Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 04 June
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 04 June 

All Time Low (Single / TBA) – The Reckless and The Brave
Bagi yang kangen dengan All Time Low boleh sedikit bernafas lega karena kuintet pop-punk asal Baltimore ini kabarnya tengah mengerjakan album terbaru mereka. Yang lebih menggembirakan lagi, All Time Low telah merilis secara gratis sebuah single melalui situs resmi mereka pada tanggal 1 Juni yang lalu. Single yang berjudul The Reckless and The Brave ini memang memiliki semua ciri khas yang kita kenal dari All Time Low. Semangat pop punk yang kental dan dipenuhi dengan enerji yang prima dan meledak-ledak. Setelah ATL sudah tidak dikontrak oleh Interscope, mereka memberikan lagu ini secara gratis, tapi tampaknya All Time Low tidak main-main dalam mengerjakan single ini. Belum pasti apakah single ini akan menjadi salah satu materi album baru mereka atau tidak. (8/10)

Alex Band (EP. After The Storm / Killer Tracks) – Get Up
Mantan vokalis The Calling, Alex Band, menghadirkan karya terbarunya dalam sebuah EP berjudul After The Storm. Ada lima lagu yang menjadi materi EP tersebut dengan Get Up menjadi single andalan. Sebagaimana yang kita tahu, Alex memang bisa diandalkan dalam menulis lagu yang menyentuh dengan penghayatan yang prima namun tidak terkesan cengeng. Maka hal tersebut yang bisa disimak saat mendengarkan Get Up, sebuah lagu dengan semangat self-empowerment yang kental. Perpaduan antara beat yang menghentak dan string section yang menyayat bagai dua elemen yang berbeda namun bekerjsama dengan kompak. Intensitas yang dibangun tidak melulu dari alunan musik namun tentu saja kemampuan Alex dalam menyanyikan lagunya dengan baik. EP dirilis pada tanggal 22 Mei. (8/10)

Hedley (Single / Universal Music) – Kiss You Inside Out
Band rock asal Kanada, Hedley, sejauh ini telah merilis empat buah album, dimana album terakhir mereka, Storms, dirilis di bulan November tahun lalu. Tidak lama berselang, Hedley malah melepas sebuah single baru yang berjudul Kiss You Inside Out. Uniknya, dalam single ini Jacob Hoggard, Tommy Mac, Dave Rosin dan Chris Crippin memilih untuk hadir dengan sangat nge-pop. Mulai dari melodi yang sangat easy listening sampai pemilihan elektro-pop sebagai musik latar. Akan tetapi jangan lantas menganggap remeh kemampuan mereka dalam meransemen lagu yang seru. Kiss You Inside Out bisa dikatakan sebagai sebuah lagu pop yang sangat mudah dicerna namun tetap memiliki konsep yang matang dalam pemilihan notasi. Kesan rock juga masih membayangi, karena jikalah elektropop tadi diganti dengan konsep alat musik sebagaimana lagu rock tradisional, lagu ini akan tetap terdengar bagus. Single dirilis pada tanggal 18 Mei. (8/10)

Valerius (Single / Universal) – You’ve Got It
Band Valerius asal Belanda yang beranggotakan kakak beradik Kay (gitaris, vokalis) dan Jesse (gitaris, vokalis), Georgy (drummer), Xander (bassist), dan Jelte (keyboardist) ini pernah mampir ke Indonesia di Java “Soulnation” tahun 2011 lalu. Mereka sudah bersiap dengan album kedua mereka yang rencana rilis tahun ini, dengan single pertama “You’ve Got It” yang sudah dirilis tepat 30 Mei lalu beserta Music Videonya. Seperti single-single yang sebelumnya, “You’ve Got It” terdengar nyaman dan asik buat didengerin buat kamu yang suka Pop Rock. (8/10)

Imagine Dragons (EP. Continued Silence / Interscope) – It’s Time
Sekali lagi grup rock asal Las Vegas, Amerika merilis EP terbaru mereka, yaitu Continued Silence, yang dirilis pada tanggal 14 Februari yang lalu, tepat dihari kasih sayang, Valentine! Beramunisi enam buah lagu, single jagoan untuk EP ini adalah It’s Time. Meski tetap mengusung semangat rock namun Imagine Dragons tidak lantas tenggelam dalam riuhnya instrumen elektrik atau gebukan drum yang membahana. Ada sesuatu yang romantis dalam It’s Time. Mungkin disebabkan oleh melodi yang sangat mengalir dan sangat mudah disimak karena It’s Time menghadirkan aransemen yang cukup sederhana. Kekuatan utama memang pada vokal Dan Reynolds yang powerful namun tidak terdengar berlebihan dalam memberi aksentuasi maskulin. Takarannya pas. Hasilnya, sebuah lagu yang sangat menyentuh, terlepas dari unsur rock yang melekat tadi. (8/10)

Before You Exit (Single / Before You Exit) – End of the World
Connor, Riley, Braiden dan Thomas adalah empat remaja asal Amerika yang tergabung dalam sebuah band pengusung pop-rock bernama Before You Exit. Single ini diproduseri oleh Bobby Huff dan dirilis pada tanggal 10 Januari yang lalu. Mengingat usia mereka yang masih muda maka tidak heran jika musik yang mereka usung memang terkesan cerah ceria dan santai. Mengusung semangat pop yang sangat easy listening tentu saja mereka berharap nama kumpulan mereka nantinya akan mendapat perhatian yang lebih dari publik. Kita lihat saja. Yang pasti, single End of The World ini cocok juga menjadi teman di musim panas yang hangat. (7/10)

