Trending News

Blog Post

Album of The Day: Yuna – Yuna
Album of The Day

Album of The Day: Yuna – Yuna 

Yuna, yang bernama asli Yunalis Zarai ini merupakan dara berusia 26 tahun, asal Alor Setar, Kedah, Malaysia. Sebelumnya ia dikenal sebagai salah satu penyanyi muda Malaysia yang potensial dan dibuktikan dengan dua album dan satu EP yang cukup sukes. Keunikan Yuna kemudian menarik perhatian Pharrell Williams yang kemudian mengajaknya untuk merilis album internasional pertamanya yang bertajuk sederhana saja, Yuna. Yep, it’s a self titled.

Bagi yang tak mengenal Yuna, mungkin mengira jika dirinya berkecimpung di skena RnB, karena jika tidak, mengapa Pharell tertarik untuk mengangkat namanya? Namun ternyata Yuna hadir di jalur indie-pop-folk yang biasa kita kenal dengan nama-nama seperti Inggrid Michaelson, Feist, Priscilla Ahn atau yang terbaru Lenka dan Lisa Mitchell menjadi penyanyi garda terdepannya. Ini menarik, karena rekan senegaranya, Zee Avi pun memillih untuk eksis di jalur yang sama.

Tapi Yuna memang beralasan untuk memilih subgenre tersebut sebagai musik yang diusungnya karena vokalnya yang tipis dan kekanak-kanakan, cenderung nasal, memang pas untuk membawakan lagu minimalis, sederhana namun manis seperti ini. Lagu pembuka, Lullabies, mungkin bisa menjadi contoh sempurna. Agak mengingatkan trip-hop yang diusung oleh Massive Attack, Yuna langsung membawa kita pada pesona lagu dan vokalnya.

Track kedua, Favorite Thing, membawa sedikit synth-pop dalam alunan indie-pop yang mengalun. Sedap benar. Meski tidak istimewa, Yuna mampu mengajak kita untuk larut dalam musiknya. Folk yang lebih murni didapat dalam track Remember My Name atau Decorate. Indie pop sendiri mengambil porsi yang lebih merata untuk mengisi album. Simak saja lagu-lagu seperti Loud Noises, Fading Flower Island, dan Planes.

Yuna pun tak semata-mata terbatas pada indie-folk-pop, karena ia juga berani mencoba genre yang cukup berbeda, seperti reggae di lagu Bad Idea, meski alunan ukulele menandakan kekuatan folknya yang masih melekat. Simak juga singgal yang sedikit jazzy dalam LIve Your Life. Namun, sekali lagi harus dicermati, karena meski mencoba keluar dari zona aman, Yuna tetap mencoba melekatkan aliran musik utamanya.

Kekuatan utama Yuna sebenarnya terdapat di lagu-lagu minimalis, simple dan lembut penuh perasaan, seperti yang bisa kita dengar di lagu Tourist. Disini folk menjadi latar yang syahdu bagi Yuna untuk memamerkan keuatannya tidak hanya sebagai penyanyi namun juga penulis lagu. Lirih dan menghanyutkan, Tourist diaransemen dengan tingkat kematangan yang prima oleh Yuna sebagai artis atau musisi.

Memang ini pilihan yang cukup riskan bagi Yuna untuk hadir dalam balutan musik yang jauh lebih organis. Tidak saja harus bersaing dengan banyak nama-nama yang lebih populer, namun juga lagu-lagu yang diusung Yuna jauh dari kesan bombastis atau mengejar sensasi pop yang riuh. Bukan “hit material”. Namun, untungnya, Yuna kemudian dapat dengan lebih bebas menjadi dirinya sendiri serta mempersembahkan musik yang jauh lebih membumi dan tentunya berkualitas.

So, what are you waiting for? Let’s enjoy the breezy music of Yuna. Mendengarkan album ini memang melenakan. Mulai dari instrumen yang tertata rapi membawa alunan musik mengayun dan folky sampai pada vokal manis Yuna yang demikian pas membawakan lagunya. Tidak heran jika kita begitu larut dalam buaian lagunya ini. Yuna memang merupakan penyanyi muda yang sangat layak untuk diperhatikan. Kekuatan utamanya tidak hanya pada vokal yang kuat namun juga pilihan musiknya yang berkelas. No autotunes. No electro-pop. No Noise. Simply a sweet music.

Official Website

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST

  1. Lullabies
  2. Favourite Thing
  3. Remember My Name
  4. Decorate
  5. Planes
  6. Bad Idea
  7. Island
  8. Tourist
  9. Fading Flower
  10. See You Go
  11. Stay
  12. Live Your Life
  13. Loud Noises

Related posts

Leave a Reply