Trending News

Blog Post

Concert Review: Love Garage Dimensions 2012
Concerts Review

Concert Review: Love Garage Dimensions 2012 

Konser yang digawangi oleh Ismaya Live bersama Future 10 ini berusaha menghadirkan konsep cinta dengan cara lain. Alhasil, Love Garage Dimensions 2012 pun lahir. Live music, outdoor cinema, dan night market digabung menjadi satu, menghadirkan suasana berbeda dari konser lainnya.

Digelar selama 2 hari, 5 dan 8 Februari 2012, festival musik menyambut Valentine ini pun diserbu ribuan penggemar musik elektro dan party-goers. Dengan penampilan dari sederetan line-up yang berpatron pada genre tersebut, baik musisi lokal, seperti Bayu Risa, Agrikulture dan Roman Foot Soldiers, serta DJ Erol Alkan, Canyons dan yang paling ditunggu-tunggu duo elektropop asal Norwegia, Röyksopp.

Hari pertama festival dibuka dengan penampilan grup lokal Angsa & Serigala yang mengawali Minggu sore manis. Disusul dengan penampilan Hightime Rebelion, Bayu Risa, hingga masuk ke highlight artist yang ditunggu-tunggu, yaitu James Yuill dengan permainan gitarnya yang apik, membuat penonton semakin terjaga hingga malam menjelang. Rangkaian penampilan hari pertama pun ditutup oleh keroyokan 3 DJ lokal ternama yang mengguncang EX Park, Plaza Indonesia .

Hari kedua pun tidak kalah serunya. Meski digelar pada hari Rabu, namun animo ”anak gaul” yang datang pun tidak kalah seru dibanding hari pertama. Seperti biasa, band lokal pun didapuk sebagai pembuka untuk menghantarkan keseruan sore itu. Roman Foot Soldiers pun menggebrak dengan musik elektronik yang dibalut nuansa rock, yang membawa atmosfir dance yang berbeda bagi penontonnya.

Dilanjutkan dengan penampilan Agrikulture, tampaknya tidak membuat surut semangat para muda-mudi yang menyaksikannya. Penampil selanjutnya? Dengan sound effect yang mulai diperdengarkan, Bag Raiders, salah satu penampil pamungkas hari kedua, siap melanjutkan pesta malam itu. Duo asal Sydney tersebut mampu membius penonton dengan lagu-lagu mereka, seperti ‘Fun Punch’ dan ‘Way Back Home’. Dan Bag Raiders pun menutup set-list mereka dengan lagu yang tentunya pernah menjadi hit di dalam negeri, ‘Shooting Star’, yang sontak membuat penonton yang ada ikut sing-along sambil bergoyang.

Setelah Bag Raiders, Rory Phillips pun meneruskan set dance hari itu. Rory berakhir, saat yang paling ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba. Dengan layar latar bertuliskan Röyksopp diperlihatkan, Svein Berge and Torbjørn Brundtland pun tampil ke atas panggung. Intro pun dimulai, dan permainan dari DJ set mulai melantun. Setelah beberapa track instrumental mengawali penampilan mereka, Remind Me pun akhirnya dimainkan, membuat penonton berteriak dan ikut menyanyikan liriknya. Dengan lighting yang memukau serta kostum pemain gitar dan bass nya yang dilengkapi dengan topeng, penampilan mereka memang patut diacungi jempol. Dengan tambahan vokalis wanita di tengah-tengah set-listnya yang melantunkan hits seperti ‘What Else Is There?’ dan ‘Only This Moment’, suasana pun semakin memanas. Tak henti-hentinya jeritan dan sorak penonton mengiringi musiknya. Dan tak ketinggalan, lagu hit mereka yang pernah nongkrong di Billboard Hot Dance tahun 2001 lalu, ‘Poor Leno’, dimainkan menjelang akhir set mereka. Hari terakhir festival Love Garage pun ditutup dengan alunan musik dance besutan Erol Alkan.

Berakhirlah rangkaian dua hari konser musik elektronik di ibukota menjelang hari kasih sayang tersebut. Sangat tidak mengecewakan! Ekspektasi penonton akan penampilan yang memukau pun terbayarkan. Love is in the air.. Fantastico!

(Rendy Ndoo / CreativeDisc Contributor)

Untuk foto2 selengkapnya bisa click disini

Related posts

Leave a Reply