Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 31 October
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 31 October 

Mary J. Blige feat. Drake (Alb. from My Life II… The Journey Continues (Act 1) / Geffen) – Mr. Wrong
Rasanya cukup tepat Mary J. Blige menjadikan Mr. Wrong sebagai single kedua untuk album kesepuluhnya, from My Life II… The Journey Continues (Act 1). Single yang dirilis pada tanggal 28 Oktober yang lalu ini dibuka dengan rapper Drake yang mengandalkan kemampuan vokalnya dalam skala yang lebih lembut dan subtil. Lantas selanjutnya Mary mengambil tempatnya dengan sempurna di keseluruhan lagu mid-tempo ini dengan kekuatan vokalnya yang prima. Ditulis oleh James Scheffer, Rico Love dan Daniel Morris, dibuka dengan sound yang sedikit mirip gamelan, mengindikasikan jika lagunya akan menjadi sebuah anthem semi-balada yang lirih. Dan memang itulah yang terjadi. Mr. Wrong terasa personal dan intim. Melankolis dan menghanyutkan. (8/10)

Paramore (Single / Fueled By Ramen) – Renegade
Paramore tengah mengerjakan album keempat mereka yang sementara belum diberi judul. Namun untuk pemanasan, mereka akan melepas tiga single secara berkala mulai Oktober hingga Desember yang bisa didapatkan di situs mereka. Single pertama yang dirilis adalah Paramore pada tanggal 11 Oktober. Dipastkan Renegade akan memuaskan fans mereka, karena mempunyai semua elemen yang dikenal dari mereka. Mulai dari hook yang memorable, vokal Hayley Williams yang empuk dan aransemen post-punk yang kental. Bridge yang menampilkan Williams bernyanyi dengan lebih lirih adalah kelebihan lain dari single ini. (8/10)

Ed Sheeran (Alb. + / Warner Music) – Lego House
Untuk single ketiganya dari album + ini, lagi-lagi Ed Sheeran menampilkan kekuatan akustik dengan imbuhan sedikit synth dengan gaya bernanyi ala singtalknya. Lego House akan dirilis pada tanggal 13 November 2011, namun Sheeran sudah mengerjakan video musiknya yang menampilkan Rupert Grint (Ron Weasley dalam seri Harry Potter) sebagai talent utamanya. Meski bertempo sedang, namun secara keseluruhan ini adalah sebuah lagu balada yang cukup melankolis. Folk dan pop menyatu sebagai sarana efektif bagi Sheeran untuk menyanyikan sebuah lagu tentang ungkapan perasaan sayang keseseorang ini. (8/10)

The Ting Tings (Alb.Kunst/ Columbia) – Hang It Up

Duo Katie White dan Jules De Martino yang tergabung dalam The Ting Tings kembali lagi dengan single terbaru mereka, Hang It Up pada tanggal 18 Oktober yang ditandai dengan perilisan video terbaru mereka via Youtube dan telah menyebabkan “kehebohan” di jagad twitter. Pengaruh rock yang kental tampak mendominasi Hang It Up, meski synth-pop masih mendominasi tentu saja. De Martino pun turut menyumbangkan suara untuk menambah semarak single ini. Kesan slengean memang masih terdengar dominan, seperti yang kita kenal dari The Ting Tings, sebagaimana unsur fun dan dance pun yang masih tak terlupakan. (8/10)

Blush (Single / FarWest Entertainment) – Dance On
Jika dalam Undivided, girlband PanAsia yang bernama Blush ini tampil dalam sebuah pop-mid-tempo yang manis, maka kini dalam Dance On kini mereka tampil lebih edgy dan hip, mengikuti alur lagunya yang bergaya electro-pop. Agak mengingatkan beberapa hits single milik girlband KPop populer seperti 2NE1 atau SNSD, namun terasa cukup wajar mengingat latar belakang Asia mereka. Meski begitu Dance On adalah anthem dansa yang cukup renyah. Formulanya yang mengandalkan hook pada chorus sebagai syarat sebuah lagu pop yang memorable dipenuhi dengan cukup baik. (8/10)

The Black Keys (Alb. El Camino / Nonesuch Records) – Lonely Boys
Selalu menarik mendengarkan upaya artis musik masa kini yang mencoba memasukkan unsur-unsur vintage dalam aransemen musik mereka. Apalagi jika ternyata upaya tersebut lumayan berhasil dan menghasilkan lagu yang seru. Lonely Boys yang merupakan hasil kreasi The Black Keys bukan pengecualian. Dengan gaya retro-rock yang kental, Lonely Boys kemudian menjelma menjadi single blues bertempo cepat yang unik namun tteap melodik. Single pertama The Black Keys untuk album ketujuh mereka dan sudah dirilis pada tanggal 26 Oktober. (8/10)

