Trending News

Blog Post

Top 10 Music Videos: David Guetta
Top 10 Lists

Top 10 Music Videos: David Guetta 

DJ Perancis yang saat ini tengah berada di puncak popularitas, David Guetta, telah menghasilkan sebanyak 5 album dan 24 single. Dan tentu saja, seperti umumnya penyanyi lain kehadiran sebuah video musik diperlukan untuk memperkenalkan dan mempromosikan single yang dirilis agar mendapat perhatian dari penikmat musik. Sampai saat ini David Guetta telah memiliki 26 MV. Relatif cukup banyak untuk artis yang baru berkiprah secara aktif di industri musik kurang lebih satu dekade. Meski begitu, berikut Top 10 Music Videos David Guetta, yang tentu saja sifatnya subjektif.


10. Just a Little More Love (feat. Chris Willis)
Album: Just a Little More Love (2002)

Ini adalah video musik pertama yang dirilis David Guetta untuk album debutnya yang berjudul sama dengan single ini. Well, sebenarnya video pertama yang dikerjakan adalah Nation Rap bersama rapper Sidney Duteil di awal dekade 90an, namun secara resmi bisa disebutkan inilah debut global Guetta. Video yang dikerjakan oleh Fabien Dufils sudah menunjukkan selera artistik Guetta. Berlokasi disebuah klub malam, diperlihatkan para clubber yang tampak menikmati hentakan musik, sementara beberapa orang secara “ajaib” muncul semacam tato dibeberapa bagian tubuh mereka, terutama saat melihat orang yang mereka suka. Guetta sendiri hadir sebagai sebagai seorang bartender dengan screentime yang terbatas. Tampaknya MV memang bertujuan untuk mengeksplorasi gimmick tato tadi. Lihat videonya.


09. Delirious (feat. Tara MacDonald)
Album: Pop Life (2007)

Delirious adalah single keempat Guetta untuk album ketiganya, Pop Life. MV yang disutradarai oleh Denis Thybaud ini berkisah tentang seorang sekretaris yang tengah merasa bosa dengan pekerjaanya. Lantas ia terkenang dengan kekasihnya. Saat tengah melamun tersebut, ia pun mulai membayangkan sekelompok band (yang antara lain menampilkan Guetta sebagai pemain drum dan tentu saja Tara MacDonald sebagai vokalis). Sesuai dengan judul singlenya, sang gadis sekretaris pun kemudian seolah menjadi “gila”. Ia mulai mengobrak-abrik ruangan kantornya dan pada akhirnya mengecat ruangan tersebut secara sembarangan. MV ini selain terasa ceria, juga tepat menangkap momen yang disampaikan oleh lagunya. Lihat videonya.


08. When Loves Take Over (feat. Kelly Rowland)
Album: One Love (2009)

One Love adalah album keempat yang dirilis oleh Guetta dan juga album dimana ia mulai mengajak banyak penyanyi tenar asal Amerika untuk membantunya. When Love Takes Over yang menampilkan Kelly Rowland adalah single pertama untuk album tersebut. MVnya dikerjakan oleh sutradara musik video terkenal, Jonas Åkerlund. Konsepnya sederhana saja. Tidak ada narasi yang linear. Bermula dari persiapan yang dilakukan oleh Guetta untuk sebuah mini-konser yang akan dilakukannya. Disaat lain video juga menunjukkan Kelly bernyanyi di sekitaran pantai Venice. Akhirnya Guetta dan Kelly bertemu di konser tepi pantai tersebut dan bersama mereka larut dalam keriangan pesta. BTW, malah Guetta terlihat seperti gelandangan yang mendorong kereta sorongnya kemana-kemana. Bukan hal yang disengaja sepertinya. Lihat videonya.


07. Gettin’ Over You (feat. Chris Willis, Fergie & LMFAO)
Album: One Love (2009)

Gettin’ Over You pada awalnya hanya menampilkan vokal kolaborator setia Guetta, Chris Willis, akan tetapi kemudian diremix dengan memasukan vokal tambahan oleh salah satu anggota Black Eyed Peas, Fergie dan juga duo LMFAO untuk mengisi bagian rap-nya. Versi remix inilah yang kemudian dirilis menjadi single keempat untuk album One Love. Disutradarai oleh Rich Lee yang biasa menangangi MV milik BEP, video menggambarkan Guetta tang tengah berada disebuah studio untuk melakukan sesi rekaman bersama Willis dan Fergie. Namun ada sekelompok pemuda yang “menyabotase” proses rekaman tersebut yang menyebabkan ruangan studio dipenuhi oleh banyak orang. Akhirnya Guetta dan kawan-kawan, plus ditambah LMFAO bersama-sama dengan kumpulan orang tersebut seolah berpesta mengikuti lagu. Lihat videonya.


