Trending News

Blog Post

The X Factor US: X Factor Judges Homes
The X Factor US

The X Factor US: X Factor Judges Homes 

Selamat datang di X Factor USA. 32 peserta tersisa yang dibagi ke dalam 4 kelompok, Boys, Girls, Over 30’s, dan Groups menuju rumah para juri yang kini telah menjadi mentor mereka. Dari sini, hanya separuhnya saja yang akan menuju ke babak Live Shows. Dalam babak ini, para juri dibantu oleh bintang tamu yang mereka pilih untuk ikut memberikan penilaian kepada para kontestan.


L.A. Reid berada di kediamannya di Hamptons dan bintang tamu untuknya adalah Rihanna.


Simon Cowell berada di Perancis, sendirian. Karena bintang tamu untuknya seharusnya adalah Mariah Carey. Tapi berhubung badai Irene menerpa, Mimi gagal tampil di X Factor.


Nicole Scherzinger berada di Malibu dan bintang tamu untuknya adalah Enrique Iglesias.


Dan Paula Abdul berada di Santa Barbara bersama bintang tamu Pharrell.

Berikut penampilan para peserta, sesuai dengan tampian di kedua episode Judges’ Homes. Lagu-lagu yang mereka tampilkan adalah pilihan para mentor masing-masing untuk mereka tampilkan. Pilihan instrumen yang mengiringi atau minus one adalah pilihan para peserta.

1. Brian Bradley – Boys
Dirinya adalah rapper muda dari Brooklyn yang menolak untuk ikut latihan menari di tahap pertama boot camp. Lagu yang dibawakannya adalah “Can’t Nobody Hold Me Down”. Peluang Bradley untuk melaju ke Live Shows sangat besar. Dirinyalah satu-satu bakat nge-rap dari 32 nama yang tersisa.

2. Simone Battle – Girls
Setelah merusak lagu Elton John di penampilan terakhirnya di boot camp, Simone kini bermain aman dengan menampilkan dirinya, tetap dengan dandanan super catchy, benar-benar bernyanyi. Lagu yang dinyanyikannya adalah “Help” diiringi piano.

3. The Anser – Groups
Trio The Anser menyanyikan lagu “Perfect”. Mereka adalah sahabat baik, sehingga enggak begitu kesusahan menemukan harmoni dalam nyanyiannya. Versi piano ke lagu Pink tersebut termasuk sukses.

4. Dexter Haygood – Over 30’s
Si copy cat Bobby Brown ini membawakan lagu “Crazy In Love” dengan cara yang mengerikan. Mengerikan secara harfiah. Dirinya tidak menghafal sedikitpun lirik lagu tersebut, arogansi berhamburan saat dirinya tampil di depan mentornya.

5. Skyelor Anderson – Boys
“Nobody Knows It But Me” adalah lagu Skyelor. Dirinya masih berasa standar, biasa-biasa saja. Lagu yang dibawakannya sama sekali tidak membuat kita yakin bahwa dirinya adalah vokalis yang hebat.

6. Tora Woloshin – Girls
Satu lagi kontestan yang tampil dengan lirik yang kacau. Tidak ada kata-kata lain di lagu “I Can’t Get No Satisfaction” yang dihafalnya selain “I can’t get no satisfaction, though I tried…”. Aksi panggungnya yang tenang adalah nilai plus baginya.

7. Lakoda Rayne – Groups
Bagi Paige Ogle, Hayley Orrantia, Cari Fletcher, dan Dani Knights berkompetisi dari solois menjadi grup adalah sesuatu yang membuat mereka mendapat PR lebih berat dibanding grup lain. Lagu “Born This Way” versi country road dibawakan dengan harmonis meskipun dirasa masih kurang chemistry.

8. Stacey Francis – Over 30’s
Satu-satunya yang dapat dikritik dari seorang STacey adalah tangisannya yang selalu menghiasi setiap episode X Factor. Selain itu, dirinya yang sudah tampil habis-habisan dari awal tayangan membuat kita tidak menemukan sesuatu yang baru dari dirinya. Lagu “Purple Rain” dinyanyikan dengan cara yang halus di bagian pertama dan cara yang ganas di bagian berikutnya.

9. The Brewer Boys – Grups
Odong-odong Award pertama di X Factor jatuh ke kakak beradik The Brewer Boys. Versi country yang mereka bawakan ke lagu “Only Girl In The World” adalah sesuatu yang menggelikan. Gaya mereka menyibak rambut a la Justin Bieber juga hal yang menggelikan lainnya.

