Trending News

Blog Post

October Artist Highlight – No Doubt
Reviews

October Artist Highlight – No Doubt 

Image and video hosting by TinyPic

Di tahun 90-an, siapa yang tidak mengenal dan mungkin hafal dengan sebuah lagu yang berjudul Don’t Speak. Berkat ketenaran lagu tersebut, maka berimbas pada populeritas oleh band yang menyanyikan lagunya, yaitu No Doubt. Band yang terdiri atas Gwen Stefani (vokal), Tony Kanal (basis – kibordis), Tom Dumont (gitaris – kinordis) dan Adrian Young (drummer) kemudian sukses sebagai salah satu band papan atas di dekade 90-an yang berkat kerja keras mereka, berhasil mempertahankan prestasinya hingga saat ini.

Banyak yang mengira jika Tragic Kingdom (1995), album di mana Don’t Speak bernaung, merupakan album debut band pengusung ska-punk ini. Padahal, sebelumnya No Doubt sudah merilis dua album, yaitu No Doubt (1992) dan The Beacon Street Collection (1995), yang sayangnya tidak begitu sukses. Dan bahkan Don’t Speak sendiri merupakan single ketiga untuk album Tragic Kingdom, setelah Just A Girl dan Spiderweb.

No Doubt sendiri tidak mengalami kesuksesan secara instan. Mereka perlu perjuangan untuk bisa sukses. Diprakarsai di tahun 1986 oleh duo Eric Stefani dan John Spence, No Doubt berawal dari nge-jam bareng di garasi Eric, dengan mengumpulkan orang-orang yang diajak bergabung oleh duo Eric dan John, yaitu Gwen Stefani (vokal latar), Jerry McMahon (gitar), Chris Leal (bass), Gabe Gonzalas (trumpet), serta Alan dan Tony Meade (saxophone). Eric Stefani sendiri bertugas sebagai kibordis sedang John Spence menjadi vokalis. Selanutnya Tony Kanal bergabung sebagai basis yang disusul oleh Paul Caseley (trombone) dan Eric Carpenter (saxophone). Di periode ini Tony dan Gwen sempat berpacaran secara backstreet, karena ada aturan tak tertulis di antara para personel untuk tidak mengencani Gwen yang merupakan adik dari Eric.

Di bulan Desember 1987, John Spence melakukan aksi bunuh diri, tepat sebelum mereka manggung di Roxy Theater untuk kepentingan album rekaman. Band memutuskan untuk bubar, meski bergabung kembali setelah beberapa minggu kemudian. Alan Meade mengambil alih posisi vokalis. Namun saat Alan keluar, Gwen-lah yang kemudian mengambil alih posisi tersebut. Sebuah tindakan yang cukup krusial untuk memulai langkah mereka di industri musik kemudian.

Di awal 1988, Tom Dumont meninggalkan band pengusung heavy metal bernama Rising dan memutuskan untuk bergabung dengan No Doubt dan menggantikan Jerry McMahon. Tidak berapa lama kemudian Adrian Young menggantikan Chris Webb sebagai drummer. Dengan formasi ini, No Doubt mulai manggung di acara-acara kampus maupun klub. Bahkan mereka sempat satu gig dengan Red Hot Chili Pepper di Cal State Long Beach. Paul Caseley (trombone) keluar dari No Doubt di bulan Juli 1989.

Berkat resume mereka yang impresif, terutama aksi panggung GwenStefani, Tony Ferguson kemudian mengajak band ini bergabung di perusahaan rekaman baru bernama Insterscope di tahun 1990 dengan kontrak yang mencakup beberapa album. di tahun 1992, album self-titled No Doubt pun dirilis. Tidak ada single yang dirilis, meski sebuah video musik untuk lagu berjudul Trapped in a Box dilepas. Sayangnya saat itu wabah grunge tengah memuncak, sehiingga tidak heran jika album ini tidak sukses secara komersil dan hanya mampu menjual 30.000 kopi. Untuk mempromosikan album tersebut No Doubt memutuskan untuk melakukan tur keliling Amerika, yang sayangnya tak didukung oleh Interscope. Sayangnya, tur tersebut juga tidak sukes.

