Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 11 June
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 11 June 

Conor Maynard (Alb. Contrast / Parlophone) – Vegas Girl
Conor maynard harus benar-benar memanfaatkan peluang yang datang kepadanya. Album pemuda 19 tahun ini, Contrast akan dirilis pada tanggal 30 Juli. Dan setelah kesuksesan single Can’t Say No, maka menyusul kini single keduanya, Vegas Girl. Selintas kita seolah-olah mendengarkan inkarnasi seorang Justin Timmberlake, mulai dari gaya bernyanyi sampai pemilihan lagu pop-RnB dengan style Hip-hop yang diusung. Meski tidak terlalu orisinil, akan tetapi Vegas Girl masih cukup asyik untuk didengarkan. Tempo dan tempo masih setipe dengan Can’t Say No, yang mudah-mudahan bukan pertanda jika albumnya nanti akan diisi oleh lagu-lagu yang setipe. Single dirilis pada tanggal 22 Juli. (8/10)

Alexandra Stan (Single / Columbia) – Lemonade
Penyanyi yang merupakan komoditi panas asal Romania, Alexandra Stan, tampaknya sudah siap untuk membuat namanya semakin dikeal luas. Dengan kesuksesan album debutnya, Soxobeats, di tahun 2011 yang lalu, Stan sudah mempersiapkan sensasi pop terbarunya dengan Lemonade. Pada tanggal 4 Juni, Stan melepas video Lemonade di situs video YouTube dan akan dilepas ke pasar dalam bulan ini juga. Single yang diproduseri MAAN Studio tampaknya benar-benar dirancang untuk menyambut musim panas yang hangat dan meriah. Dengan mengambil elemen reggae dan dusbtep, Lemonade terdengar begitu segar dan didukung dengan vokal Stan yang sensual. Sebuah perpaduan maut yang sulit untuk tidak menyukainya. Bubblegum pop at its best! (8/10)

Austin Mahone (Single / A.M. Music) – Say Something
Satu lagi penyanyi jebolan situs YouTube. Perkenalkan Austin Mahone, remaja 16 tahun asal Amerika yang digadang-gadangkan sebagai penerus JUstin Bieber. Namun setelah mendengarkan single Say Something, kesan yang didapat seolah-olah ia ingin menjadi anggota keenam dari boyband Inggris, One Direction. Yep, Say Something mengingatkan pada lagu-lagu One Direction, sebuah pop ringan dengan melodi yang gampang dicerna serta kental dengan keceriaan remaja. Kita lihat saja nanti kemana arah bergeraknya musikalitas Austin Mahone, apakah akah meninggalkan jejak yang berkesan atau hilang begitu saja. Single dirilis pada tanggal 5 Juni. (7/10)

Ciara feat. 2 Chainz (Alb. One Woman Army / Epic) – Sweat
Ciara is back! Bersiap-siaplah dengan perilisan album kelima miliknya, One Woman Army pada bulan Oktober mendarang. Masih lama memang akan tetapi Ciara sudah mempersiapkan single pertamanya untuk album tersebut yang berjudul Sweat. Dengan mengajak Esther Dean sebagai mitra penulis lagu, Ciara mempersembahkan sebuah anthem RnB yang sangat menggebu dan intens. Beat yang berderap kencang diwarnai dengan rap dari 2 Chainz. Tricky Stewart yang bertindak sebagai produser menjalankan tugasnya dengan baik dan memanfaatkan kekuatan vokal Ciara untuk melebur dengan lagunya. Single dirilis pada tanggal 19 Juni. (7/10)

Cody Simpson (Alb. Paradise / Atlantic) – Got Me Good
Akhirnya album debut Cody Simpson akan rilis juga. Bersiap-siaplah di tanggal 2 Oktober nanti membeli albumnya di toko CD. Masih lama memang, namun tidak menghalangi Cody untuk merilis single kedua untuk album tersebut setelah So Listen. Maka dirilislah Got Me Good, sebuah pop-rock laidback ala-ala Jason Mraz di tanggal 25 Mei yang lalu. Namun tentu saja Cody tak akan mengusung lagu dengan tema yang dewasa atau berat, karena Got Me Good masih berkisah tentang romansa remaja yang penuh warna. Imbuhan gitar akustik yang merdu menjadi teman bagi Cody menyanyikan lagu yang sangat easy listening ini. Tidak terlalu istimewa, namun untuk ukuran seorang penyanyi remaja, lagu ini boleh juga untuk disimak. (8/10)

LeAnne Mitchell (Single / Universal Republic) – Run To You
Selamat kepada LeAnne Mitchell yang telah memenangi ajang pencarian bakat The Voice UK musim tayang pertama. Mitchell rasanya memang pantas menjuarai The Voice versi Inggris ini karena memiliki vokal yang sangat powerful dan berkelas. Single pertamanya adalah Run To You yang tak lain merupakan single lawas Whitey Houston yang sekarang sudah bisa dianggap klasik, Run to You, yan merupakan soundtrack dari film The Bodyguard. Materi lagunya memang sudah bagus sehingga yang diperlukan Mitchell adalah membawakan lagu ini dengan interprestasinya sendiri tanpa terlupa emosi serta kekuatan vokal yang prima. Syukurlah Mitchell bisa menjawab tantangan tersebut, meski harus diakui versi Houston jelas lebih superior. Single dirilis pada tanggal 3 Juni. (8/10)