10. Phillip Lomax – Boys
Pria yang selalu bertopi ini adalah Michael Buble-nya X Factor. Phillip selalu menyanyikan lagu-lagu yang beraroma jazz. Dan meskipun mendapatkan tantangan untuk membawakan lagu “Please Don’t Stop The Music”, dirinya masih bersikukuh dengan versi Jamie Cullum yang memang lebih klik ke dirinya.

11. Elaine Gibbs – Over 30’s
Elaine sebenarnya punya potensi besar untuk tampil bersinar. Sayangnya, bintangnya ketutupan dengan Stacy yang sudah lebih dahulu menang dari segi penayangan. Sehingga saat kita mendengarkan “Stop Crying Your Heart Out” kita hanya bisa memberi penilaian baik ke penampilan tersebut tanpa melihat bahwa ada harapan Elaine akan melaju ke babak selanjutnya.

12. Caitlin Koch – Girls
Steve, sang pembawa acara menyebutkan bahwa Caitlin adalah sosok yang enggak asing dengan kompetisi. Dan dalam videonya pun cewek 21 tahun ini menyatakan demikian. Timbre vokalnya yang unik dan penampilannya yang penuh percaya diri membawakan “Will You Still Love Me Tomorrow” tanpa beban sedikitpun.

13. Nick Voss – Boys
Keunikan seorang Nick bisa didapat dari deja vu yang kita rasakan tatkala melihatnya kita juga melihat sosok Adam Lambert. Hanya secara tampilan, dan saat Nick mulai bernyanyi, gaya Elvis yang pakem pada dirinya semakin membuat kita enggak bisa melihat siapa Nick Voss sebenarnya. “Everybody Wants To Rule The World” yang ditampilkannya, menurut sang mentor adalah penampilan yang lebih baik dari Nick.

14. 4Shore – Groups
Salah satu peserta terkuat di kategori Groups adalah 4Shore yang terdiri dari 4 orang ini. Mereka terdengar sangat matang dan penuh persiapan. Begitu juga saat menyanyikan “If You Love Me” di babak ini.

15. James Kenney – Over 30’s
Menurut Enrique, setelah James menyanyikan lagu “Russian Roulette” dirinya merasa bahwa James tipikal Maroon 5. Nicole pun setuju, bahwa James adalah seorang rocker. Tapi kemudian dirinya mempertanyakan apakah James merupakan tipikal rocker yang bisa tampil solo, tidak berada di sebuah band? Ini tampaknya memperjelas bahwa jalan James akan terhenti.

16. Drew Ryniewicz – Girls
Mungkin akan sulit memisahkan image Justin Bieber Fans dari seorang Drew. Tapi inilah saatnya menghapus kenangan tersebut dan mulai mendekatkan image baru bagi dirinya. Drew Ryniewicz, gadis 14 tahun yang punya kekhasan dalam bernyanyi. Lagu “It Must Have Been Love” adalah kemenangan berikutnya, setelah membuat versi lagu “Baby” yang dicintai banyak orang.

17. Jazzlyn Little – Girls
Kembali, Jazzlyn harus beradu keras dengan kegugupannya. Lagu yang dinyanyikannya adalah “I Will Survive”. Dan jikalau dibandingkan dengan penampilannya saat audisi, penampilan ini tidak lebih baik, meskipun tetap dalam koridor baik.

18. Brennin Hunt – Boys
Yah, semoga keberadaan Brennin hingga saat ini tidak hanya didasarkan pada tampangnya yang luar biasa tampan. Lagu “Like A Star” yang dinyanyikannya cukup baik. Tapi apakah cukup bisa mengantarkannya ke Live Shows?

19. Stereo Hoggz – Groups
Ini satu group lain yang patut diwaspadai. Mereka sangat matang dalam persiapannya. Yang menjadi kritik adalah saat membawakan “Heard It Through The Grapevine” ini hanya ada 1 dari 5 orang yang bernyanyi, yang lainnya menjadi penari sekaligus penyanyi latar.

20. Josh Krajcik – Over 30’s
Apakah Josh mulai menjadi spesialis lagu-lagu yang antemik. Kali ini dirinya membawakan “The First Time I Saw Your Face” dengan gaya yang cukup sendu dan garang sekaligus.

21. 2Squar’d – Groups
Mereka yang berada dalam grup sejauh ini memang disibukkan dengan latihan koreografi untuk penampilan mereka. Sial buat girlband 2Squar’d adalah mereka harus membawakan lagu “Bohemian Rhapsody”. Bisa diprediksi penampilan mereka menjadi apa? Suatu tempat antara “thanks for trying” dan “you’re ruinning the song”.

