Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 30 Apr
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 30 Apr 

Usher (Alb. Looking for Myself / RCA) – Scream
Setelah mengandalkan single pertama, Climax yang midtempo, maka sudah saatnya Usher menghadirkan single berikutnya untuk album Looking for Myself, yang bertempo kencang dalam gaya dance yang tebal. Tangan dingin Max Martin dan Shellback berada di belakang Scream sebagai produser. Tidak heran jika single ini terdengar sangat enjoyable dan memiliki stuktur melodi yang sangat mudah untuk diserap. Hook yang kuat juga menjadi andalan utama. Hentakan dance yang kental mengundang para pendengar untuk bergerak-gerak menghentakkan tubuh. Intinya, formula lagu pop-dance yang kuat sudah ditangan Usher untuk single Scream ini. Single dirilis pada tanggal 27 April. (9/10)

Brandy feat. Chris Brown (Alb. Two Eleven / RCA) – Put It Down
Saat sebagian besar musisi pengusung RnB/Hip-Hop masa kini seolah asyik-masyuk dengan elektro-dance, tampaknya Brandy masih setia dengan akar RnB yang lebih organis. Simak saja single terbarunya yang berjudul Put It Down ini. Meski begitu Brandy menggambarkan single ini sebagai, “It’s very commercial, but at the same time, it’s got a dope hip-hop influence—it’s club, it’s radio, it’s all formats.” Yep, meski bergerak dalam tempo sedang, Put It Down masih memiliki pengaruh club-anthem yang cukup besar. Hip Hop diinfusi dengan porsi rap yang dihadirkan oleh Chris Brown. Agak sedikit terdengar oldskool, akan tetapi tidak menghalangi Put It Down untuk terdengar sangat cool and awesome. Single dirilis pada tanggal 8 Mei. (7/10)

Florence & The Machine (Alb. Ost Snow White and the Huntsman / Universal) – Breath of Life
Film versi terbaru Putih Salju akan hadir kembali dengan melepaskan warna cerah cerianya dan memutuskan untuk memilih tone yang lebih gelap dan epik, dengan Bella Swan, oops, I mean Kristen Stewart menjadi si putri dongeng mutakhir. Tidak heran jika untuk urusan soundtrack dihadirkan artis yang tak kalah edgy-nya. Adalah Florence & The Machine yang menjadi pengusung single pertama untuk album soundtracknya. Breath of Life saja sudah dibuka dengan megah dan gempita. Meski kemudian vokal hadir dalam kadar yang lebih lirih, namun memasuki chorus kekuatan vokal Florence yang perkasa kembali bermain dengan cemerlang. Memberi kesan kuat sekaligus gelap. Musik latar yang dahsyat dan string-driven pun mempertegas kesan megah tadi. Single dirilis pada tanggal 26 April. (8/10)

Alanis Morissette (Alb. Every Mother Counts / Starbucks) – Magical Child
Menurut kabar, album terbaru Alanis Morissette akan rilis disekitar bulan Juni. Sebuah kabar yang menggembirakan, mengingat dirinya mengeluarkan album terakhir sekitar empat tahun yang lalu. Meski begitu, Alanis masih sempat merilis single Magical Child yang merupakan bagian dari album kompilasi Every Mother Counts milik jaringan cafe ternama, Starbucks yang konsern terhadap isu-isu ibu dan anak. Single yang sedikit terpengaruh oleh trip-hop ini tampaknya memang berniat untuk menggali kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak tadi, meski lebih fokus kepada sisi anak. Alanis bernyanyi secara lirih, mengikuti alir gerak lagunya yang juga berjalan perlahan. Mungkin bukan jenis lagu spektakuler yang kita harapkan dari seorang Alanis Morissette, akan tetapi cukup efektif dalam menyampaikan tema lagunya. (8/10)

