Trending News

Blog Post

The Voice – Knockout Rounds
The Voice US

The Voice – Knockout Rounds 

Ini yang membuat The Voice stand out untuk ajang pencarian bakat menyanyi: mereka tak hanya unggul di rating, tapi juga didukung oleh bakat-bakat super dan luar biasa sehingga di akhir musim keluar juara yang memang benar-benar bisa diandalkan untuk urusan vokal. Terima kasih atas audisi buta yang hanya mengandalkan suara dan juga insting para pelatih yang membawa mereka menuju puncak kejayaan. Season 3 The Voice punya babak baru yang dinamakan Knockout Rounds. Di babak ini, 10 peserta dalam tiap-tiap tim akan diperkecil jumlahnya menjadi setengahnya untuk menuju Live Shows. Pelatih memasangkan mereka setelah mereka memilih lagu sendiri dan melatihnya, sehingga tidak ada sesi persiapan melawan tandingan, yang ada hanya persiapan pribadi menuju kemenangan.

#TeamAdam
Joselyn Rivera – Love On Top vs Kayla Nevarez – Shark In The Water
Young pop arists. Itulah yang membuat Adam memasangkan mereka berdua. Joselyn memilih lagu Beyonce yang membuat Adam merasa terkesima melihat penampilannya di sesi latihan. Adam memilihkan alternatif lain dari melodi lagu yang dipilih oleh Kayla. Hasilnya, Joselyn bersinar dengan pilihan lagunya yang penuh ambisi dan menampilkan kontrol nafas yang luar biasa, sementara Kayla tampak bermain aman dalam penampilannya.
Blake: I think Kayla may have played a little bit safer, Joselyn did so many runs with her vocal performance. I think Joselyn with the chances she took.
Christina: Joselyn, I’m so happy to see you’re still on that stage. Love On Top is a challenging song. It’s unbelieveable the range in that song, and you’re hitting it.
CeeLo: I gotta give it to you, Joselyn. You did such grace, such confident.
Adam: Joselyn, I can’t think of a more ambitious song to choose. That’s a lot to me, and you’re 17. Welldone. Kayla, I do know you a little bit better. You killed it. I gotta choose someone. I have to go with Joselyn.
Joselyn Rivera mendapat tempat pertama di Live Shows. Christina memeluk Joselyn dan menyatakan ia menginginkan Joselyn kembali ke timnya. Kayla menangis setelah tersisih dari kompetisi dan Adam ke panggung untuk memeluknya.

Joe Kirkland – Mean vs Bryan Keith – Everything I Do I Do It For You
Tampaknya Adam akan memasangkan para artisnya dengan kesamaan genre. Setelah pop, berikutnya pop rock. Adam terkejut dengan pilihan lagu Joe. Yang diinginkan Adam dalam penampilannya ini adalah aksi, karena tak ada yang perlu dibenahi untuk urusan vokal. Bryan membawakan lagu populer karya Bryan Adams. Ia ingin menggugah secara emosional dengan lagu ini. Joe tampil cukup solid dengan versi rock-nya ke lagu Taylor Swift, sayangnya ia kurang kuat untuk mengalahkan pesona Bryan yang sudah sangat dikenali dengan vokalnya yang berkarakter.
Blake: Joe, man I know that, he changed it, that’s Taylor Swift. It’s really cool to me.
Christina: It’s a tough one, Adam. Bryan, when you hit the “and I’d die for you”, it’s a really special thing and you really nailed it. Joe, you have this natural charisma. That reminds me a little bit like Billy Joel.
CeeLo: You know, Bryan, you’re like a working class hero that resonates to me so I would go with Bryan.
Adam: Joe, this way surpase my expectations. Bryan, that was a great song idea for this kinda moment. I gotta go with Bryan.
Meskipun Adam mengatakan bahwa ia lebih terkesan dengan penampilan Joe, ia memilih artis yang lebih berpotensi untuk memenangkan keseluruhan acara.

