Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 28 November
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 28 November 

Chris Brown feat. Kevin “K-MAC” McCall (Alb. Fortune / RCA) – Strip
Dalam single pertamanya untuk album kelimanya, Fortune (2012), Chris Brown memilih Strip yang hadir dalam konteks RnB yang lebih konvensional namun tidak kehilangan nuansa urbannya. Strip ditulis oleh Brown bersama rapper Kevin McCall yang juga menjadi featuring artist yang mengisi bagian rap untuk single ini. Produser Tha Bizness tampaknya ingin Brown hadir dalam konteks yang murni menampilkan vokal, sementara musik latar yang dipenuhi synth bertujuan untuk memberi aksentuasi era 90-an yang seksi pada melodi dan aransemennya, sesuai tema lagunya.Akhirnya, meski Strip tetap mampu mengajak bergoyang, namun tidak dalam konsep elektro-house yang kini tengah marak. Single dirilis pada tanggal 18 November 2011. (8/10)

Guy Sebastian (Single / Sony Music) – Don’t Worry Be Happy
Pengalaman seseorang terkadang bisa menginsipirasi dalam membuat lagu. Begitu juga dengan Guy Sebastian yang mengalami sebuah kecelakaan lalin. Untunglah ia tidak apa-apa dan bahkan memberi dia ide untuk membuat sebuah lagu yang berkisah tentang mensyukuri hidup dan menjalaninya dengan penuh kegembiraan. Maka hadirlah single Don’t Worry Be Happy yang merupakan single pertama Sebastian untuk album ketujuhnya yang masih belum diberi judul. Dengan tempo yang cepat dan dibalut oleh aransemen elektro-pop, Sebastian tampaknya menginginkan kita larut dalam kegembiraan saat menyimak lagunya. Single dirilis pada tanggal 18 November dan debut pada posisi 7 di ARIA Singles Chart. (8/10)

Greyson Chance (Alb. Hold On ‘Til The Night / Geffen) – Hold On ‘Til The Night
Dibuka dengan string section yang tajam, Hold On ‘Til The Night kemudian menampilkan vokal Greyson Chance yang terdengar sedikit berlarat, namun saat chorus mulai masuk, single mengambil bentuk sebenarnya, sebuah nomor elektro-pop up-tempo dengan sentuhan rock yang cukup kental. Lagu yang berjudul sama dengan albumnya dimana ia terdapat, merupakan single ketiga Greyson Chance dan dirilis pada tanggal 6 November 2011. Untuk ukuran penyanyi seumur dirinya, Hold On ‘Till The Night mempunyai konsep dan aransemen yang cukup matang. Dan Greyson Chance yang baru saja mengunjungi Indonesia ini cukup berhasil dalam menaklukkan kesulitan lagunya yang penuh dengan dinamika ini. (8/10)

Sean Paul (Single / Atlantic) – She Doesn’t Mind
Album kelima penyanyi ganteng asal Jamaika, Sean Paul memang belum diberi nama, namun ia malah sudah melepas single keduanya untuk album tersebut, yang diberi judul She Doesn’t Mind. Vokal Sean Paul mungkin masih terdengar seolah-olah ia bernyanyi dalam sebuah lagu bergaya raggae, akan tetapi dibawah tangan dingin produser Shellback bersama Benny Blanco, single ini merupakan sebuah elektro-pop up-tempo yang membawa kita dalam keseruan sebuah lagu bergaya dancehall. Pengaruh RnB memang masih terasa, namun single memang murni sebuah dance-anthem. Dan Paul tidak melulu harus nge-rap disini. Terutama saat chorus lebih mendominasi lagunya. Single dirilis pada tanggal 31 Oktober yang lalu. (8/10)

Reece Mastin (Alb. Reece Mastin / Sony) – Good Night
Perkenalkan Reece Mastin, pemenang X-Factor Australia tahun 2011. Mastin yang saat berada di ajang pencarian bakat tersebut berada dibawah bimbingan Guy Sebastian ini bersiap-siap akan merilis album debutnya pada tanggal 9 Desember nanti. Sebagai single pertama, telah dilepas Good Night pada tanggal 22 November yang lalu, tidak lama setelah ia memenangkan ajang tersebut. Reece yang kelahiran 24 November 1994 memang memiliki warna rock yang kental pada vokalnya, sehingga tidak heran jika rock membalut dengan erat pada lagunya, meski mungkin untuk disesuaikan dengan pangsa pasar yang lebih luas, elektro-pop masih menjadi platform untuk aransemen musiknya. Namun, secara keseluruhan ini adalah lagu up-tempo yang menyenangkan. (8/10)