Meiko (Alb. The Bright Side / Universal) – I’m In Love
Meiko (baca Mee-Ko) ini adalah penyanyi dan penulis lagu asal Los Angeles tapi lahir dan dibesarkan di Roberta, Georgia. Dia awalnya merilis sendiri album pertamanya “Meiko” yang berhasil debut #28 Billboard Top Heatseekers. Dan sekarang, Meiko akan merilis album keduanya “The Bright Side” melalui Concord Records (Universal) tanggal 15 Mei mendatang. Dan single pertamanya adalah “I’m In Love” dengan nuansa folk dan indie pop terdengar sangat manis di lagu ini mengingatkan kita kepada Feist.(8/10)

The Offspring (Alb. Days Go By / Columbia) – Days Go By
Empat tahun setelah Rise and Fall, Rage and Grace, band punk rock The Offspring akan kembali dengan album kesembilan mereka, Days Go By yang akan dirilis pada tanggal 26 Juni mendatang. Single pertama untuk album ini adalah sebuah lagu yang berjudul sama dengan albumnya, Days Go By. Dibandingkan dengan lagu-lagu yang mereka populerkan di era 90-an, The Offspring saat ini memang cenderung terdengar lebih soft dan pop-ish, bahkan vokalnya pun tidak segarang yang dulu. Namun begitu nuansa rock yang diusung oleh mereka tetaplah tebal dan mencorong, meski tetap saja melodi yang ringan dan easy listening menjadi highlight untuk single yang pertama kali premier di radio pada tanggal 27 April ini. Video musik untuk single ini tengah dalam pengerjaan. (7/10)

Goodie Mob feat. Cee-lo Green (Single / Elektra) – Fight to Win
Goodie Mob adalah kumpulan pengusung Hip-Hop asal kota Atlanta, Amerika. Mereka berdiri di tahun 1991. Setelah hiatus beberapa tahun, Goodie Mob yang merupakan akronim dari “the GOOD DIE Mostly Over Bullshit” ini bersiap-siap dengan album terbaru mereka. Sebagai single pertama dirilislah Fight to Win. Cee-lo Green hadir mengisi vokalnya yang terasa dipenuhi dengan semangat anthemik. Menjelang akhir, tiba-tiba tempo menjadi cepat dan dipenuhi dengan tenaga, seolah-olah seperti dua lagu berbeda menjadi satu. Pada tanggal 23 April yang lalu mereka menampilkan lagu ini dalam acara The Voice, bertepatan dengan tanggal perilisan singlnye ke pasaran. (7/10)

Flo-Rida (Alb. Only One Rida (Part 2) / Atlantic) – Whistle
Album keempat Flo-Rida, Only One Rida (Part 2), direncanakan rilis pada bulan Juli nanti, akan tetapi rapper ini sudah mengeluarkan single ketiga untuk album tersebut, yaitu Whistle. Berbeda dengan single-single sebelumnya yang bercorak dance-elektropop, maka di dalam Whistle, Flo-Rida justru tampil lebih organis. Meski bertempo lumayan kencang, tapi ini bukanlah lagu dance, melainkan lagu pop ringan yang riang gembira. Dibuka dengan siulan yang merdu, single ini memang sudah menunjukkan indikasi akan rupa aslinya. Vokal Rida sendiri lebih banyak hadir dalam porsi bernyanyi ketimbang ngerap. Tidak ada salahnya karena ia cukup berhasil untuk itu. Pilihan yang cukup unik, mengingat single ini diproduseri oleh DJ Frank E. Single dirilis pada tanggal 24 April. (8/10)

