasan apakah kolaborasi mereka justru berujung dengan kegagalan. Untunglah, saat kita kemudian mendapatkan kesempatan mendengarkan single kerjasama mereka, Princess of China, semua kekuatiran pun sirna. Dalam Mylo Xyloto tampaknya Coldplay tampaknya memang ingin terdengar lebih nge-pop tanpa harus kehilangan ciri khas mereka. Dan mungkin Princess of China adalah contoh bagaimana idealisme Coldplay juga bisa tampil dengan lebih ringan. Juaranya lagi, Coldplay berhasil menjadikan Princess of China tetap terdengar seperti layaknya Coldplay, namun juga tetap memberikan ruangan yang besar pada karakteristik Rihanna yang khas. Akhirnya, Princess of China terdengar seperti sebuah anthem rock yang dibungkus dalam aransemen synth-pop bertempo sedang yang melodius dan harmonis. Saling mendukung dan melengkapi. Princess of China adalah single kedua untuk Mylo Xyloto dan akan dirilis pada tanggal 25 Oktober. (9/10)

R.E.M. (Alb. Part Lies, Part Heart, Part Truth, Part Garbage 1982–2011 / Warner Bros) – We All Go Back to Where We Belong
Sungguh disayangkan sekali saat mendengar kabar bahwa band rock-alternatif legendaris R.E.M. memutuskan untuk membubarkan diri. Perjalan karir mereka sepanjang tiga dekade telah membekaskan banyak kenangan indah bagi penikmat musik, dengan memberikan banyak single-single juara. Sebagai persembahan terakhir, single-single tersebut pun kemudian dikompilasi kedalam sebuah album greatest hits mereka, Part Lies, Part Heart, Part Truth, Part Garbage 1982–2011, yang dirilis pada tanggal 15 November nanti. Namun, tentu saja belum lengkap sebagai tanda perpisahan jika R.E.M juga memberi kita sebuah beberapa lagu baru sebagai penutup. Dan salah satunya adalah We All Go Back to Where We Belong yang terasa sangat menyentuh ini. Entah mengapa, single balada ini menjadi terdengar sangat personal sekali, terutama saat string sections dan aransemen yang low-key menjadi teman bagi Michael Stipe yang bernyanyi dengan lebih lirih dari biasanya. Semakin berkesan dan menyentuh, saat Stipe menutup lagu dengan humming. Dirilis pada tanggal 18 Oktober. (9/10)

Christina Perri (Alb. OST. Twilight Saga – Breaking Dawn part I / Atlantic) – A Thousand Years
Filmnya belum lagi rilis, akan tetapi seri keempat dari Twilight, Breaking Dawn part 1 sudah menggempur dengan barisan single untuk album soundtracknya. Kali ini giliran Christina Perri yang mengharu-biru kita melalui A Thousand Years yang telah dirilis sebagai single pada tanggal 18 Oktober yang lalu. Seperti biasa, vokal Perri dengan luar biasa menghembuskan emosi yang sangat intens pada lagunya. Sulit untuk tidak larut dalam lagu balada yang sangat romantis ini. Bermodal gitar dan string sections, vokal melankolis dari Perri semakin menambah sendu dari A Thousand Year. Mendadayu-mendayu seolah mendamba akan cinta yang akan menjelang. Namun tanpa harus terdengar mengiba-iba apalagi cengeng. (9/10)

Justin Bieber (Alb. Under The Mistletoe / Island Def Jam) – Mistletoe
Natal sebentar lagi! Dan Justin Bieber tampaknya tak sabar untuk menemani kita menikmati Natal bersama album natalnya, Under The Mistletoe, yang akan dirilis pada tanggal 1 November nanti. Mistletoe sendiri adalah single andalan dari album tersebut dan dirilis pada tanggal 17 Oktober yang lalu. Single yang ditulis oleh trio The Messengers (Nasri, Theodore Feldman, Adam Messinge) ini adalah sebuah pop romantis yang bergaya reggae. Semakin lengkap saat Bieber sedikit memberi sentuhan Jamaican pada nyanyiannya. Meski terkadang autotunes masih diperbantukan disana-sini, Bieber cukup berhasil menyampaikan kesan romantis yang ingin disampaikan oleh lagunya. Nuansa Natal dipertebal dengan gimmick suara lonceng kecil yang berirama dan konstan mengiringi sebagai latar belakang. Melengkapi kesan manis single ini. (8/10)