Rebecca Ferguson (Alb. Heaven / Epic) – Nothing’s Real But Love
Sekarang mari kita pindah ke skena X-Factor Inggris. Runner Up untuk tahun lalu, Rebbeca Ferguson, telah merilis single pertamanya pada tanggal 20 November yang lalu untuk album debutnya yang diberi judul Heaven. Single berjudul Nothing’s Real But Love dibuka dengan petikan gitar akustik yang merdu sebelum kemudian vokal Ferguson yang powerful mulai menyanyikan liriknya. Yep. Ini adalah sebuah lagu balada dan Ferguson nail it easily. She has this very strong voice but certain characteristic that make it unique. Agak sedikit mengingatkan Macy Gray namun dengan karakter yang lebih tipis namun memiliki jangkauan yang lebih tinggi. Penghayatan yang maksimal menjadi nilai lebih dari single ini. (8/10)

These Kids Wear Crown (Alb. Jumpstart / EMI) – I Wanna Dance With Somebody
Mungkin generasi sekarang banyak yang tidak familiar dengan lagu I Wanna Dance With Somebody yang dulu dipopulerkan oleh Whitney Houston di dekade 80-an. Kini band pop-rock These Kids Wear Crowns siap untuk mempopulerkan lagu itu kembali. Materi aslinya memang sudah memiliki keistimewaan tersendiri, easy listening, catchy, mempunyai hook yang kuat dan menyenangkan. Oleh karenanya dibutuhkan pendekatan yang berbeda jika ingin mengkover ulang lagu ini. Dan rasa-rasanya These Kids Wear Crons cukup berhasil menjalankan tugasnya. Kali ini dalam aransemen elektro-rock yang cukup kental, lagu ini tetap terdengar fun dan mengasyikan. Hanya saja, kadang ia malah terdengar mirip sebuah synth-pop ala 80-an yang dulu populer. Tidak jelek juga ternyata hasilnya. Single ini sendiri menjadi single kedua band asal Kanada ini untuk album debut major label mereka, Jumpstart. (8/10)

Avicii (Single / Universal) – Levels
Mungkin jika ditanya siapa itu Tim “The Phoenix” Bergling, tidak banyak yang akan mengetahui. Namun jika disebut Avicii, mungkin sudah banyak yang mengenal. Yep, mereka sebenarnya adalah orang yang sama. Avicii yang juga seorang DJ asal Swedia yang secara perlahan mulai mengukir prestasinya di skena musik dance. Meski belum mengeluarkan album penuh, tapi single demi single yang dilepasnya membuat dirinya semakin populer saja. Single terbarunya adalah Levels yang dirilis pada tanggal 28 Oktober yang lalu. Levels sendiri tipikal musik house yang mengandalkan aransemen dengan porsi vokal yang minimal. Bahkan sebenarnya satu-satunya vokal yang terdapat dalam single ini adalah vokal dari single Good Feeling milik Flo-Rida yang juga dijadikan sampel oleh Avicii untuk memberi warna pada Levels. Kesannya mungkin menjadikan Levels sebagai versi remix dari Good Feeling, tapi percayalah, single ini memiliki keistimewaanya sendiri dan hadir dengan cukup berbeda. (8/10)

Third Eye Blind (Single / Mega Collider) – If There Ever Was A Time
Apakah gonjang-ganjing yang terjadi antara Third Eye Blind dengan mantan gitaris mereka akan mempengaruhi proses produksi album kelima mereka? Kita lihat saja nanti. Yang dipastikan TEB sudah merilis single If There ever Was A Time guna mendukung gerakan Occupy Wall Street. Terlepas dari nuansa politisnya, single ini membuktikan jika TEB masih sakti dalam menciptakan lagu yang fun. Meski lebih terdengar sebagai sebuah progresif pop ketimbang rock yang kita kenal selama ini dari mereka, akan tetapi tetap saja vokal khas Stephen Jenkins mampu mengajak kita larut dalam lagunya. Lagunya sendiri terdengar cukup bersemangat dengan semangat positifisme yang kental. (8/10)

L’Arc-en-Ciel (Single / Sony) – X X X
Wow! Ternyata tidak terasa saja band rock populer asal Jepang, L-Arc-en-Ciel atau yang biasa dikenal dengan Laruku sudah memasuki usia 20 tahun. Untuk memperingati usia 20 tahun mereka, Laruku sebelumnya telah melepas single Good Luck My Way. Kali ini mereka merilis single keduanya yang diberi judul unik X X X. Jangan membayangkan sesuatu yang bersifat pornografi dulu, karena X X X adalah sebuah single rock yang khas sekali. Kental dengan gaya Laruku yang biasa kita kenal. Gimmick elektro membuka lagunya dan beberapa saat kemudian vokal Hyde masuk dengan gaya lirih. Dan ia tetap bernyanyi dengan lirih sampai pada bagian chorus ia pun bernyanyi dengan penuh intensitas sesuai dengan semangat rock yang kental. Aransemen X X X memang sedikit tidak tertebak. Masih lekat dengan estetika rock ala Laruku yang penuh dengan kejutan. Single ini telah dirilis pada tanggal 12 Oktober yang lalu. (8/10)

Special Thanks To Julee, Wibi, Haris, Dickey, dll..

Vote for your favourite Exclusive Single here..

Related posts

Leave a Reply