22. Tim Cifers – Boys
Tim adalah peserta pertama yang menjabat tangan L.A. dan Rihanna sebelum tampil. Lagu yang dibawakannya “Dance With My Father” dengan vokal country-nya yang natural. Kalau ada satu tempat untuk vokalis country di grup-nya L.A., tempat tersebut harus diisi oleh Tim.

23. Rachel Crow – Girls
Coba lihat wajah yang dibuat Rachel setiap kali dirinya tampil. Lagu apapun itu, wajahnya selalu sama. Ambisius dan terobsesi. Lagu “I Want It That Way” dibawakan dengan penuh percaya diri. Rachel masih butuh waktu untuk mematangkan vokalnya.

24. LeRoy Bell – Over 30’s
Bukan bermaksud subjektif, tapi LeRoy adalah pengecualian di kompetisi ini. Lagu “To Make You Feel My Love” adalah lagu yang tepat untuk dibawakannya dengan warna vokalnya yang serak dan gaya bernyanyinya yang nyantai.

25. Illusion/Confussion – Groups
Trio ini juga sama seperti The Anser, mereka terdiri dari sahabat. Lagu “Let’s Dance” lumayan ditaklukkan. Sayangnya penampilan mereka harus dipotong dengan adegan wawancara yang memperkenalkan diri mereka. Sepertinya ini adalah tanda-tanda kalau mereka akan berakhir di babak Judges’ Homes.

26. Tiger Budbill – Over 30’s
Yang membuat Tiger harus tetap berada di kompetisi ini adalah kemampuan bernyanyinya yang mengagumkan. Lagu “Don’t Give Up On Me” adalah nyanyian hati yang luar biasa. Tiger adalah nama yang bisa dipastikan bisa membuat kompetisi di Live Shows seru.

27. Marcus Canty – Boys
Marcus adalah merupakan saingan berat di kategori Boys. Dirinya enggak lebih mengedepankan cerita-cerita kehidupan untuk menarik simpati, aura charming dan vokal yang mulus pada dirinya adalah jualan utamanya. “All My Life” seperti moment kemenangan baginya.

28. Tiah Tolliver – Girls
Tiah Tolliver mungkin berada di atas angin dengan kepercayaan Simon pada dirinya. Tayangan di rumah sang mentor saat memperlihatkan para peserta cewek di meja makan outdoor, mempertontonkan tingkah sang “superstar” berakting “diva”. Nyanyiannya? Sama seperti biasa, standar. Secara faktual dan praktikal, she has a really big mouth! Simon terlihat sangat puas dengan nyanyiannya “No Diggity” hingga bertepuk tangan.

29. Christa Collins – Over 30’s
Perkenalkan Christa Collins, dirinya adalah penyanyi cilik pertama dari Disney. Seniornya Britney dan Christina nih. Dirinya ketiban sial saat usia remaja enggak bisa memenangkan kontrak rekaman seperti yang kedua juniornya dapatkan tersebut. Dan kali ini kesialan berikutnya ada pada dirinya. Meskipun penampilannya menyanyikan “No Surprises” mengesankan, dirinya berada di grup yang didominasi oleh pria.

30. InTENsity – Groups
Inilah grup yang terdiri dari 10 orang, 8 solois dan 1 duo. Grup kedua yang diciptakan oleh para juri setelah Lakoda Rayne. Semuanya masih remaja, ceria, seperti S CLub 7, hanya mereka lebih banyak. Lagu “That’s Not My Name” adalah assamble yang meriah.

31. Chris Rene – Boys
Sangat positif kalau Chris akan sangat mudah melaju ke Live Shows. Bukan karena penampilannya yang brilian atau apa, subjektivitas yang ditunjukkan oleh para juri sedari awal tak terbantahkan. Tapi Chris juga wajar kog mendapat tempat disana. Karena penampilannya lebih menghibur, dirinya bisa nge-rap dan nyanyi. Paket lebih lengkap ketimbang rekan sekategorinya yang hanya bisa nge-rap saja. “People Everyday” yang ditampilkannya sangat bersemangat.

32. Melanie Amaro – Girls
Save the best for last. Kategori Girls adalah kategori yang paling ketat dari semuanya. Mereka punya vokal-vokal yang unik; Drew dan Caitlin, attitude; Simone dan Rachel, anak emas; Tiah, dan vokalis luar biasa; Jazzlyn dan Melanie. Lagu “Will You Be There” kembali membuat Melanie bersinar.

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

Gak lama berita ini dimuat, akan diumumkan siapa yang bakal masuk ke Top 16 The X Factor USA!

Related posts

Leave a Reply