Olly Murs (Alb. In Case You Didn’t Know / Epic) – Dance With Me Tonight
Dengan sentimen ala pop era 50-an, dalam Dance With Me Tonight, Olly Murs mengajak kita untuk menggoyangkan tubuh menikmati keriangan pesta melalui lagunya. Single kedua untuk album keduanya, In case You Didn’t Know ini, akan dirilis pada tanggal 20 November nanti. Namun videonya sudah dapat dinikmati melalui saluran Vevo Olly Murs. Yang menarik dari lagu ini adalah saat nuansa oldies ala pop-twist dekade lawas digabung dengan keriangan ala musik masa kini yang mengandalkan dentuman dari synth dan mesin. Hasilnya, lagu malah terdengar organik dan tidak steril. Apalagi Murs juga cukup piawai untuk bernyanyi mengimbangi musiknya yang riuh. Sangat menyenangkan. (8/10)

Far*East Movement feat Rye Rye (Alb. Cherrytree Pop Alternative / Interscope) – Jello
Tahan dulu keinginan untuk mendengarkan album terbaru Far*East Movement karena masih dalam tahap pengerjaan. Untuk sementara, nikmati saja single terbaru mereka, Jello, yang menjadi lead single untuk album kompilasi milik Cherrytree Records, Cherrytree Pop Alternative. Album yang akan dirilis pada tanggal 8 November ini tentu saja menampilkan barisan artis dari studio musik tersebut, termasuk Rye Rye yang kini menjadi featuring artist untuk single Jello ini. Single yang dirilis pada tanggal 1 November ini masih kental dengan ciri khas Far*East Movement, dimana semangat club-banger masih menyelimuti dengan kental. Sementara itu vokal rap Rye Rye yang khas juga menambah semarak Jello secara keseluruhan. Agak jenerik memang, akan tetapi kelebihan kumpulan rapper Amerika berdarah Asia ini adalah mampu menghadilkan komposisi yang mudah untuk diikuti dan pastinya sangat mengibur dan humming-able. (8/10)

Drake feat Nicki Minaj (Alb. Take Care / Universal Republic) – Make Me Proud
Sebagai rapper, baik Drake maupun Nicki Minaj masing-masing mempunyai ciri khas yang signifikan. Dalam selintas, orang bisa langsung mengenali mereka melalui lagu-lagu yang mereka bawakan. Dan sebagai rapper muda yang tengah naik daun, ini bukan pertama kalinya Drake dan Minaj bekerjasama. Setelah sebelumnya membantu Minaj untuk albumnya, maka kali ini Minaj, dalam Make Me Proud, yang menjadi artis pendukung bagi single kedua Drake tersebut untuk album keduanya, Take Care. Single yang dirilis pada tanggal 16 Oktober ini berjalan melalui tempo yang sedang dan memberi ruang yang cukup berimbang antara nge-rap dan bernanyi, baik untuk Drake dan Minaj, sehingga memang terdengar lebih light ketimbang biasanya. (8/10)

Four Year Strong (Alb. In Some Way, Shape or Form / Motown) – Just Drive*
Just Drive adalah single pertama band rock asal America, Four Year Strong, untuk album keempat mereka, In Some Ways, Shape of Form. Four Year Strong lagi-lagi memberi sentuhan melodik dalam musik mereka yang gahar. Mengutip wikipedia, disebut dengan melodic-hardcore. Single yang dirilis pada tanggal 27 September ini memang memiliki unsur rock yang tebalm dimana riff gitar yang kasar serta tetabuhan drum yang enerjik begitu memenuhi aransemen. Sang vokalis, Dan O’Connor pun bernyanyi dengan semangat rock yang kental, dan tetap terdengar intens tanpa harus menggunakan teknik growling. Selain melodik, Just Drive juga terdengar cukup organis, karena kali ini Four Year Strong telah mengeliminir arsiran synth yang biasanya terdapat di musik mereka. Tentu saja ini juga disebabkan karena mereka telah ditinggal oleh kibordis mereka. AKhirnya, Just Drive adalah sebuah anthem rock yang keras, mentah, penuh semangat namun juga melodik. (8/10)

