fbpx

Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 09 July
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 09 July 

P!nk (Alb. The Truth About Love / RCA) – Blow Me (One Last Kiss)
Hoaaa! The return of Ms. Alecia Beth Moore is really impressive. Beat mungkin berdetak kencang, namun justru dia bernyanyi dengan penuh bulir-bulir emosi yang riuh, seperti perasaan yang terbuncah dengan deras, menghanyutkan dan mengiris perasaan. Dan kita sebagai pendengar seperti terserat arusnya yang deras. Moore atau yang lebih kita kenal dengan P!nk benar-benar tampil prima dengan single Blow Me (One Last Kiss) ini. Seolah-olah mengindikasikan jika ia sudah sangat siap untuk kemali memanaskan industri musik. Kerjasama yang kompak dengan Greg Kurstin mungkin yang menyebabkan single ini terdengar begitu berkesan. Kita tunggu saja nanti bagaimana gebrakan P!nk selanjutnya dengan album keenamnya yang diberi judul The Truth About Love itu. Single dirilis pada tanggal 3 Juli. (9/10)

Blur (Single / EMI) – Under The Westway / The Puritan
Untuk comeback-nya, Blur ternyata memberi kejutan yang menyenangkan, karena mereka tidak merilis hanya satu namun dua single sekaligus, yaitu Under The Westway dan The Puritan. Dan bagi yang kangen dengan musik ala Blur di awal karir mereka, maka boleh bersuka cita. Under The Westway adalah sebuah lagu pop minimalis dengan piano memainkan peranan penting sebagai instrumen. Gloomy, dark and moody. Sementara The Puritan adalah kebalikannya. Sebuah synth pop retro 80-an cerah ceria dengan imbuhan elektronika untuk meramaikan lagunya. Damon Albarns hadir dengan murung di Under The Westway sementara terdengar bersemangat dalam The Puritan. Apa pun itu, sebuah persembahan yang sangat manis dari Blur. Single dirilis pada tanggal 2 Juli. (8/10)

Celine Dion (Alb. Sans Attendre / Columbia) – Parler à Mon Père
Tampaknya Celine Dion pun memutuskan untuk memberikan album double feature untuk comebacknya, yaitu album berbahasa Inggris, Water and a Flame dan Perancis, Sans Attendre. Bukan yang aneh juga, karena tahun 2007 yang lalu ia melakukan hal yang serupa, yaitu Taking Chances dan D’elles. Wah, ternyata sudah lima tahun berselang semenjak album studio terakhir sang Diva Pop. Kali ini mari kita bahas single pertamanya untuk album Sans Attendre, yaitu Parler à Mon Père. Sebuah pop progresif yang dipastikan akan memuaskan para penggemar Celine. Aksen Perancis yang kental memberi kesan eksotis yang unik. Didukung pula dengan semacam cengkok yang jarang terdengar di lagu-lagu berbahasa Inggrisnya. Menyenangkan. Single dirilis pada tanggal 2 Juli. (8/10)

Kelly Rowland feat. Lil’ Wayne (Single / Universal Motown) – Ice
I think Kelly Rowland is definitely an amazing singer. All her need is a good song. Dan syukurlah single terbarunya, Ice, memberikan Kelly Rowland kesempatan untuk menunjukkan kekuatan dirinya. Ice memang tidak terlalu menonjolkan kekuatan vokal Kelly yang powerful, namun lebih cenderung memberi ruang bagi Kelly untuk tampil dengan sangat verastil. Bahkan dengan memakai teknik whispering sekalipun ia mampu tampil dengan prima. Pitch yang sempurna dan sangat smooth. Dan yang paling penting, penghayatan yang prima. Ini penting karena Ice adalah sebuah lagu mid-tempo dengan atmosfir sensual dan intim yang pekat, sehingga jika dinyanyikan dengan pendekatan yang salah, lagu akan terdengar aneh. Kehadiran Lil’ Wayne sebenarnya tidak begitu penting, selain hanya sebagai aksesoris untuk lagunya. Tapi tak mengapa. Ice direncanakan sebagai lead single untuk album terbaru Kelly. (8/10)

Ryan Cabrera (Single / EMI) – Home
Satu lagi penyanyi dalam daftar minggu ini yang sudah cukup lama tidak merilis materi baru. It’s Ryan Cabrera, folks. Siapa yang sudah kangen? Sukurlah Ryan sudah mempersiapkan single terbaru untuk penggemarnya dan tak tanggung-tanggung, Home, demikian judul singlenya, diberikan secara gratis melalui akun facebook milik Ryan Cabrera mulai tanggal 3 Juli yang lalu. Home adalah sebuah lagu balada minimalis yang penuh dengan perasaan. Apalagi Ryan menanyikannya dengan iringan denting piano dan string sections yang mengalun lembut dibelakangnya. Empat tahun masa hiatus tampaknya akan cukup terpuaskan akan hadirnya single Home ini. (8/10)