Amanda Brown – Paris Ooh La La vs Michelle Brooks Thompson – Spotlight
Kemampuan vokal luar biasa yang membuat keduanya dipasangkan. Ya, ini knockout kelas berat. Jangan berlebihan nge-rocknya, itu pesan Adam untuk Amanda. Adam ingin supaya dinamis lagu yang lebih ditampilkan. Michelle merasa ia berada dalam bahaya terkait dengan konsistensi. Ia meminta saran untuk menghadapi tekanan kompetisi agar dapat membawakan lagu Jennifer Hudson dengan benar dan memukau. ‘Paris Ooh La La’ bukanlah lagu yang asing di The Voice, tahun lalu saja lagu ini dibawakan dua kali oleh dua artis berbeda di dua babak berbeda. Michelle tampak 100% mengeluarkan kemampuannya di lagu ‘Spotlight’.
Blake: It’s a big deal if you can get Christina to do this, *membesarkan mata*. Michelle just kicked the door.
Christina: You guys did your business today. Amanda, you have great voice control.
CeeLo: I just felt like Michelle won today.
Adam: Michelle, you did things for yourself in this battle round than I hadn’t been able for you yet. Amanda, I’ve had really great time to coach you. The winner of this knockout is Amanda.
Wow, dua artis hasil STEAL Adam melaju ke babak Live Shows. Amanda menyempatkan diri berterima kasih sebelum ia turun dari panggung.

Loren Allred – You Know I’m No Good vs Nicole Nelson – If I Ain’t Got You
Menurut Adam, Nicole sudah tahu dia artis macam apa, sementara Loren masih mencari-cari genre-nya dimana. Kaitkan diri dengan sosok Amy Winehouse, itu saran Adam untuk Loren. Memang sisi lain dari dirinyalah yang ia ingin tampilkan. Nicole menguasai chorus tapi kurang di verse, itu kata Adam. Loren tampil memukau. Standing ovation pertama dari para pelatih; Christina dan Adam. Loren nyata bisa menyanyikan segala jenis lagu. She’s a new favorite! Nicole dirugikan tampil setelah Loren yang benar-benar membuat heboh, dia terkesan biasa saja.
Blake: I think Loren, she just became what we’re supposed to be looking for on this show. It’s like those moments, a star is born. I would pick Loren
Christina: Loren, I was expecting it to be a murder scene. Where have you been all my life in this competition? Where’s my steal button? I’m mad now.
CeeLo: Nicole, your voice is alive and it’s vibrant.
Adam: Nicole, we’ve all been loving you a long time. Loren, the element of surprise was so astonishing. I’m gonna go with Loren.
Yes, Loren pantas melaju ke babak selanjutnya. Ia tidak mendapat jam tayang di Blind Auditions, tidak mendapat jam tayang di Battle Rounds, dan akhirnya mendapatkan bintangnya di Knockout Rounds ini.

Melanie Martinez – Bulletproof vs Sam James – Walking In Memphis
Melanie unik, Sam klasik, itu kata Adam. Ya dari sini juga kita udah bisa lihat Melanie yang akan memenangkannya. Sesi latihan Adam dengan Melanie selalu menjadi masa yang tak mengenakkan. Sam mengalami kesusahan dalam melafalkan kata Memphis, padahal ini lagu yang ia dengarkan sejak ia kecil. Penampilan Melanie menghanyutkan, namun kehilangan keseruan semangat kompetisi. Sam tampil solid, tapi kurang kuat mengalahkan keunikan Melanie.
Blake: Both have unique way. I think I would pick Sam.
Christina: Melanie, when you open your mouth and you sing it’s almost haunting. My personal preference would go to Melanie.
Adam: Melanie, you were really nervous. Sam, get out of that comfort zone. The winner of this knockout round is Melanie.
Adam yakin akan Melanie yang akan melaju hingga ke babak akhir, makanya ia pilih Melanie.