James Durbin (Alb. Memories of a Beautiful Disaster / Wind-up) – Love Me Bad
James Durbin mungkin tereliminasi dari ajang pencarian bakat American Idol musim kesepuluh, namun tidak lantas menghalangi jalannya untuk merilis album debutnya. Beruntung dia berhasil mendapatkan kerjasama dengan Wind-Up Record yang akan merilis album Memories of a Beautiful Disaster pada tanggal 21 November nanti. Sebagai pemanasan, dilepas single pertama untuk album tersebut, Love Me Bad pada tanggal 19 Oktober yang lalu. Single ini cukup efektif menyalurkan warna vokal Durbin yang khas rock. Sebuah single pop-rock yang dengan royal memberi izin Durbin untuk berteriak-teriak dengan penuh stamina. Aransemennya tidak terlalu istimewa. Agak tipikal, bahkan agak sedikit mengingatkan akan Daughtry. Akan tetapi, secara umum tetap cukup dapat dinikmati. (7/10)

Il Divo (Alb. Wicked Game / Columbia) Wicked Game (Melanchonia)
Kumpulan pengusung musik klasik/opera, Il Divo siap merilis album keenam mereka pada tanggal 8 November nanti. Single pertama mereka, Wicked Game (Melanchonia) tentu saja masih menampilkan vokal bariton dan juga tenor para personelnya dalam sebuah lagu megah yang khas opera. Aransemen strings yang masif masih menjadi andalan dalam menciptakan kesan megah dan juga kolosal. Meski mungkin tidak memahami bahasa Latin dinyanyikan oleh Il Divo, namun dengan penghayatan yang nyaris tanpa cela, siapa pun pasti turut larut dalam lagu yang mereka nyanyikan, termasuk juga untuk Wicked Game. Diklaim sebagai album terbaik yang pernah mereka kerjakan, jelas para fans harus, wajib dan musti mendapatkan album terbaru mereka ini, Wicked Game. (8/10)

Girls’ Generation (Alb. The Boys / Interscope) – The Boys
Kumpulan sembilan perempuan cantik asal Korea Selatan yang tergabung dalam Girls’ Generation atau juga dikenal dengan SoNyuhShiDae (SNSD), telah melepas album ketiga mereka, The Boys, secara global. Tepat pada tanggal 19 Oktober, mereka merilis album, single dan juga musik video untuk The Boys, termasuk juga untuk debut mereka di Amerika melalui iTunes. Sambutan fans diseluruh dunia begitu hebatnya sehingga mengundang rasa antusias bahkan bagi mereka yang sebelumnya tidak mengenal mereka. The Boys sendiri ditulis oleh Teddy Riley, pentolan Blackstreet dan juga produser serta penulis lagu asal Amerika yang sebelumnya telah bekerjama dengan banyak tenar seperti Michael Jackson dan Lady Gaga. Dalam formula ala Hollaback Girl milik Gwen Stefani, The Boys adalah sebuah elektro-pop penuh semangat dengan arsiran synth yang tebal. Ritme lagu yang kencang dan enerjik, seolah berderap, semakin menggebu saat SNSD juga menunjukkan kebolehan nge-rap mereka. Edgy. Hip. Antemik. Ringan. Dan mudah untuk disukai. Jelas memang lagu ini dikomposisikan untuk pasar yang lebih luas. (9/10)

Special Thanks To Julee, Haris, Ai Hasibuan, Dicky, dll

Vote Your Favourite Exclusive Single here…

Related posts

Leave a Reply