Trending News

Blog Post

Single of The Day: Coldplay feat. Rihanna – Princess of China
Single of The Day

Single of The Day: Coldplay feat. Rihanna – Princess of China 

Released by: Warner Music Indonesia

Siapa pun mungkin tidak akan mengira jika Coldplay akan hadir dengan sebuah lagu duet. Dalam sejarah mereka, correct me if i was wrong, hal seperti ini memang tidak pernah terjadi. Makanya sangat mengejutkan jika dalam album kelima mereka, Mylo Xyloto, Coldplay memutuskan untuk menghadirkan sebuah lagu dengan konsep duet. Lebih mengejutkan lagi saat Chris Martin dan teman-teman memilih Rihanna, one of the reigning pop princesses, sebagai teman duet mereka. Maka hadirlah Princess of China sebagai sebuah saksi sejarah.

Ok. Memang terdengar agak berlebihan. Namun secara konsep diatas kertas, duet ini tidak akan berhasil. Coldplay dengan semangat pop-rock eklektiknya dan Rihanna dengan balutan ultra-catchy-electro-oriented-pop-nya. Namun siapa nyana, ternyata Princess of China berhasil menjembatani perbedaan tersebut dan meleburkan estetika bermusik Coldplay dan Rihanna dengan solid. Mengadopsi rock, elektro-pop, dan RnB, Princess of China kemudian hadir dengan sangat mulus. Renyah dan ringan disatu bagian namun tetap memiliki kedalaman yang subtil untuk menimbulkan rasa haru.

Lagu dibuka dengan sampel Takk dari Sigur Rós, atmosfir gelap dan murung kemudian mendominasi aransemennya. Meski begitu beat synth yang berat dan ritmis pun berdegup, mengarsir musik dengan konsisten untuk berperan sebagai latar bagi Chris Martin dan Riri yang bergantian menyaikan bait-bait liriknya, sebelum akhirnya Riri mendapat porsi mencurahkan perasaan di dalam chorus yang sangat emosionil. Kemudian vokal mereka bertemu dalam outro yang terdengar pedih, “Cause you really hurt me / No you really hurt me.”

Keberhasilan Princess of China terletak pada kemampuan Coldplay mengadopsi gaya bermusik Riri kedalamnya namun tetap melabelinya dengan beat dan atmosfir yang gloomy tapi megah ala Coldplay. Memang, tidak heran jika kemudian banyak yang berkomentar jika lagu ini cenderung terlalu Rihanna-driven. Tidak memiliki kedalaman secara filosofis seperti umumnya lagu-lagu milik Coldplay. Akan tetapi, pada awalnya Martin diam-diam berharap Riri mau menyanyikan lagu ini. “In like a dream scenario, we had a song that I’d secretly kind of written to see if Rihanna would want to sing it … and then the rest of the band wanted to keep it, so we came up with the idea of asking her to sing it with us, and, to our great surprise, she said okay,” demikian terangnya. Dan bagai mimpi jadi nyata, ternyata Riri benar-benar mau membantu Coldplay dalam mewarnai lagu ini.

Yes. Basically it’s a pop song. Akan tetapi seharusnya kita tidak perlu benar-benar merasa kaget karena toh Mylo Xyloto memang diniatkan oleh Coldplay untuk menjadi album pop mereka. Meski begitu, saya masih perlu bantuan untuk mengerti, mengapa lagu ini diberi judul Princess of China (nervous chuckles). Musik video untuk lagu ini juga digarap dengan serius oleh duo Adria Petty dan Alan Bibby yang bertindak sebagai sutradara. Dengan mengambil konsep ala film-film WuXia (atau silat Mandarin), terutama House of Flying Dagger karya Zhang Yimou, video menampilkan Chris Martin dan Rihanna sebagai sepasang kekasih yang tampaknya tengah mengalami friksi dan kemudian memutuskan untuk melakukan duel.

Tata artistik MV ini harus dipuji karena terlihat cukup detil, memiliki tekstur yang kaya dan tingkat keakuratan yang cukup tinggi. Perhatikan tangan kiri Riri yang membentuk jurus, saat tangan kanannya memegang pedang. Jika sering melihat film-film WuXia tentu paham jika hal tersebut merupakan suatu detil yang tepat. Meski begitu tetap ada beberapa hal yang cukup menganggu, mengingat berseting di tanah Tiongkok, what the hell those ninjas doin’ over there?“. Terlepas dari itu, secara umum, MV cukup berhasil menjadi narasi dari esensi lagu yang ingin disampaikan, apalagi akting Martin dan Riri ternyata juga dapat tampil dengan cukup meyakinkan.

Once upon a time we burned bright/ Now all we ever seem to do is fight,” dan Princess of China jelas merupakan salah satu lagu pop menyenangkan yang pernah kita dengar.

Lihat videonya.

Official Website.

Rate this single: [ratings]

(Haris / CreativeDisc Contributor)

LYRIC
Ohhhhh…

[Chris Martin:]
Once upon a time somebody ran
Somebody ran away saying fast as I can
I’ve got to go… got to go

Once upon a time we fell apart
You’re holding in your hands the two Halves of my heart
Ohhhhh, ohhhhh!

Ohhhhh…

[Rihanna:]
Once upon a time, we burn bright
Now all we ever seem to do is fight
On and on…
And on and on and on…

Once upon a time on the same side.
Once upon a time on the same side, the same game
And why’d you have to go, have to go and throw it all on my fame

[Chorus:]
I could’ve been a Princess, You’d be a King
Could’ve had a castle, and worn a ring
But no, you let me go

I could’ve been a Princess, You’d be a king
Could’ve had a castle, and worn a ring
But no, you let me go

And stole my star

[Beat Break]

La, la, la, la, la, la, la, la
You stole my star la, la la la la laaaaaa

Oooooooh-oh oh oooooooh oh oh oh ohhhhhhhhh
Oooooooh-oh oh oooooooh oh oh oh ohhhhhhhhh

[Outro:]
Cause you really hurt me
No you really hurt me
Cause you really hurt me
No you really hurt me
Cause you really hurt me
Ooooooooh no you really hurt me
Cause you really hurt me
Ooooooooh no you really hurt me…

Related posts

Leave a Reply