Outasight (Single / Warner Bors) – Now or Never
Outasight merupakan nama panggung dari Richard Andrew, seorang penyanyi dan rapper yang berasal dari New York, Amerika. Album debutnya akan segere beredar, setelah sebelumnya melepas single Tonight is Tonight dan yang terbaru, Now or Never. Single Now or Never ini sendiri adalah sebuah single elektro-pop uptempo yang condong membiarkan Outasight bernyanyi ketimbang nge-rap, meski tetap ada porsi kecil untuk itu. Vokalnya juga tidak begitu istimewa, oleh karenya andalan utama dari single ini memang aransemen lagunya yang ceria dan easy listening dan tentu saja dance-able. Tampaknya tujuan utamanya memang mengajak pendengar untuk larut didalam gemuruh hentakan beatnya. (7/10)

Sammy Adams (Single / RCA) – Only One
Setelah sebelumnya di tahun 2010 sempat merilis album debutnya secara mandiri, Boston’s Boy, rapper dan penyanyi asal Cambridge, Massachusetts, Sammy Adams berkesempatan untuk merilis album dengan major label pertamanya. Album yang belum diketahui judul dan tanggal perilisannya tersebut sejauh ini telah mengeluarkan dua single, Blow Up dan Summertime. Pada tanggal 8 Mei nanti, Adams pun bersiap dengan single ketiganya yang berjudul Only One. Adams tampaknya memang mengejar atensi dari (calon) pendengarnya dengan menghadirkan single yang cukup easy listening. Dengan mengusung elektro-pop yang dance-able, Only One memang lagu pop yang menyenangkan. Gaya bernyanyi Adams yang terkadang mirip dengan sing-talk dipadu pula dengan rap, ditambah dengan hook pada chorus, rasa-rasanya memenuhi syarat untuk menjadi single pop yang efektif. (7/10)

Casper (EP. Just Beginning / NAP Music) – Diamond Girl
Casper Feddema adalah penyanyi pendatang baru asal Belanda kelahiran tahun 1995. Dalam usianya yang baru 16 tahun, ia bisa dikatakan cukup berhasil melambungkan namanya dengan menyanyikan berbagai lagu cover version di saluran YouTube miliknya. Tidak heran jika ia kemudian mendapatkan tawaran untuk merekam album debutnya. Untuk pemanasan ia telah merilis EP pertamanya yang berjudul Just Beginning yang berisi lima buah lagu termasuk single Diamond Girl ini. Musiknya berbau RnB akan tetapi tidak jauh bergerak dari teen-pop ringan easy listening yang tentu saja tidak terlepas dari usia Casper yang masih belia. Selain memiliki gaya musik yang mengingatkan Usher di masa awal karirnya, vokal Casper juga agak sedikit mirip akan Justin Bieber. Apakah Casper akan bisa menyusul kesuksesan Bieber? Kita lihat saja nanti. Produser Caper adalah Full Force, yang berpengalaman bekerjasama dengan The Backstreet Boys, Justin Timberlake, Rihanna, Britney Spears dan banyak lagi. Single dirilis pada tanggal 16 Maret. (7/10)

B.o.B. feat Taylor Swift (Alb. Strange Clouds / Atlantic) – Both of Us
Menjelang perilisan album keduanya, di awal Mei, Strange Clouds, rapper yang tengah naik daun, B.o.B. memutuskan untuk melepaskan single ketiganya untuk album tersebut, Both of Us. Dibuka dengan denting gitar dan (voila) vokal Taylor Swift, Both of Us pada awalnya memang tak mengindikasikan jika ini adalah lagu Hip Hop milik B.o.B. Meski Swift hanya mengisi vokal untuk bagian chorus, namun kita dapat merasakan pengaruh Swift yang cukup kuat pada single yang juga diproduseri oleh Dr. Luke ini. Nuansa sendu dan lirih-lah yang mengisi setiap relung lagu mid-tempo ini meski B.o.B tetap nge-rap dengan penuh stamina seperti biasanya. Kerjasama yang kompak antara B.o.B dan Taylor Swift menjadikan single ini begitu sedap untuk didengar. (8/10)

Special Thanks To Julee, Haris, dll…
Vote for your favourite Exclusive Single here:

Related posts

Leave a Reply