Misha B (Single / Sony Music) – Home Run
Misha B mungkin tidak memenangi ajang X-Factor musim kedelapan yang lalu (hanya finish di posisi keempat), namun tampaknya masa depannya di industri musik cukup cerah. Karir profesionalnya dimulai dengan tertariknya Sony Music untuk mengontraknya dan bersiap untuk merilis album debut Misha B. Sampai album tersebut dirilis, kita bisa menyimak single terbarunya yang berjudul Home Run yang dirilis pada tanggal 1 Juni kemarin melalui situs Soundcloud. Diproduseri oleh rapper MNEK, single Home Run jelas bertujuan untuk memberi highlight pada kemampuan vokal Misha B. Sebuah lagu yang memadukan antara soul, Hip-hop dan dance, Home Run memberi ruang bagi Misha B tidak hanya bernyanyi (yang penuh dengan enerji dan prima) namun juga nge-rap. Beat dubstep yang dipadu dengan beat ala Jamaika menambah seru lagunya. (8/10)

Calvin Harris feat. Example (Single / Columbia) – We’ll Be Coming Back
Album ketiga Calvin Harris rencananya akan dirilis pada bulan September mendatang, namun ia seolah tak kenal lelah dengan membanjiri kita dengan single-single terbarunya. Tidak terasa, tiba-tiba sudah hadir single keempat milik Harris yang diberi judul We’ll Be Coming Back dan menampilkan vokal penyanyi asal Inggris bernama Elliot John Gleave atau yang lebih dikenal dengan Example. Tentu saja Harris juaranya dalam mengaransemen lagu dance yang meski pop-ish namun tidak kehilangan nuansa house-nya. Begitu juga dengan We’ll Be Coming Back ini. Tetap diisi oleh derap beat musik elektronika-dance, namun hadir dengan atmosfir yang jauh lebih laidback dan tenang. Yang pasti, We’ll Be Coming Back masih memiliki beat dan hook yang sangat catchy. Single dirilis di bulan Juni ini. (8/10)

Karmin (EP. Hello / Epic) – I Told You So
Setelah beberapa lagu pop manis, kali ini giliran subgenre Hip-hop yang dipilih oleh duo Karmin sebagai single terbaru mereka. Maka dirililah I Told You So pada tanggal 9 Mei yang lalu. Dengan durasi hanya 2:49 menit, I Told You So memang terdengar ringkas dan padat. Lagu murni memang menjadi ajang unjuk kebolehan Amy Heidemann dalam nge-rap yang tak kalah dengan banyak rapper perempuan terdepan. Iringan gitar memberi warna tersendiri, sehingga musik yang penuh tenaga juga terdengar sedikit nge-rock. Kabarnya lagu ini merupakan tribut Karmin kepada lagu Look At Me Now milik Chris Brown yang dulu pernah mereka nyanyi ulang dalam akun YouTube mereka. Sayangnya, durasi yang terlalu pendek dengan beat yang terlalu rapat, membuat lagu ini terdengar sedikit tanggung. Namun, secara keseluruhan, bolehlah dipuji usahanya. (7/10)

Justin Bieber (Alb. Believe / Island) – Die In Your Arms
Die In Your Arms adalah single promosi untuk album ketiga Justin Bieber, Believe. Meski begitu single ini tetap memiliki kekuatan tersendiri dari seorang Justin Bieber yang tengah beranjak dewasa. Diproduseri oleh Rodney Jerkins, Dennis Aganee Jenkins, dan Travis Sayles, Die In Your Arms mengambil sampel dari lagu lawas milik Michael Jackson yang berjudul We’ve Got a Good Thing Going. Justin Bieber tampaknya memang berupaya keras untuk hadir dalam gaya bermusik yang jauh lebih matang yang dibuktikan dengan pemilihan lagu yang bercorak soul-RnB seperti lagu ini. Tidak ada lagu nada-nada imut dan manis ala remaja karena Bieber mencoba untuk bernyanyi dengan mengandalkan ritme yang soulful. Meski tidak terlampau istimewa, namun upayanya boleh juga dan cukup berhasil menjadikan single ini untuk didengar berulangkali. Single dirilis pada tanggal 29 Mei dan sempat mencicipi #1 iTunes US. (8/10)

Miho Fukuhara feat. Leona Lewis (Alb. The Best of Soul Extreme / Sony Music) – Save Me
Sejak memulai karirnya di tahun 2006, solois Jepang, Miho Fukuhara, telah berkembang menjadi salah satu penyanyi perempuan yang cukup diperhitungkan. Di tahun 2012 ini ia membuat gebrakan dengan mengajak Leona Lewis untuk menjadi teman duetnya dalam single Save Me. Single ini menjadi single andalan untuk album terbaru Miho, The Best of Soul Extreme yang merupakan kompilasi dari dua EP yang telah dirilisnya, Soul Extreme I (2011) dan Soul Extreme II (2011). Kolaborasi antara dua penyanyi dari dua negara yang berbeda ini ternyata mampu tampil dengan sangat kompak dan padu. Miho mampu menjadi tandem yang sempurna bagi vokal Leona yang poweful. Single Save Me ini adalah sebuah balada penuh power, sesuatu yang tak asinng bagi Leona, karena ia memang terkenal dengan kemampuannya dalam menyanyikan lagu sejenis dengan penjiwaan serta emosi yang kuat. Syukurnya ternyata Miho pun tak kalah juara dalam menyanyikan bagiannya. Hasilnya, sebuah lagu yang sangat syahdu, melankolis namun juga penuh dengan intensitas. Single dirilis pada tanggal 23 Mei. (9/10)

Special Thanks To Julee, Haris, dll…
Vote for your favourite Exclusive Single here:

Related posts

Leave a Reply