Trending News

Blog Post

Album of The Day: Usher – Looking 4 Myself (Deluxe Edition)
Album of The Day

Album of The Day: Usher – Looking 4 Myself (Deluxe Edition) 

Released by: Sony Music Indonesia

Delapan belas tahun semenjak album debutnya, ternyata Usher masih tetap mampu menjadi salah satu penyanyi dekade 90-an yang bertahan dalam menepis gelombang penyanyi yang setiap saat datang. Keberhasilan Usher mungkin tidak terlepas dari kemampuan Usher untuk mengadoptasi trend serta dinamika industri musik yang tengah berkembang. Album ketujuhnya, Looking 4 Myself mungkin dapat menjadi pembuktian untuk itu.

Dibuka dengan Can’t Stop Won’t Stop yang mengambil sampel lagu lawas Uptown Girl, Looking 4 Myself sudah menujukkan jika dentum elektro-pop akan menghiasi dasar RnB yang selama ini kita kenal dari seorang Usehr. Kehadiran will.i.am yang bertindak sebagai produser berperan besar dalam menentukan atmosfir lagunya. It’s very will.i.am-esque. Tidak terlalu istimewa, namun menjanjikan. Saat anthem house berjudul Scream masuk kemudian yang bertempo kencang dalam gaya dance yang tebal. Tangan dingin Max Martin dan Shellback berada di belakang Scream sebagai produser. Tidak heran jika single ini terdengar sangat enjoyable dan memiliki stuktur melodi yang sangat mudah untuk diserap. Hook yang kuat juga menjadi andalan utama. Hentakan dance yang kental mengundang para pendengar untuk bergerak-gerak menghentakkan tubuh. Intinya, formula lagu pop-dance yang kuat sudah ditangan Usher untuk single Scream

Namun Usher tampaknya tidak hanya ingin menjejali kita dengan lagu-lagu dance, maka dia memilih Climax sebagai lagu berikutnya, dengan tempo medium yang memberi ruang gerak yang lebih luas kepada vokal berkarakter miliknya. Yep, Climax yang juga dibantu tulis oleh Major Lazer Man ini hadir dalam sebuah balad RnB yang sangat groovy. Usher pun dengan leluasa meliuk-liukan vokalnya untuk mengantarkan emosi di dalamnya. Namun ada Diplo yang menjabat sebagai produser di belakangnya, sehingga tidak heran jika penggunaan sound-sound elektronika masih mengambil peran meski tidak tampil dengan berlebihan dan melulu berfungsi sebagai pengiring bagi Usher dengan memberi sentuhan ritmis yang dinamis. Mellow namun tetap sensual dan romantis.

Memasuki track berikutnya, I Care For You, kita tiba-tiba seolah mendengar Skrillex menyembul. Yep, arsiran dubstep yang tebal menjadi andalan lagu ini. Jangan kuatir, Usher masih menyanyikan lagunya dengan kemampuan bernyanyi RnB yang prima, hanya saja perpaduan yang terjadi membuat lagu ini terdengar lebih nge-pop. Danja menjadi orang yang bertanggung jawab untuk lagu ini, begitu pula halnya dengan track berikutnya, Show Me. Dengan beat yang bergerak teratur, Show Me adalah sebuah elektro-pop yang menyenangkan. A light dance song with heart. Ringan dan entertaining.

Dalam Lemme See, Usher tampil dengan lebih tradisional, sebagaimana Usher yang kita kenal dulu. Dibantu oleh vokal tamu dari Rick Ross, Lemme See adalah sebuah nomor RnB dengan tone yang cukup gelap namun tidak pernah kehilangan semangat popnya. Jangan kuatir, lagu tersebut bukan satu-satunya materi dengan konsep RnB konvensional yang dimiliki oleh album ini. Simak saja Dive, sebuah “balada” yang mengandalkan vokal ketimbang musik atau What Happened to U yang lirih dan romantis. Sementara itu Pharrell mencoba memberi dimensi soul yang kental untuk lagu Twisted. Menghentak dan bombastis, dimana drum machines bermain dengan maksimal. Klasik dan kontemporer menjalin dengan gemilang, membuat Twisted terdengar begitu berkesan.

Tapi Looking 4 Myself ternyata tidak melulu berisi lagu-lagu elektro-pop/dance/RnB. Ia juga menjadi sarana bagi Usher untuk memperluas dinamika bermusiknya. Track juga yang menjadi judul album ini menampilkan semangat indie-pop ala-ala Foster The People kedalamnya. Dan ternyata Usher cukup mampu memberi ruh “indie pop” tadi ke dalamnya.

Untuk edisi Deluxe, album juga memberikan empat buah lagu yang pantas untuk disimak. Meski masih bercorak ala club-banger, akan tetapi lagu-lagu ini memiliki pengaruh RmB atau Hip hop yang cukup kental. I.F.U. (hmmm, apakah ini singkatan dari I F*ck yoU?) adalah sebuah pop RnB yang intim dan sensual, sementara Say the Words menghadirkan elemen pop-urban yang cozy dan Usher bernyanyi dengan menggunakan teknik falseto yang prima. 2nd Round yang sedikit gelap dan Hot Thing yang seru dan meriah menjadi penutup album yang pas.

Namun, pada akhirnya album ini menyerah pada bentuk umumnya, dance. Album memberikan ruang untuk Numb yang bergaya euro-dance-house, yang merupakan kreasi antara lain Steve Angello dan Sebastian Ingrosso, sebagai produser. Yang paling istimewa jelas Euphoria, karena tak tanggung-tanggung, Usher mengajak band pengusung indie-pop-elektronika Swedish House Mafia untuk membantunya mengerjakan track Euphoria. Kerjasama mereka ternyata cukup kompak dan solid dalam menghadirkan dentum house-campur-dubstep-nya.

Tentu saja Looking 4 Myself bukan album terbaik dari Usher. Apalagi jika ditilik sebagai album yang inventif. He had done better album than this. Akan tetapi, satu yang menjadi catatan adalah dimana Usher tetap mampu me-maintain dirinya untuk tetap adaptif terhadap perkembangan musik yang terjadi, namun tidak benar-benar menepiskan akar musikalitasnya. Pada akhirnya, album ini memang terdengar sebagai sebuah album pop yang easy listening ketimbang benar-benar mengeksplorasi kekuatan Usher sebenarnya.

Untuk fans hardcore Usher, mungkin saja hanya beberapa track yang bisa memuaskan, sementara untuk penggemar lagu-lagu pop/dance, jelas, Looking 4 Myself akan menjadi salah satu album yang akan sangat bisa dinikmati.

Official Website

Rate this album: [ratings]

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Can’t Stop Won’t Stop” 3:51
2. “Scream” 3:55
3. “Climax” 3:53
4. “I Care for U” 4:08
5. “Show Me” 3:43
6. “Lemme See” (featuring Rick Ross) 4:13
7. “Twisted” (featuring Pharrell) 3:43
8. “Dive” 3:47
9. “What Happened to U” 4:22
10. “Looking 4 Myself” (featuring Luke Steele) 4:12
11. “Numb” 3:46
12. “Lessons for the Lover” 5:07
13. “Sins of My Father” 3:56
14. “Euphoria” 4:20
BONUS TRACKS
15. “I.F.U.” 4:02
16. “Say the Words” 4:01
17. “2nd Round” 3:22
18. “Hot Thing” (featuring A$AP Rocky) 3:27

Related posts

Leave a Reply