Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single – 24 Sep
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single – 24 Sep 

One Direction (Alb. Take Me Home / SyCo) – Live While We’re Young
Para Directioners, bersiaplah dengan kehadiran album kedua One Direction “Take Me Home” yang rencananya akan dirilis pada tanggal 12 November mendatang. Single pertama untuk album tersebut adalah Live While We’re Young. Ditulis oleh Rami Yacoub, Carl Falk dan Savan Kotecha, single berjenis pop rock ini agak sedikit mengingatkan single-single yang membesarkan nama mereka, seperti What Makes You Beautiful. Tidak masalah memang, karena untuk sebuah band pop, formula memang penting untuk menarik perhatian fans lama. Single ini dirilis pada tanggal 30 September. (8/10)

Lana Del Rey (Alb. Born to Die: Paradise Edition / Interscope) – Blue Velvet
Mungkin kita mengenal Blue Velvet sebagai salah satu film milik sutradara kenamaan David Lynch. Namun aslinya sebenarnya merupakan sebuah lagu lawas yang ditulis oleh Bernie Wayne dan Lee Morris, yang dinyanyikan pertama kali oleh Ray Mason di tahun 1950 dan dipopulerkan oleh Tony Bennett ditahun berikutnya. Kali ini Lana Del Rey menyanyikan lagu tersebut sebagai single pertama untuk album re-relase Born to Die, Paradise Edition. Dan memang lagu sadcore seperti ini memang sepertinya memang sudah menjadi ciri khas yang melekat di diri Del Rey. Blue Velvet dengan sempurna dibawakan olehnya. Melankoli, moody, sendu, akan tetapi terdengar begitu indah dan melenakan. Single dirilis pada tanggal 20 September. (9/10)

Pink (Alb. The Truth About Love / RCA) – Try
Setelah menggebu melalui single pertamanya, Blow Me (One Last Kiss), Pink menghadirkan lagu yang lebih “galau” sebagai single kedua, yaitu Try. Ditulis oleh busbee dan Ben West serta di produseri oleh Greg Kurstin, Try menampilkan kekuatan vokal Pink dalam menyanyikan lagu yang memerlukan penghayatan yang prima. Dan meski masih tetap kental dengan nuansa rok, bisalah kita sebut Try sebagai lagu semi-balada, karena memiliki prasyarat untuk itu. Tempo mungkin bergerak dalam tatanan medium, namun pada intinya lagu Try ini merupakan sebuah lagu pedih yang sedih. Single dirilis pada tanggal 6 September. (8/10)

Tegan & Sara (Single / Sire) – Closer
Duo Tegan & Sara yang terdiri atas kakak-adik kembar, Tegan dan Sara Quin, akan merilis album ke tujuh mereka yang rencananya akan rilis di bulan Januari 2013 nanti. Akhir-akhir ini mereka sering kali terlibat dalam proyek musik house karya DJ-DJ populer seperti Tiesto, Morgan Page dan David Guetta. Apakah hal tersebut akan mempengaruhi gaya bermusik mereka. Mendengarkan Closer, single terbaru mereka, rasa-rasanya mungkin memang ada sedikit, dimana irama dance terdengar cukup intens, meski jelas arsiran utamanya adalah tetap indie-rock, sebagaimana yang kita kenal dari mereka. Single dirilis pada tanggal 25 September. (8/10)

Lifehouse feat. Natasha Bedingfield (Single / Geffen Records) – Between The Raindrops
Siapa nih yang kangen dengan Lifehouse? Mereka tengah megerjakan album terbaru mereka, lho? Rasa-rasanya sih album itu masih lama baru akan rilis, karena masih dalam proses pengerjaan. Namun sebagai pemuas rindu, tidak ada salahnya mencicipi single terbaru mereka, Between The Raindrops, yang menampilkan vokal sahabat mereka, Natasha Bedingfield. Dibuka dengan chant yang harmonis dan merdu, kesan syahdu segera merasuk ke sumsum lagunya. Namun sebenarnya lagu ini bukan melulu lagu sendu, karena hadir dengan sangat menghentak di chorusnya, tanpa menepikan kesan sendu tadi. Kerjasama yang kompak dengan Bedingfield merupakan nilai lebih. Single dirilis pada tanggal 11 September. (9/10)

Deftones (Alb. Koi No Yokan / Reprise) – Leathers
Koi No Yokan. Terdengar agak berbau-bau Jepang. Namun, demikianlah judul album ketujuh milik band pengusung alternative metal asal Amerika, Deftones. Single pertamanya adalah Leathers, yang dilepas secara gratis melalui situs resmi mereka, sekaligus perilisan daftar track yang terdapat di album tersebut, pada tanggal 19 September. Vokal Chino Moreno tetap garang seperti biasanya, mengikuti distorsi gitar elektrik milik Stephen Carpenter. Moreno mungkin terdengar memekik sepanjang durasi lagu, namun ada sesuatu yang dinadanya yang membuat lagu ini terdengar gelisah. Ambiance kelam yang dibangun suskes menjadi tandem dari riuhnya aransemen musik Deftones. (8/10)

