Trending News

Blog Post

Music Newz Bites – 30 Jan
Music News

Music Newz Bites – 30 Jan 

Sabtu lalu telah diselenggarakan pemakanan mendiang Etta James. Sebelumnya disemayamkan di gereja City of Refuge di Gardenia, bagian selatan Los Angeles. Dihadiri ratusan teman dan keluarga, acara tersebut juga diisi oleh penampilan Stevie Wonder dan Christina Aguilera. Stevie membawakan 3 buah lagu, termasuk ‘Shelter In The Rain’ dan sebuah permainan harmonika, Christina membawakan lagu ‘At Last’. “Out of all the singers that I’ve ever heard, she was the one that cut right to my soul and spoke to me,” tutur Christina sebelum penampilannya.

Seorang aktivis hak sipil, Pastor Jesse Jackson mengirimkan sebuah surat ke The Recording Academy mempertanyakan mengenai pengurangan kategori dalam penghargaan Grammy, dari 109 ke 78. Dalam suratnya yang dilayangkan kepada Neil Portnow, Presiden dan Kepala The Recording Academy, Jesse telah berdiskusi dengan sejumlah komunitas hiburan yang menanyakan kesediaan lembaga yang dipimpinnya, Rainbow Push Coalition untuk menyampaikan keluh kesah mereka terhadap tindakan pengurangan tersebut. Pihak Academy telah menyetujui untuk bertemu dengan sang pastor. Dan sang pastor mengatakan kalau pertemuannya dengan Academy tidak berjalan lancar, dirinya akan mengadakan protes.

Interscope Records tidak hanya punya Lana Del Rey sebagai pendatang baru terbaik mereka tahun ini. Mereka juga sudah punya Iggy Azalea yang baru saja dikontrak di Januari ini. Adalah mixtape “Ignorant Art” yang membuatnya bisa memenangkan kontrak tersebut. Ketika ditanya mengenai berapa jumlah album yang tertera dalam kontrak tersebut, Iggy menyatakan bahwa kontrak ini merupakan komitmen jangka panjang, selayaknya hubungan pernikahan. Good luck!

Tahun lalu “Black And White America”, tahun ini, “Negrophilia”. Kita
sedang membahas tentang Lenny Kravitz dan albumnya. Album baru Lenny “Negrophilia” nyaris selesai dibuat padahal dirinya baru saja menjalankan tur untuk promosi album “Black And White America”. Saat ditanya mengenai kedua album ini, Lenny menjawab bahwa “Black And White America” merupakan rekaman yang sangat matang, sedangkan “Negrophilia” adalah rekaman yang sangat mentah. Belum diketahui kapan album ini akan rilis, karena Lenny masih akan berkeliling di Amerika Utara pada bulan Februari, Australia di Maret, Jepang di April, dan Eropa selama musim panas.

Para penggemar grup ABBA pasti gembira dengan perilisan lagu ‘From A Twinkling Star To A Passing Angel’. Pasalnya, ini merupakan rekaman original pertama band tersebut dalam 18 tahun terakhir. Single ini, berikut edisi spesial untuk album “The Visitors” dirilis oleh Universal Music Group. Album yang originalnya rilis di tahun 1981
tersebut akan dipasarkan mulai 23 April mendatang. ABBA yang terdiri
dari Agnetha Faeltskog, Benny Andersson, Bjoern Ulvaeus, dan nni-Frid
Lyngstad bubar di tahun 1982.

Billboard membuat daftar Power 100 List yang berisikan nama-namapaling berpengaruh dalam industri musik. Dan nama yang paling atas adalah Irving Azoff, bos besar Live Nation, promotor, perusahaan tiket, dan grup manajemen artis terbesar di dunia. Selain Irving, nama Behind The Music lain yang berhasil masuk dalam daftar ini meliputi 11 orang lainnya. Dalam Power 100 List juga tentunya memuat artis-artis beken seperti Jay-Z, Beyonce, U2, dan Lady Gaga. Baca artikelnya
disini ya dan cek apakah artis favorit kamu berhasil mendapat ranking.

Keluarga mendiang Amy Winehouse merasa tersinggung dengan peragaan busana yang dilaksanakan dalam tema “Back To Black”. Sang ayah, Mitch Winehouse merasa bahwa selera yang ditampilkan oleh Haute Couture Collection begitu buruknya dalam membawa nama sang artis. “Keluarga kami sedih melihat foto-fotonya, kami sangat terkejut. Kami masih berduka atas kepergian Amy, ditambah lagi melihat pakaian-pakaian yang dijual tersebut jelek. Kami tidak menyangka akan demikian,” ujar Mitch kepada The Sun. Desainer Jean Paul Gaultier memamerkan koleksi musim seminya bertemakan album pemenang Grammy oleh Amy.

Sudahkah kaliam melihat penampilan Steven Tyler menyanyikan lagu kebangsaan dalam sebuah event olahraga pekan lalu? Dirinya dinilai bernyanyi dengan sumbang dan mengganti lirik terhadap lagu ‘The Star Spangled Banner’. Billboard pun membuat daftar 10 penampilan lagu kebangsaan Amerika Serikat terburuk yang dirangking sebagai berikut:
1. Kat DeLuna, 2008
2. Roseanne Barr, 1990
3. Michael Bolton, 2003
4. Scott Stapp, 2005
5. Aaron Neville, Aretha Franklin, dan Dr. John, 2006
6. Steven Tyler, 2007 dan 2012
7. Jesse McCartney, 2009
8. R. Kelly, 2005
9. Josh Groban dan Flea, 2010
10. Keri Hilson, 2010

Tak adil dong menilai mereka yang buruk-buruk saja, seolah-olah lagu kebangsaan tersebut tidak pernah dibawakan dengan baik dan benar. Maka ada 5 penampilan lagu kebangsaan terbaik yang dirangking oleh
Billboard sebagai berikut:
1. Whitney Houston, 1991
2. Jimi Hendrix, 1969
3. Carrie Underwood, 2006
4. Marvin Gaye, 1983
5. Beyonce, 2006

Daftar penampil Grammy Awards tahun ini bertambah dengan kehadiran Glen Campbell, Blake Shelton, dan The Band Perry ke dalamnya. Nah, sejauh ini dari para penampil yang sudah diumumkan, siapa yang paling kamu tunggu-tunggu penampilannya? Jangan lupa saksikan Grammy Awards 2012 ini tanggal 12 Feb (US) atau Indonesia tanggal 13 Feb, pagi hari (sekitar 08.00 WIB).

Mel B, Mel C, Geri, dan Emma sudah sepakat untuk ngumpul kembali. Tapi sayangnya, mereka berempat kesusahan untuk membujuk Victoria supaya kembali bergabung ke girl power girlband Spice Girls. Reuni Spice direncanakan untuk penampilan The Queen’s Diamond Jubilee pada musim panas mendatang. Event ini dirancang oleh Gary Barlow dan akan dilaksanakan pada 4 Juni bertempat di Buckingham Palace. Mau tau alasan susahnya Victoria gabung kembali ke Spice? Jawabannya adalah dirinya mendedikasikan hiduo untuk keluarga. Every spare minute she has is spent with her children!

Kekuatan feminis Beyonce mempengaruhi sebuah universitas untuk membuka kelas berdasarkan pada dampak budaya dan politik yang dibuat oleh sang artis. Judul mata kuliahnya adalah “Politicising Beyoncé” dan universitasnya adalah Rutgers di New Jersey. Figur perempuan yang melekat pada Beyonce akan menjadi bahan kajian untuk mata kuliah ini, meliputi citranya, video-videonya, liriknya, dan alter egonya, Shasha Fierce. “This isn’t a course about Beyoncé’s political engagement or how many times she performed during President Obama’s inauguration weekend. She certainly pushes boundaries. While other artists are simply releasing music, she’s creating a grand narrative around her life, her career, and her persona,” jelas Kevin Allred, pengajar mata kuliah tersebut.

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

Related posts

Leave a Reply