Howie D feat U (Alb. Back To Me / Jive) – If I Say
Pada tanggal 9 November, Howie D yang merupakan salah satu personel boyband yang populer di era 90-an, Backstreet Boys, akan merilis album debutnya yang diberi judul Back to Me. Single If I Say ini sendiri akan terdapat di album tersebut namun hanya sebagai bonus track untuk edisi Jepangnya, karena menampilkan kolaborasinya dengan penyanyi asal Jepang yang bernama Shirota Yu atau yang dikenal dengan U saja. Tidak itu saja, single kolaborasi ini juga akan menjadi lagu penutup untuk film terbaru Jacky Chan yang berjudul 1911, dan khusus untuk edisi yang di dubbing dalam bahasa Jepang. Lagunya sendiri adalah pop sentimentil manis. Ada sedikit pengaruh Asia di musiknya. U terlihat berupaya keras dalam menghayati lagunya agar tampil istimewa, meski hasilnya juga tidak terlalu spesial juga. Howie D sendiri bernyanyi dengan cukup aman. Single ini dirilis pada tanggal 12 Oktober dalam bentuk digital. (7/10)

Charlene Soraia (Alb. Moonchild / Peacefrog Records) – Wherever You Will Go
Keuntungan menyanyi ulang lagu lama yang telah populer adalah pendengarnya akan langsung merasa familiar dengan lagu tersebut. Keuntungan yang sama tampaknya diperoleh juga oleh Charlene Soraia, penyanyi pendatang baru asal Inggris. Seperti kebanyakan versi cover yang banyak beredar saat ini, Charlene memilih pendekatan minimalis untuk reka-ulangnya. Kali ini ia bernyanyi hanya ditemani oleh denting piano. Pada akhirnya lagu murni mengandalkan vokal Charlene yang berpadu harmonis dengan piano. Meski, seperti kebanyakan cover version, tidak ada yang terlalu menggugah dengan kreasi ulangnya. Namun rupanya versi Charlene ini cukup menarik banyak perhatian, sehingga sebuah iklan pun memakainya. (7/10)

Professor Green feat. Emeli Sandé (Alb. At Your Inconvenience / Virgin) – Read All About It
Apakah Eminem sekarang ngerap dengan aksen Inggris? Oh my bad, ternyata itu memang rapper asal Inggris, akan tetapi bukan Em, melainkan Professor Green. Persamaan lainnya, mereka merupakan sama-sama rapper berkulit putih. Ada sedikit pengaruh Kanye West pula dalam gaya bernyanyi Green. Meski ada sedikit masalah dengan orisinalitas, namun tidak menghalangi single ini untuk menjuarai UK Single Chart minggu ini. Kredit lebih memang seharusnya disematkan kepada Emeli Sandé yang bernyanyi dengan penuh perasaan. Membawa atmosfir subtil dengan efektif. Single ini dirilis pada tanggal 23 Oktober yang lalu dan menjadi single andalan untuk album kedua Green, At Your Inconvenience. Prestasi yang cukup membanggakan adalah single ini menjadi juara di UK Official Singles Chart minggu ini! (8/10)

The Script (Alb. Science & Faith / Epic) – Dead Man Walking
Rasanya The Script tidak pernah membuat sebuah single yang tidak layak dengar, termasuk juga dengan Dead Man Walking yang terdapat di album kedua mereka, Sciene & Faith. Judulnya sendiri agak mengingatkan sebuah film yang berjudul sama. Film bertema drama penjara tersebut sepertinya cocok juga diasosiasikan dengan single terbaru The Script ini, dengan tema tentang seseorang yang tidak bersemangat lagi menjalani hidupnya, seolah-olah disebabkan ia seperti seorang yang telah mendapat putusan hukuman mati. seperti biasa, vokal Danny O’Donoghue juara dalam membawa mood kedalam keedihan yang terdengar murung dan mellow namun juga romantis. Single ke-5 dari album Science & Faith ini spesial dipilih oleh Sony Music Indonesia dalam menyambut kedatangan The Script untuk konser di Jakarta(8/10)

Special Thanks To Julee, Haris, Dicky, dll

Vote For Your Favourite Exclusive Single here..

Related posts

Leave a Reply