06. Don’t Let Me Go (Walking Away) (VS The Egg)
Album: Guetta Blaster – Reissue (2007)

Don’t Let Me Go adalah single kedua Guetta untuk album debutnya, namun untuk album Fuck Me I’m Famous – Ibiza Mix 06, bersama dengan rekan sesama DJ, The Egg, single tersebut diremix bersama dengan Walking Away milik The Egg. Kemudian single ini juga ditambahkan untuk edisi ulang album kedua Guetta, Guetta Blaster. Videonya sendiri dikerjakan oleh Marcus Adams yang menampilkam serentetan kejadian yang disebabkan oleh sepasang muda-mudi yang tiba-tiba menari dengan lincahnya saat kedua telapak tangan mereka bertemu. Dan saat mereka menyentuh orang lain, tiba-tiba orang tersebut akan memiliki kemampuan menari atau parkour dan begitu seterusnya. MV diakhiri ditempat semula video berawal, hanya saja kali ini dipenuhi oleh banyak orang yang menari bersama-sama. Konsep videonya sebenarnya cukup tidak masuk akal, akan tetapi ternyata MVnya cukup mampu menghasilkan sebuah situasi yang menggelitik. Lihat videonya


05. Without You (feat. Usher)
Album: Nothing But The Beat (2011)

Without You adalah video ketiga yang dilepas oleh Guetta untuk album kelimanya, Nothing But The Beat. Konsep videonya cukup unik dimana Guetta ditampilkan sedang berada dalam sebuah gig dalam beberapa tempat yang berbeda. Beda benua lebih tepatnya. Lantas ditampilkan juga Usher yang bernyanyi penuh perasaan, disaat Guetta dengan penuh semangat mengajak bergoyang para pengunjung gig. Saking hebohnya mereka berdansa sampai menggetarkan tanah dan menyebabkan bebeberapa benua yang ada di bumi bergeser dan kemudian bersatu. Begitu juga dengan para peserta gig yang berada di tempat berbeda tersebut kini berbaur menjadi satu. Lihat videonya.


04. Everytime We Touch (feat. Chris Willis with Steve Angello & Sebastian Ingrosso)
Album: Pop Life (2007)

Video Everytime We Touch dikerjakan oleh Denis Thybaud. Dibuka dengan beberapa perempuan berasal dari negara yang berbeda yang memperlihatkan kesukaan mereka kepada Guetta. Ada yang bernyanyi dan ada pula yang melakukan monolog. Lantas video memperlihatkan aktifitas perempuan-perempuan tersebut. Disaat lain Guetta diperlihatkan sesekali, seolah-olah tengah melakukan perjalanan. Video terasa sangat personal, seolah-olah memperlihatkan keseharian para penggemar ini, sementara kita tahu mereka juga sudah tidak sabar untuk menghadiri gig yang diadakan oleh Guetta. Video diakhiri dengan permintaan Guetta kepada penonton gig untuk menghadap kamera. Lihat videonya.


03. Where Them Girls At (feat. Flo Rida & Nicki Minaj)
Album: Nothing But The Beat (2011)

Gelembung-gelembung sabun raksasa melayang-melayang di berbagai pelosok kota Los Angeles. Uniknya, setiap yang tersentuh oleh gelembung sabun tersebut akan menari-nari dengan tidak terkontrol. Meski menampilkan Flo Rida dan Nicki Minaj, akan tetapi porsi penampilan disini amat-sangat-lah sedikit hanya sebatas verse yang mereka nyanyikan. Isi MV memang lebih dominan menampilkan “atraksi” yang dilakukan oleh si gelembung sabun raksasa. Meski begitu penampilan singkat Minaj begitu mencuri perhatian dan menambah warna segar untuk MV ini. Lihat videonya.


02. Memories (feat. Kid Cudi)
Album: One Love (2009)

Konsep MV yang disutradarai oleh Keith Schofield ini sebenarnya sederhana saja. Kamera hanya akan sekedar mengikuti kemana Kid Cudi, rapper yang mengisi vokalnya, pergi. Yang menarik, kamera tidak malu-malu saat berhadap-hadapan dengan cermin, sesuatu yang biasa dihindarkan dalam media audio-visual. Mengapa? Karena saat kita melihat pantulan yang terdapat di cermin, kita akan menyaksikan bahwa kru pembuatan video ini adalah sekelompok perempuan tak berbusana. Sungguh mengagetkan sekaligus menggelitik. Sebuah ide yang sangat cemerlang dan kreatif. Tidak heran jika rasa bosan sama sekali tidak akan ditemui di MV ini, padahal tidak mempunyai elaborasi skema adegan yang kompleks. Lihat videonya.


01. Who’s That Chick (feat. Rihanna)
Album: One More Love (2010)

Kembali lagi Guetta bekerjasama dengan Jonas Åkerlund dan kali ini mengkreasikan sebuah, well, sebenarnya dua video yang cukup unik untuk single Who’s That Chick yang menampilkan diva pop Rihanna sebagai pengisi vokal. Konsepnya sama, dimana Guetta adalah seorang pilot sebuah pesawat luar angkasa, yang tampaknya baru saja bangun dari hibernasinya. Sementara itu, Rihanna yang bernyanyi ditemani beberapa penari diperlihatkan dalam dua versi, yaitu versi ceria yang dilabeli sebagai versi siang dan Rihanna dalam tampilan gothik kelam diberi nama versi malam. Ada kesan retrospektif yang kental di MV ini, terutama untuk versi siang yang menampilkan warna-warni cerah ceria yang terkesan psikadelik. Rasanya sulit untuk tidak menyukai MV Guetta satu ini. Lihat videonya.

(Haris / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply