fbpx

Trending News

Blog Post

Exclusive Interview With Yannick Bovy
Artist Interviews

Exclusive Interview With Yannick Bovy 

Image and video hosting by TinyPic
Yannick Bovy adalah penyanyi Swing Pop asal Belgia. Boleh dibilang ada kemiripan dengan Michael Buble, dari segi suara. Debut albumnya “Better Man” sudah dirilis dengan single pertama “Theoritical Love”. Dan kita diberi kesempatan oleh Universal Music Indonesia untuk melakukan phone interview langsung dengannya. Simak interview kita dibawah ini dan juga bisa didengarkan dengan klik podcast soundcloud kita dibawah…

Hi, Yannick..
Saya Rendy dari CreativeDisc.com , Indonesia. Apa kabar?

v I’m doing just fine.. Great.. Bagaimana denganmu?

Saya baik-baik juga.. Selamat atas dirilisnya album perdanamu, terutama di Indonesia.
v Terima kasih banyak..

Jadi apa kesibukanmu saat ini?
v Bermusik, lots of music.. Saya sedang mempersiapkan diri untuk penampilan pembuka konser Lionel Richie di Antwerp, Belgia. Minggu lalu saya mengadakan konser disini juga, sangat menyenangkan, karena Antwerp adalah kampung halaman saya. Jadi saya banyak berlatih dan bermusik tentunya.

Bisa ceritakan sedikit mengenai debut albummu, “Better Man”?
v Tentu saja, itu album pertama saya, dan merupakan pengalaman pertama saya menghabiskan waktu yang panjang di studio. Dan untuk mengerjakan album ini diperlukan visi yang sama antara saya, manajer, ayah saya, dan pihak Universal Belgia, dan kami menyatukan semua ide-ide, kemudian memilih lagu yang sesuai standar untuk masuk ke dalam album ini yang sesuai dengan identitas saya. Saya memulai semuanya di Belgia dengan satu single terlebih dahulu yang berjudul “She’s Even More Beautiful”, and it instant airplay all over the country.. Sangat menyenangkan, dan saat itulah kami menyadari bahwa kami akan membuat sebuah album. Begitulah awalnya. Dan pengerjaan album tersebut memakan waktu satu tahun, and it’s just been great to do that.. Saya rasa sangat penting untuk dimengerti sebagai seorang artis atau penyanyi untuk memiliki sebuah identitas, dan harus dilakukan di jalurnya (bermusik), dan saya harap siapapun yang mendengarkan musik saya bisa menyadarinya dan terhubung dengan yang lagu-lagunya. It’s been really a joyride for me.. It’s been great!

Dan single pertamamu (dari album ini) adalah “Theoretical Love”. Bisa ceritakan sedikit mengenai lagu tersebut?
v Lagu tersebut menceritakan mengenai pergumulan (struggle) antara dua orang (pasangan) yang ragu apa yang akan mereka lakukan terhadap cintanya, apakah hanya sebatas teori saja atau perlu pengorbanan kecil, dan lihat kemana arah (hubungan) mereka. Jika kamu tidak tahu banyak soal kehidupan, cinta, atau kemana semuanya mengarah, kadang-kadang kamu harus memiliki keyakinan pada diri sendiri dan pasanganmu and just give it a go and try everything.. Dan jangan terlalu memegang kendali, you have to be able to give yourself all the way..

Pesan yang sangat mendalam..
v Ya, kurang lebih seperti itu pesan yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut.

Apa lagu favoritmu dalam album tersebut?
v Lagu berjudul “Better Man” adalah track favorit saya. Karena itu saya memberi judul yang sama untuk album saya.

Siapa yang menginspirasimu dalam bermusik?
v Banyak hal. Tapi sangat menginspirasi saya untuk bermusik dan bernyanyi adalah ayah saya. Ayah adalah panutan bagi saya, karena ia seorang pemusik, juga banyak membuat karya-karya musik dan bernyanyi bersama band nya. Saya banyak mendengar musik dan nyanyian di dalam rumah saya. Keluarga saya adalah keluarga yang musikal, dan mereka selalu bernyanyi sepanjang hari.

Musik yang kamu bawakan ber-genre swing-pop dengan penampilan yang rapi. Dan orang-orang sering membandingkan kamu dengan Michael Buble. Bagaimana kamu menyikapi perbandingan tersebut?
v Buat saya perbandingan itu adalah pujian yang sangat berarti. Karena saya rasa banyak yang lebih baik dari saya untuk dibandingkan dengannya. He’s a great artist, he’s a great performer.. Dan dia menjadi contoh yang baik, dan saya belajar banyak dari dia. Dan bisa dibandingkan dengannya, buat saya adalah hal yang sangat membanggakan. Tapi saya juga memiliki identitas sendiri, dan jika orang-orang mendengarkan album saya, saya harap mereka bisa terkoneksi dengan apa yang saya lakukan, dan mereka bisa bilang ‘Hey, ini bukan Michael Buble, tapi Yannick Bovy”. Saya ingin menampilkan siapa diri saya sebenarnya. Memang saya menyanyikan lagu berirama Swing, saya memakai jas juga, dan orang-orang secara otomatis membandingkan saya dengannya. Saya rasa banyak juga penyanyi yang berpenampilan sama dengan saya dan bernyanyi dengan big band. Namun, saya rasa perbandingan tersebut terjadi karena tidak begitu banyak penyanyi dengan gaya yang sama seperti ini. Saya rasa saya juga memiliki suara yang setipe dengan Michael, banyak yang bilang pada saya, dan itu tetap menjadi komplimen buat saya. Mungkin jika suatu hari saya berkesempatan berduet dengannya, kamu akan mendengarkan perbedaannya.

Apa kamu fans berat Michael Buble?
v Tentu. Saya pikir apa yang dikerjakannya sangat baik, menyenangkan. Saya pernah melihat konsernya, dan ia sangat bagus.

Jika kamu punya kesempatan untuk berkolaborasi, siapa artis pilihanmu, selain Buble?
v Diana Krall atau Tony Bennett. Banyak kolaborasi impian saya yang saya rasa kecil kemungkinannya untuk mewujudkannya, but never say never, dan saya sangat senang jika semuanya bisa terjadi.

Jika kamu punya kesempatan untuk merekam sebuah album diluar genre bermusikmu saat ini, genre apa yang akan kamu pilih?
v Oh, saya suka musik Soul. Dan di album ini ada lagu “My Cherie Amour” yang memiliki unsur Soul di dalamnya. Saya sangat menyukai musik Soul dan tidak ragu untuk bereksperimen dengannya. Namun, saya akan tetap berada di jalur musik yang saya mainkan saat ini.

Apa perasaanmu mengetahui musikmu diterima dimana-mana, seperti di Indonesia ?
v That’s absolutely amazing.. Saat dimana manajer saya bilang bahwa album saya dirilis di banyak negara, saya langsung jatuh dari kursi saya. Benar-benar menyenangkan..

Apa kamu berencana mengadakan tur dunia?
v Ya, dan akan dimulai bulan November mendatang. Dan saya akan kesana. Sudah ada rancangan jadwal untuk itu, belum rampung memang, namun sudah hampir selesai. Saya akan datang ke beberapa negara di Asia, dan Indonesia menjadi salah satu tujuannya.

Ada pesan-pesan untuk penggemarmu disini?
v Ya, tentu saja. Saya harap saat mereka mendengarkan albumsaya, mereka bisa terhubung dengan semua pesan dan emosi yang saya tuangkan dalam lagu-lagu tersebut, dan bisa menjadi inspirasi hidup. Semoga musik saya bisa membuat mereka senang, dan bisa diterima dengan baik. Itu pesan saya untuk mereka.
Baiklah. Kami sangat menunggu kehadiranmu disini.
v Saya juga..

Special Thanks To Universal Music Indonesia
Interview by : Rendy
Mixed by : @cung2

Related posts

Leave a Reply