Trending News

Blog Post

Top 10 Music Videos: John Mayer
Top 10 Lists

Top 10 Music Videos: John Mayer 

John Mayer memang tidak begitu banyak memiliki koleksi video musik. Hanya ada 14 buah video yang pernah dikerjakannya dan dirangkum dari 5 buah album studio dan 18 single. Tentu saja memilih top 10 video milik Mayer akhirnya relatif cukup mudah. Namun ternyata sulit juga untuk kemudian mengurutkannya berdasarkan peringkat. Pada akhirnya, berikut 10 video terbaik John Mayer menurut Creativedisc.com

10. Say (Alb. Continuum, 2006)

Video Say termasuk dangat sederhana. Hanya menggambarkan Mayer bernyanyi dengan diiringi oleh gitarnya di sebuah ruangan. Sepanjang video berdurasi 3:44 menit ini kita hanya menyaksikan “penampakan” ini dari berbagai sudut pengambilan kamera. Namun entah mengapa kita sama sekali tidak merasa bosan menyaksikannya. Entah karena Mayer sangat menjiwai pengambilan gambar untuk video ini atau memang Vem, sang sutradara, yang cukup cerdas mengatur tempo dan jukstaposisi adegan sehingga tetap terasa dinamis dan intens.

09. Daughters (Alb. Heavier Things, 2003)

Daughters adalah single ke tiga dari album kedua Mayer, Heavier Things. Video musiknya digarap oleh Mario Sorrenti dan menampilkan visual yang sangat sederhana. John Mayer bernyanyi dengan diiringi oleh gitarnya. Pemakaian teknik hitam putih memberi penekanan pada lagunya yang minimalis. Sementara itu model terkenal asal Australia, Gemma Ward, menjadi talent di dalam video ini. Berbeda dengan Mayer, adegan-adegan yang menampilkan Ward hadir dengan penuh warna, memberi aksen kontras yang unik. Ward pun tidak tampil dengan belebihan. Shot lebih banyak mengambil wajahnya secara close-up dan menampilkan berbagai ekspresi. Agak monoton memang, akan tetapi memiliki nilai artistik yang cukup tinggi.

08. Waiting on the World to Change (Alb. Continuum, 2006)

New York tampaknya sudah menjadi kota kesayangan John Mayer untuk ditampilkan di dalam musik videonya. Dan masih ada adegan “traveling”. Namun kali ini video juga memperlihatkan aktifitas seni grafiti yang dilakukan oleh sekelompok orang. Sangat sederhana sekali. Tidak ada pola narasi khusus. Adegan bolak-balik berganti-ganti antara Mayer bernyanyi dengan aktifitas seni grafiti. Satu yang menarik, sama sekali tidak terlihat memainkan gitarnya. Video disutradarai oleh Philip Andelman.

07. Clarity (Alb. Heavier Things, 2003)

Diset sebagai single kedua untuk album Heavier Things, Clarity memiliki video musik dengan konsep yang cukup menarik, hasil olahan tangan dingin sutradara video musik beken, Little X. Berlokasi di sebuah pantai, John Mayer digambarkan menghabiskan harinya, sedari siang hingga malam “berkeliaran”. Sembari bernyanyi tentu saja. Di adegan tertentu ia bahkan mengajak para figuran untuk menjadi penyanyi latar bagi dirinya. Disaat lain ia tampak menjadi penumpang di sebuah mobil convertible. Kesan santai dan laidback memang sangat pas memadu dengan konsep musiknya.

06. Half of My Heart (Alb. Battle Studies, 2009)

Materi asli Half of My Heart dalam album keempat Mayer, Battle Studies, adalah menampilkan vokal Taylor Swift sebagai “vokal latar”. Tentu saja konsep duet ini dapat menjadi modal yang kuat untuk menarik perhatian banyak orang. Tidak heran jika lagu ini kemudian dirilis sebagai single ketiga untuk album tersebut. Sayangnya, untuk versi video musiknya, vokal Swift disunat dan hanya tampil dengan amat singkat dibagian paruh ketiga. Tidak heran jika videonya kemudian tidak menampilkan Swift sama sekali. Namun begitu, konsep romantis masih dapat ditemui dalam videonya. Tone yang lembut dengan gradasi ungu mempercantik secara visua. Sedang secara narasi, tentu saja ada adegan Mayer bernyanyi dengan gitarnya. Namun kali ini ia pun “diharuskan” untuk sedikit berakting.