Missy Elliott feat. Timbaland (Alb. Block Party / Atlantic) – 9th Inning
Ditengah dominasi Nicki Minaj sebagai rapper perempuan terdepan, Missy Elliot dengan percaya diri memutuskan untuk kembali dari hiatus dengan bermodalkan lagu-lagu yang mengusung semangat Hiphop era 90-an yang dulu membesarkan namanya. Saat mendengarkan salah satu single terbarunya, 9th Inning, rasa-rasanya memang Elliot cukup berhasil dalam menjalan misinya. Hip hop ala 90an yang edgy dipoles dengan pendekatan kekinian, sehingga lagunya terdengar cukup berbeda dengan kebanyakan lagu Hip hop jaman sekarang yang kental dengan nuansa dance. Timbaland hadir sebagai produser dan tandem nge-rap Elliot, pun mempertebal kesan tadi. 9th Inning dirilis pada tanggal 18 September, secara simultan dengan Triple Threat. (8/10)

Pitbull feat. TJR (Alb. Global Warming / RCA) – Don’t Stop the Party
Tidak terasa, Pitbull sudah akan mau merilis album ke tujuhnya saja. Setelah Back In Time yang merupakan soundtrack untuk film Man In Black III dan Get It Started yang menampilkan Shakira, rapper plontos ini menghadirkan single terbarunya yang berjudul Don’t Stop the Party. Well, tampaknya Pitbull memang belum bosan-bosannya berpesta yah? Kali ini hadir DJ dan produser asal Amerika yang bernama TJR untuk membantunya. Nothing’s new actually. Same old, same old. Bagi yang menggemari musik dance ala Pitbull mungkin single ini akan menyenangkan. Single dirilis pada tanggal 18 September. (7/10)

Yannick Bovy (Alb. Better Man / Universal Music) – Theoretical Love
Yannick Bovy diklaim sebagai penerus dari Michael Bublé . Well, mungkin ada benarnya juga. Mulai dari vokal, gaya bernyanyi sampai penampilan fisik yang tak kalah ganteng. Namun begitu, penyanyi 25 tahun asal Belgia ini masih harus menujukkan kemampuan musikalitasnya sendiri ketimbang hanya menjadi pengekor. Single Theoretical Love ini merupakan bagian dari album debutnya, Better Man. Mendengarkannya memang sontak kita seolah mendengarkan Michael Bublé bernyanyi. Hanya saja dalam versi yang jauh lebih light. Single ini sudah dirilis oleh Universal Music Indonesia pada tanggal 19 September ke radio-radio. (7/10)

Only Seven Left (Alb. Anywhere From Here / EMI) – Higher
Only Seven Left adalah band Rock asal Belanda. Yup! Sama dengan Valerius. Band ini beranggotakan Roderick Knijnenburg (piano), Hinne Winterwerp (bass), Bjørgen van Essen (lead vocals, guitar), Bram de Wijs (drums), Jochem Winterwerp (guitar). Band ini mengusung Piano Rock yang setipe dengan The Fray dan Keane. ‘Higher’ merupakan single terbaru dari ketiga mereka “Anywhere From Here” yg dirilis bulan April 2012 di Belanda. ‘Higher’ terdengar tak asing bagi kita, dengan alunan piano, dan juga opening ‘ooo ooo ooo’ yang langsung bikin kita semangat mendengarkan lagu ini. (8/10)

Yuna (Alb. Yuna / FADER) – Decorate
Let’s enjoy the breezy music of Yuna with Decorate. Mendengarkan single yang menjadi andalan untuk album Amerikanya ini memang sangat melenakan. Mulai dari instrumen yang tertata rapi membawa alunan musik mengayun dan foly sampai pada vokal manis Yuna yang demikian pas membawakan lagunya. Tidak heran jika kita begitu larut dalam buaian lagunya ini. Dara 25 tahun asal Kedah, Malaysia, yang bernama lengkap Yunalis Mat Zara’ai ini memang merupakan penyanyi muda yang sangat layak untuk diperhatikan. Kekuatan utamanya tidak hanya pada vokal yang kuat namun juga pilihan musiknya yang berkelas. Single dirilis pada tanggal 15 Maret yang terkompilasi dalam EP berjudul sama. (9/10)

Special Thanks To Julee, Haris, dll…
Vote for your favourite Exclusive Single here:


Related posts

Leave a Reply