Trending News

Blog Post

Album of The Day: Far East Movement – Dirty Bass
Album of The Day

Album of The Day: Far East Movement – Dirty Bass 

Released by: Universal Music Indonesia

Kesuksesan album Free Wired membuat banyak orang menantikan gebrakan terbaru dari kuartet asal Los Angeles, Kev Nish (Kevin Nishimura), Prohgress (James Roh), J-Splif (Jae Choung), dan DJ Virman (Virman Coquia), yang tergabung dalam Far East Movement. Dan inilah dia, album terbaru mereka, Dirty Bass. Apakah album ini akan sesukses album pendahulunya? Kita lihat saja nanti. Yang pasti itu semua tidak terlepas bagaimana materi yang ditawarkan oleh Far East Movement dalam album ini.

Dirty Bass bagi Far East Movement (FEM) tidak hanya menjadi persembahan lagu-lagu terbaru mereka namun juga menjadi ajang kolaborasi mereka dengan banyak artis lainnya. Album dibuka dengan Dirty Bass yang menampilkan rapper bernama Tyga. Tampaknya tampaknya FEM telah nyaman dengan lagu Hip-hop dengan nuasa dance. Hanya saja kali ini tidak ada hook yang benar-benar mengikat sebagaimana Like A G6 misalnya. KehadiranTyga pun mempertebal aksen Hip-hopnya. Rasa-rasanya bukan awal yang menjanjikan.

Namun memasuki track kedua, Live My Life, album ini mulai menunjukkan geliatnya. Kehadiran Justin Bieber tentu saja menjadi kelebihan tersendiri. Rasa-rasanya kolaborasi antara Far East Movement dan Justin Bieber merupakan salah satu kolaborasi yang cukup ditunggu di skena pop tahun 2012. Dan apakah kerjasama mereka berhasil memberikan sebuah single yang tak kalah asyiknya dari single-single mereka sebelumnya? Well, dengan adanya tangan dingin RedOne dibelakangnya, dipastikan Live My Life adalah sebuah lagu elektro-dance yang super-fun.

Ciri khas RedOne memang melekat dengan erat dan mengingatkan akan banyak lagu-lagu olahannya, namun Far East Movement dan Bieber (kredit lebih untuk vokalnya yang kini terdengar jauh lebih dewasa dan matang) juga cukup mampu dalam memberikan ciri khas mereka sehingga perpaduan talenta yang berbeda ini mengambil rupa sebuah lagu pop seru. Ada satu bonus tambahan, sebuah versi remix dalam gaya Party Rock ala LMFAO.

FEM juga tidak melulu artis-artis dari skena RnB, pop atau dance menjadi mitra mereka. Simak saja lagu If I Die Tomorrow yang memanfaatkan vokal Bill Kaulitz dari band Tokio Hotel. Oleh FEM, Kaulitz diubah menjadi pelantun lagu disko yang semarak. Lagunya memanfaatkan vokal Bill Kaulitz dengan cukup baik. Jika memang tujuannya menjadi anthem lantai dansa, maka rasanya single ini memang bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.

Selanjutnya Dirty Bass dipenuhi dengan banyaknya anthem lantai dansa yang seru dengan menampilkan nama-nama yang memang sudah awam pula. Simak saja degup house di track Where the Wild Things Are yang menampilkan Crystal Kay atau salah satu lagu seru di album ini, Turn Up the Love. Kolaborasi yang prima antara FEM dengan kuartet Cover Drive membuat lagu ini terdengar adiktif. Axident dan Wallpaper, yang menjabat sebagai produser, menghadirkan beat-beat khas house yang memikat namun tak lupa menyuntik dosis pop yang pas.

Apa jadinya sebuah album pesta tanpa kehadiran Pitbull? Jangan kuatir, Dirty Bass pun memberi ruang pada rapper “komoditi panas” ini. Candy, demikian judul lagunya. Sensasi latin menambah serunya lagu ini. Lantai dansa akan semakin seru jika kita memasukkan Fly With U yang menampilkan vokal Cassie di playlist. Dibuka dengan arsiran dubstep, namun akhirnya menunjukkan bentuk house-nya di bagian chorus.

Untungnya FEM tidak melupakan akar Hip-hop mereka, karena masih menyisakan ruang untuk lagu-lagu semacam Basshead yang menampilkan YG atau Flossy yang hadir sebagai lagu RnB mid-tempo yang menghanyutkan. Vokal My Name Is Kay yang lembut mengalun terasa tepat menjadi tandem FEM dalam menyanyikan lagu ini.

Tidak heran jika My Name Is Kay lagi-lagi diajak untuk mengerjakan lagu bertempo sedang dan lembut lainnya, Little Bird. Jangan sampai melewatkan track ini, karena menunjukkan kemampuan FEM dalam mengerjakan lagu yang penuh dengan perasaan dan tidak melulu mengandalkan beat-beat techno atau house. Lembut, lirih dan mengalun. Sangat mengesankan. Tabik kepada Cherry Cherry Boom Boom yang bekerja sebagai produser.

Selintas, di dalam album Dirty Bass, Far East Movement terdengar seperti tidak mengalami perkembangan yang berarti disini. Tipikal dan mungkin tertebak. Banyaknya lagu-lagu dance pastinya akan membuat Dirty Bass masuk ke dalam daftar wajib koleksi bagi para party-goers. Dengan konsep yang rapi dan teknik produksi yang terjaga, Dirty Bass mungkin terdengar sedikit steril ketimbang organis. Akan tetapi, selama mereka masih memiliki kompetensi yang terjaga untuk itu, hey, mengapa tidak?

Official Website

Rate this album: [ratings]

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Dirty Bass” (featuring Tyga) 3:29
2. “Live My Life” (featuring Justin Bieber) 3:57
3. “Where the Wild Things Are” (featuring Crystal Kay) 3:42
4. “Turn Up the Love” (featuring Cover Drive) 3:16
5. “Flossy” (featuring My Name Is Kay) 3:33
6. “If I Die Tomorrow” (featuring Bill Kaulitz) 4:07
7. “Ain’t Coming Down” (featuring Sidney Samson and Matthew Koma) 3:34
8. “Candy” (featuring Pitbull) 3:58
9. “Fly With U” (featuring Cassie) 3:30
10. “Show Me Love” (featuring Alvaro) 3:51
11. “Live My Life (Party Rock Remix)” (featuring Justin Bieber & Redfoo) 4:16
12. “Little Bird” 3:15
13. “Basshead” (featuring YG) 3:48
14. “Lights Out (Go Crazy)” (Junior Caldera featuring Far East Movement & Natalia Kills) 3:10

Related posts

Leave a Reply