Di periode ini, Eric Stefani, mulai tidak aktif di band. Namun mereka tetap mengerjakan materi untuk album kedua mereka. Nasib kurang berpihak, karena Interscope menolak apa yang mereka kerjakan dan memasangkan No Doubt dengan produser Mathew Wilder. Eric tidak menyukai campur tangan kreatifitas ini dan pada akhirnya benar-benar berhenti rekaman atau latihan. Dia keluar dari No Doubt di tahun 1994 untuk melanjutkan karirnya di dunia animasi dengan serial The Simpson. Tony sendiri akhirnya putus dengan Gwen setelah berpacaran selama 7 tahun dengan alasan perlu ruang gerak untuk dirinya sendiri.

Interscope bingung dengan apa yang harus mereka lakukan dengan materi yang dikerjakan oleh No Doubt untuk album kedua mereka tersebut, sehingga mengizinkan label indie Trauma Records, untuk mengurusi album tersebut. The Beacon Street Collection, demikian judul albumnya, rilis di bulan Maret 1995. Dengan materi yang cukup berbeda dengan album debut mereka, album tersebut berisi lagu-lagu yang memadukan antara semangat punk rock 80-an dengan grunge yang tengah menjadi trend dan akhirnya terjual tiga kali lipat dari debut mereka. Di bulan Oktober tahun yang sama, album Targic Kingdom, album yang umumnya berisi tentang hubungan kasih yang terhempas antara Gwen Stefani dan Tony Kanal, pun dirilis.

Tragic Kingdom pun membuka jalan mereka menuju kesuksesan. Dua single pertama, Just A Girl dan Spiderwebs pun cukup sukes untuk mengangkat nama mereka. Namun momentumnya tentu saja single ketiga mereka, yaitu single balada berjudul Don’t Speak yang menduduki posisi nomor satu di banyak negara, tidak hanya Amerika. Tragic Kingdom pun kemudian sukes dan mungkin menjadi satu-satunya album No Doubt dengan penjualan terbaik, yaitu sebanyak 16 juta keping untuk perederannya di seluruh dunia. Berkat Don’t Speak, No Doubt pun menyabet nominasi Grammy untuk kategori Song of the Year dan Best Pop Performance by a Duo or Group with Vocal. .Kesuksesan yang diraih membuat No Doubt sibuk dengan berbagai agenda, sehingga selama lima tahun mereka tidak mengerjakan album lagi, sampai kemudian rilisnya album Return of Saturn (2000) dan dan Rock Steady (2001). Meski tidak bisa menyamai kesuksesan Tragic Kingdom, secara komerisl, namun album-abum ini pun dipuji kritikus dan mengukuhkan nama No Doubt sebagai band terdepan.

Meski begitu, setelah merilis album kompilasi hits mereka dalam The Singles 1992–2003, di tahun 2003, No Doubt kemudian memutuskan untuk melakukan hiatus dan masing-masing personel berkonsentrasi pada proyek pribadi mereka. Di periode ini menandakan prestasi Gwen Stefani sebagai pop icon karena kesuksesan dua album solonya, Love. Angel. Music. Baby (2004) dan The Sweet Escpae (2006).

Namun, ternyata No Doubt masih menyimpan bara untuk musik mereka, sehingga pada tahun 2008, mereka membekukan status hiatus dan mulai mengerjakan album terbaru mereka. Setelah pengerjaan yang cukup panjang, akhirnya di tahun 2012, album ke enam mereka yang diberi judul Push and Shove pun dirilis di tanggal 25 September.

Kini Gwen Stefani, Tony Kanal, Tom Dumont dan Adrian Young pun kembali hadir dengan memberi sentuhan baru dalam dimensi ska yang diusung oleh No Doubt dengan Push and Shove yang siap menandakan kembalinya mereka ke dalam kancah skena musik Dunia. Dan oleh karena itu CreativeDisc dan Universal Music Indonesia memilih No Doubt menjadi salah satu Artist Highlight di bulan Oktober 2012 ini!

Official Website No Doubt
Official Facebook No Doubt
Official Twitter @nodoubt

Related posts

Leave a Reply