Medyareyon Takipci Hizmetleri

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows 10 enterprise kaufen office 2019 home and business kaufen office 2016 pro kaufen windows 10 education kaufen visio 2019 kaufen microsoft project 2019 kaufen microsoft project 2016 kaufen visio professional 2016 kaufen windows server 2012 kaufen windows server 2016 kaufen windows server 2019 kaufen Betriebssysteme kaufen office software kaufen windows server kaufen https://softhier.com/ instagram takipçi satın al instagram beğeni satın al instagram görüntüleme satın al instagram otomatik beğeni satın al facebook beğeni satın al facebook sayfa beğenisi satın al facebook takipçi satın al twitter takipçi satın al twitter beğeni satın al twitter retweet satın al youtube izlenme satın al youtube abone satın al https://takipci33.com/

Şişli Esc Kızlar

kadıköy escort ümraniye escort

Trending News

Blog Post

Album of The Day: The Ting Tings – Sounds from Nowheresville
Album of The Day

Album of The Day: The Ting Tings – Sounds from Nowheresville 

Released by: Sony Music Indonesia

Ketika di tahun 2008 yang lalu duo asal Manchester, Inggris, The Ting Tings merilis We Started Nothing, siapa kira mereka akan menjadi begitu populer? Tapi mereka memang hadir disaat yang tepat, dimana elektropop semakin menunjukkan rupanya dengan jelaas. Dan tidak heran jika di tahun 2010 yang lalu Katie White dan Jules de Martino memutuskan untuk menunda perilisan album kedua mereka karena menganggap materi album tersebut terdengar sama dengan apa yang ada di radio saat itu. Dua tahun kemudian, tepatnya di tahun 2012, akhirnya mereka pun bersedia melepas Sounds from Nowheresville, sebagai album sophomore The Ting Tings.

Album dibuka dengan Silence yang menawarkan The Ting Tings dalam koridor yang cukup berbeda dari yang biasa kita dengar dari mereka. Dengan balutan synthesizer yang kental, single yang berjalan dalam tempo medium ini seolah-olah berniat untuk menghipnotis kita melalui atmosfir gelapnya. Awalnya berjalan lirih sampai kemudian meletup dalam emosi yang disampaikan melalui vokal Katie White. Sentuhan new wave dan ambient kental disini. Memasuki track kedua, kita mengenali kembali ciri khas mereka yang kita kenal selama ini. Hit Me Down Sonny mengingatkan akan That’s My Name, dengan semangat post-punk yang laid back dan pengaruh elektro-pop yang cukup semarak.

Single pertama album ini, Hang It Up, pun masih mengadopsi kekuatan The Ting Tings sebelumnya, dimana pengaruh rock yang kental tampak mendominasi Hang It Up, meski synth-pop tetap tidak terlupa. Kesan slengean memang masih terdengar dominan, seperti yang kita kenal dari The Ting Tings, sebagaimana unsur fun dan dance pun yang masih tak terlupakan. Memang, tampaknya rock kali ini lebih dipilih oleh The Ting Tings untuk mewarnai album mereka. Simak saja Give It Back dan Guggenheim yang benar-benar mengeksplorasi kekuatan rock mereka. Bahkan agak terdengar non-kompromistis, karena jujur saja kedua lagu ini agak susah untuk dapat benar-benar dicerna.

Namun The Ting Tings cukup cermat dengan tidak melulu meluapkan idealisme bermusik mereka karena selanjutnya kita disuguhi Soul Killing yang mengajak kita bergoyang dengan sentuhan raggae-nya. Berlanjut ke synth-pop ala 80-an dalam One By One dan balada yang juga masih dalam balutan synth, Day to Day.  Dua nomor minimalis, Help dan In Your Life hadir untuk menutup album. Khusus untuk In Your Life, penggunaan cello memberi kesan sedih yang seolah tak berkesudahan, mengawang dan gelap. Agak ganjil sebenarnya sebagai penutup album.

Setelah menyimak albumnya, The Ting Tings jelas masih terdengar seperti The Ting Tings, namun mereka juga dengan berani membelokan musik mereka kearah yang lebih berat dan kompleks. White dan DeMartino menegaskan jika mereka terus berkembang dalam bermusik dan tidak mau terjebak dalam pola yang sama. Memang, sempat beredar kabar jika The Ting Tings sebenarnya berniat untuk memberi asupan elektropop/dance yang lebih tebal pada album kedua mereka. Dapat dilihat dengan kerjasama mereka dengan DJ terkenal Calvin Harris untuk single Hands, yang sayangnya tidak menerima penerimaan yang memuaskan, sehingga pada akhirnya ide tersebut pun tereliminasi dalam konsep Sounds from Nowheresville.

Tidak madalah juga. Namun bukan berarti ini adalah album yang sempurna. Tentu saja tidak. Kekurangannya, mungkin Sounds from Nowheresville akan terdengar sedikit susah untuk dicerna, ketimbang We Started Nothing, misalnya, akan tetapi ini juga bisa menjadi indikasi akan progresi musik mereka. Lantas, apakah kita bisa mengklaim The Ting Tings menderita sindrom album kedua? Hmmm, rasanya tidak juga. Yang pasti Sounds from Nowheresville tetap album yang wajib untuk disimak, terutama untuk para penggemar The Ting Tings.

Official Website

Rate this album: [ratings]

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Silence” 3:47
2. “Hit Me Down Sonny” 2:52
3. “Hang It Up” 3:11
4. “Give It Back” 3:35
5. “Guggenheim” 3:56
6. “Soul Killing” 3:17
7. “One by One” 3:45
8. “Day to Day” 3:39
9. “Help” 3:08
10. “In Your Life” 2:58

Related posts

Leave a Reply

izmir eskortlar bursa eskort bayanlar ankara escort bayanlar Antalya escort bayanlar Eskişehir escort bayan Konya bayan escort escort Kayseri İzmit escort kızlar Alanya escort Kocaeli escort Kuşadası escort Gaziantep escort Malatya escort Diyarbakır escort Denizli escort Samsun escort Adana escort Bodrum escort Dubai escort porno izle seks hikayeleri sex hikayeleri paply.org