05. Who Says (Alb. Battle Studies, 2009)

Tampaknya John Mayer memang senang dengan video yang memperlihatkan dia berjalan kesana-kemari, selain bermain gitar tentu saja. Demikian juga dengan Who Says yang merupakan single pertama untuk album keempat Mayer, Battle Studies. Kedua ciri khas tersebut ada di video yang dikerjakan oleh P. R. Brown ini. Namun inti dari video ini tanpaknya adalah tentang kegelisahan. Bisa dilihat kontras adegan antara keriuhan dalam keramaian dan adegan Mayer bernyanyi sendiri di sebuah ruangan. Dan jangan lupakan ia berjalan-jalan di malam hari di sekitar kota New York, baik berjalan kaki maupun berkendaraan. Nuansa sendu yang ada di dalam lagunya entah mengapa terasa padu dengan suasana yang digambarkan di dalam videonya.

04. Shadow Days (Alb. Born and Raised, 2012)

Video Shadow Days arahan sutradara Philip Andelman ini tampaknya berusaha tampil kontemplatif, sesuai dengan tema lagunya. Dan untuk pertama kalinya kita melihat John Mayer berambut sangat gondrong dan sedikit berewokan di dalam musik videonya dan sedikit mengingatkan akan Johnny Depp. Sepanjang durasi, kita bisa melihat Mayer bernyanyi ditemani sang gitar dengan tatapan yang konstan pada kamera. Pandangannya melembut, seolah-olah meminta maaf dan pengertian. Setingnya sendiri adalah outdoor dan berpindah-pindah, demi memberi penekanan pada dinamika. Shadow Days adalah single pertama untuk album kelima Mayer, Born and Raised.

03. Bigger Than My Body (Alb. Heavier Things, 2003)

Bigger Than My Body mempunyai konsep yang sangat pas sasaran. Mayer, seperti biasa, dihadirkan dengan bernyanyi sembari bermain gitar. Nah yang menjadi pencuri perhatian justru adalah hadirnya speaker yang ditumpuk sehingga membentuk siluet speaker raksasa. John bernyanyi dan menarik perhatian orang banyak, yang sayangnya justru lebih tertarik kepada suara yang keluar dari speaker ketimbang Mayer yang bernyanyi didekatnya. Mereka semua melewatinya dan berkumpul disekitar speaker. Hanya seorang perempuan cantik yang berhenti tepat di depan Mayer dan menikmati permainan Mayer. Mayer juga digambarkan melayang saat bernyanyi dengan penuh antusias. Sebuah metafora yang sangat tepat dengan tema lagunya bukan? Video ini merupakan kreasi sutradara bernama Nigel Dick.

02. Queen of California (Alb. Born and Raised, 2012)

Ini adalah video John Mayer yang paling fresh from the oven! Baru saja rilis. Namun Nigel Dick, yang bertindak sebagai sutradara, patut diacungi jempol karena mempersembahkan salah satu video musik terbaik dari John Mayer. Video dibuka dengan adegan Mayer bermain gitar (tentu saja) disebuah kamar. Lantas ia berjalan tanpa berhenti nyaris sepanjang durasi dengan beberapa kali berhenti untuk nge-jam bersama sebuah band. Menariknya, video ini dicoba tampilkan dalam one shot saja (meski sebenarnya jelas pada beberapa bagian mengalami proses editing) dan latar belakang yang terus berganti, mulai dari kota, hutan sampai daerah bersalju. Diujung durasi, video akan menguak rahasia pembuatannya. Sangat menarik.

01. Your Body Is a Wonderland (Alb. Room for Squares, 2002)

Your Body Is A Wonderland adalah lagu yang membuat nama John Mayer meroket dan sontak terkenal dimana-mana. Namun yang juga mencuri perhatian adalah video musiknya. Disutradarai oleh Jim Gable, Your Body Is A Wonderland merupakan salah satu video yang cukup memorable. Padahal konsep yang diusungnya sangat sederhana. John Mayer yang terlihat masih sangat muda dan cute tampil dengan ciri khasnya, bermain gitar. Namun video juga memperlihatkan adegan dirinya yang tengah melakukan flirting kepada seorang perempuan. Aksi saling menggoda mereka inilah yang menghantarkan kesan intim dan sensual pada videonya. Sebagai selingan, video juga memperlihatkan Mayer yang bernyanyi di sebuah pertunjukkan. Sebuah video yang sangat efektif untuk memperkenalkan musik dan sosok John Mayer ke tengah khalayak ramai.

(Haris / CreativeDisc Contributors)

Related posts

Leave a Reply