Justin Young feat. Colbie Caillat (Single / Unsigned) – Puzzle Pieces
Dalam beberapa tahun terakhir ini Justin Kawika Young memang lebih sering membantu Colbie Caillat sebagai gitaris dan backing vocalist , akan tetapi sebenarnya ia telah merilis delapan buah album semenjak tahun 1995 hingga 2003. Kini Colbie Caillat tampaknya berkeinginan agar Justin mendapat exposure yang jauh lebih luas ketimbang hanya ditanah kelahirannya di Hawaii sana. Kelebihan Justin, selain memiliki vokal yang bagus dan ketrampilan dalam memainkan alat musik, ia juga mampu menulis lagu-lagunya sendiri. Puzzling Pieces adalah buktinya. Sebuah lagu pop-akustik dengan sentuhan folk, Justin dan Colbie terdengar begitu kompak dalam membawakan lagunya. Iringan gitar yang merdu terdengar mendayu dan manis, membius pendengaran kita. Videonya sendiri telah dirilis pada tanggal 8 Juni yang lalu dan semoga dalam waktu dekat bisa dirilis secara luas. (8/10)

Lawson (Single / Polydor) – When She Was Mine
Ditengah banyaknya band pengusung pop-rock yang banyak beredar di skena musik akhir-akhir ini, kita kedatangan pendatang baru asal Inggris yang bernama Lawson. Terdiri atas Andy Brown, Adam Pitts, Joel Peat dan Ryan Fletcher, Lawson telah merilis single debut mereka yang berjudul When She Was Mine pada tanggal 27 Mei yang lalu. Hebatnya, mereka telah menorehkan prestasi dengan mencapai posisi 4 di tanggal lagu Inggris. Sebuah awal yang cukup menjanjikan. Single When She Was Mine ini sedikit mengingatkan akan lagu-lagu pop-rock yang dulu banyak beredar di akhir dekade 90-an. Dengan nuansa retro dan sekaligus pendekatan kekinian, single ini memang terdengar sangat renyah di kuping. (8/10)

Noisettes (Single / Vertigo) – Winner
Pada tanggal 25 April, band indie-rock asal Inggris, Noisettes melepas preview single terbaru mereka, Winner, melalui situs SoundCloud. Sebuah teaser yang sangat menggoda. Namun kita harus sabar menunggu perilisan single ini pada tanggal 13 Agustus nanti, apalagi album terbaru mereka yang masih dalam tahap pengerjaan. Masih dengan semangat rock yang kental, namun kali ini Noisettes memberi imbuhan elektro-pop yang cukup padat pada lagunya. Perpaduan yang tepat membuat lagu ini memang cocok untuk memanaskan lantai dansa dan konser sekaligus karena dipastikan mengundang tubuh untuk bergerak secara intens mengikuti lagunya. Dengan teaser yang sangat menggoda seperti ini, jelas kita merasa tidak sabar lagi dengan album terbaru mereka. (8/10)

Zedd feat. Mathew Koma (Single / Interscope) – Spectrum
Anton Zaslavski atau yang lebih dikenal dengan Zedd mungkin masih berusia belia, 22 tahun, akan tetapi tampaknya menunjukkan masa depan yang cerah sebagai produser dan DJ pengusung elektro-house. Bahkan seorang Lady Gaga sudah mengajak DJ asal Jerman ini untuk melakukan remix lagu Born This Way dan Merry The Night. Sebagaimana umumnya tradisi DJ, maka Zedd kerap merilis single demi single untuk memperkaya resume kerjanya. Dan lagu Spectrum ini adalah single terbarunya. Menampilkan vokal Mathew Koma, Spectrum adalah sebuah single house yang seru. Dengan memasukkan dubstep yang tengah nge-trend, bukan berarti lantas menjadi tempelan, akan tetapi masuk dengan pas ke dalam struktur lagunya. Single Spectrum ini merupakan single pertamanya setelah bergabung dengan label Intesrcope. (8/10)

Big Bang (EP. Still Alive / YG Entertainment) – Monster
Big Bang semakin menunjukkan taji-nya jika mereka adalah salah satu boy-group Korea Selatan terbaik saat ini. Simak saja single terbaru mereka, Monster. Meski memiliki gaya dan struktur ala elektro-pop dengan beat synth yang tebal, namun mereka menyanyikan lagu ini dengan kekuatan emosi yang prima. G-Dragon dan T.O.P. kebagian porsi ngerap seperti biasa, sedang jatah vokal tentu saja jatuh kepada Taeyang, Seungri dan Daesung, yang mereka semua menjalankan tugasnya dengan baik. Akhirnya, lagu malah terdengar begitu pedih dan mengharukan. G-Dragon dan T.O.P terjun langsung dalam menulis lagu ini. Salah satu keistimewaan Big Bang tentu saja. Monster sendiri merupakan bagian dari edisi repackaged EP Alive yang sebelumnya telah menghasilkan hits raksasa seperti Blue dan Fantastic Baby. (8/10)

Special Thanks To Julee, Haris, dll…
Vote for your favourite Exclusive Single here:

Related posts

Leave a Reply