Sabrina (Alb. Acoustic Love Notes / Universal Music) – Somewhere Down The Road
Sabrina mungkin masih memilih lagu-lagu cover version dalam bentuk akustik dalam album terbarunya, Acoustic Love Notes, namun ada pendekatan yang cukup berbeda dalam konsep yang diapungkannya kali ini. Kali ini ia memilih lagu-lagu cinta populer untuk dinyanyi ulang. Ada kejutan, karena ternyata bakal ada empat buah lagu baru dan orisinil yang akan dinyanyikannya. Sebuah kemajuan yang cukup berarti. Meski begitu, untuk single pertama, Sabrina tetap memilih lagu cover version sebagai andalan. Maka hadirlah Somewhere Down The Road milik Bary Manilow yang dinyanyikan secara lembut seperti biasanya oleh Sabrina. (8/10)

Chris Wallace (Single / ThinkSay Records) – Remember When (Push Rewind)
Up-and-coming Chris Wallace kabarnya digadang-gadangkan sebagai male version of Katy Perry dan P!nk. Dan ternyata Chris sendiri tidak terlalu keberatan dengan sebutan seperti itu. Mengklaim musiknya sebagai “hard hitting pop music“, Chris mencoba untuk mewarnai skena musik pop yang sudah penuh sesak. Mencermati single terbarunya, Remember When (Push Rewind) rasa-rasanya terlalu berlebihan jika membandingkan Chris dengan P!nk atau Katy Perry, karena meski elektro-pop dengan rasa rock, musiknya terdengar cukup berbeda. Memang, unsur rock tadi terdengar cukup kental melalui perantaraan vokal Chris, namun secara umum ini memang sebuah lagu pop musim panas yang ser. Single dirilis pada tanggal 12 Juni. (8/10)

Timomatic (Single / Sony Music) – If Looks Could Kill
Bersiaplah untuk berpesta bersama Timomatic! Penyanyi asal Australia ini mungkin menyanyikan lagu dengan judul yang cukup seram, If Looks Could Kill, namun single yang diproduseri oleh duo DNA Songs, Anthony Egizii dan David Musumeci, adalah sebuah lagu elektro-pop dance yang sangat bergelora. Beat-beat yang menghentak diikuti oleh hook yang yang kuat di chorusnya. Pola lagunya memang agak repetitif, dimana verse dan chorus yang terus menerus diulang sampai lagu usai, namun syukurlah tidak terdengar membosankan sama sekali. Hasilnya, If Looks Could Kill adalah lagu teman pesta yang galau, haha. Single dirilis pada tanggal 23 Maret. (8/10)

Justice Crew (Alb.Party Mix / Sony Music) – Boom Boom
Tujuh pria yang dangat luwes menari dan tergabung dalam grup yang bernama Justice Crew telah berhasil memenangkan acara pencarian bakat Australia’s Got Talent musim ke empat di tahun 2010 yang lalu. Meski memiliki basic sebagai penari, namun ternyata, setelahnya mereka kerap merilis single demi single, termasuk yang paling mutakhir ini, Boom Boom. Ditulis oleh Jay Sean dan diproduseri oleh David Guetta, Boom Boom merupakan single dance bertempo cepat yang dipastikan akan mengeksplorasi kemampuan menari mereka di panggung. Namun, single ini juga sebenarnya sangat catchy untuk menjadi pengantar bergoyang di lantai dansa. Single dirilis pada tanggal 29 Juni dan masuk di album “Party Mix” yg dirilis oleh Sony Music Indonesia. Justice Crew juga akan mengadakan showcase di Jakarta tgl 13-14 Juli ini. (8/10)

Little Mix (Single / SyCo) – Wings
Perrie Edwards, Jesy Nelson, Leigh-Anne Pinnock dan Jade Thirlwall mungkin tidak beruntung saat mencoba tampil solo dalam ajang The X-Factor musim ke delapan, tahun lalu. Namun setelah digabung dalam sebuah grup, mereka malah menoreh prestasi sebagai pemenang. Kini Little Mix, demikian mereka disebut, bersiap-siap dengan album debut mereka. Sebagai pemanasan, akan dirilis Wings sebagai single andalan untuk album tersebut. Wings sendiri rencananya akan dirilis pada agustus mendatang, namun sudah disiarkan melalui radio mulai tanggal 2 Juli. Wings sendiri adalah sebuah old school RnB dengan paduan Soul yang menghentak serta imbuhan mars yang berderap, yang uniknya membuat WIngs terdengar cukup urban dan kontemporer. Yang pasti sangat memamerkan kekuatan vokal para personelnya. (8/10)

2NE1 (Single / YG Entertainment) – I Love You
Blackjacks, brace yourself, coz 2NE1 is back! Album sophomore kumpulan yang terdiri dari CL, Bom, Dara dan Minzy ini memang masih dalam tahap pengerjaan, namun tampaknya mereka sudah tak sabar untuk melepaskan kerinduan kita. Maka dilepaslah single I Love You yang merupakan buah karya komposer terkenal Korea Selatan, Teddy Park. Park tampaknya memang mengerti benar imej edgy dan fierce yang diusung oleh 2NE1 sehingga menulis lagu dengan struktur yang tak terduga. Bergerak perlahan di satu bagian namun tiba-tiba menghentak ala musik dance di bagian lain, seperti yin dan yang, panas dan dingin. Beat-beat yang catchy membuat single ini terdengar sangat adiktif. Lagu kemudian ditutup oleh rap yang rapat oleh CL dan Minzy, menutup dengan sempurna lagunya. Single dirilis pada tanggal 5 Juli. (8/10)

Special Thanks To Julee, Haris, dll…
Vote for your favourite Exclusive Single here:

Related posts

Leave a Reply