#TeamCeeLo
Avery Wilson – Yeah 3x vs Cody Belew – Jolene
Avery punya cita rasa R&B, Cody punya cita rasa country. Gaya entertainer keduanya yang membuat mereka dipasangkan dan CeeLo ingin yang paket lengkap yang menang. Jangan kehilangan kontrol karena kehilangan nafas di bagian hook lagu, itu pesan CeeLo pada Avery. Cody memilih lagu Dolly Parton yang bagi CeeLo harus dibawakan dengan attitude. Memperhatikan gaya busana Avery, tidak mengerti arahnya mau dibawa kemana. Jaket kulitnya tidak masuk dengan kemeja yang diikat di pinggangnya. But, overall performance, he’s that great! Di sisi lain, Cody memberi pendekatan berbeda dengan lagu emosional, yang lumayan membosankan.
Adam: Avery, it wasn’t one of your best. Cody, you’re kinda shining through, I think you won this.
Blake: Avery, my dance moves are a little different than yours, but I think by doing that you kinda open the door for Cody. For Cody, that’s the best I’ve heard you sing so far.
Christina: Avery, maybe it’s a little bit too much. I still really appreciate the effort.
CeeLo: Avery, you can sing your ass off and you can dance too. Cody, takes a brave man to sing ‘Jolene’. I’m gonna go with Cody.
Ingatkan lagi kenapa mereka berdua dipasangkan, karena tipe entertainernya. Tapi keputusan CeeLo adalah memilih dia yang unggul secara vokal. Well, this is The Voice.

#TeamCeeLo
Mackenzie Bourg – Call Me Maybe vs Daniel Rosa – Back To December
Yang punya koneksi ke penonton dan ke CeeLo akan dipilih sebagai juara untuk knockout ini. Mackenzie memilih lagu Carly Rae Jepsen dan mengubahnya dengan gaya pop rock alternative yang agak meragukan bagi CeeLo. Begitu juga dengan Daniel. Ia juga akan mengubah lagu Taylor Swift dengan gayanya. Ini adalah pesta ubahan melodi lagu dan terdengar sangat aneh dalam interpretasi demikian.
Adam: Daniel, I love seeing confidence. I would definitely choose you, Daniel.
Blake: It took an artist to stand up there and do what you just did, I would go with you Mackenzie.
Christina: I love knockouts because you guys have an upportunity picking your own song and execute it the way you stylistically want to. But I have to say Mackenzie you owned it.
CeeLo: Mackenzie, you really made connection to people today. Daniel, you are wonderful wonderful wonderful singer. It’s gonna be, I am gonna go with Mackenzie.
Daniel bilang kalau orang-orang ga usah merasa kasihan untuknya, karena kesempatan yang diberikannya kepada dirinya adalah sebuah berkah.

Terisa Griffin – Saving All My Love For You vs Trevin Hunte – Against All Odds
Terisa dan Trevin adalah dua vokalis bertenaga. Terisa punya pengalaman, Trevin punya potensi. Keduanya memiliki hubungan seperti ibu dan anak dimana Terisa selalu ada ketika Trevin butuh bantuan untuk lagunya. Terisa tampil dengan kaki digips untuk membantunya berdiri, karena ia mengalami kecelakaan. Senang melihat sisi serius Terisa di atas panggung setelah melihat kemeriahan yang dibuatnya di babak sebelumnya. Trevin belum pernah menampilkan sesuatu yang berbeda sejak kita melihatnya di Blind Auditions. Seharusnya CeeLo memilih Terisa.
Blake: I’m so glad this isn’t me, and it was once before. Terisa, it seems like you ended up in the right family. Having 18 year old that’s already at the talent level that you’re at, I’d probably go with Trevin.
Christina: Trevin, I’m so jealous that CeeLo has you. You have something so special that God given. I believe in your talent so much.
CeeLo: Terisa, you did an exceptional job. Trevin, I feel so fortunate. My decision is, I’m gonna go with Trevin.
Masih ada room to grow yang membuat Trevin lebih dipilih ketimbang Terisa, meskipun penampilan mereka dinilai berimbang. CeeLo membantu Terisa turun dari panggung. Ibu dan anak itu bertemu di belakang panggung dengan keharuan.

Mycle Wastman – Don’t Let The Sun Go Down On Me vs Nicholas David – Put Your Records On
Mereka berdua punya vokal soul, maka dari itu CeeLo memasangkannya. Nicholas memilih lagu yang baru, karena orang pasti mikir dia akan milih lagu jadul. Mycle memilih lagu festival yang biasa dibawakan di ajang seperti ini. Untunglah Mycle tampil lebih dulu, karena Nicholas tampil lebih bernyawa dibanding penampilannya.
Blake: Nicholas, you’re special. You’re with the perfect coach. I would go with Nicholas.
Christina: I get it, Nicholas. You get so wrapped up that you get it into your own world. But I dod appreciate Mycle that you did allow yourself to open up to the audience more and connect with them.
CeeLo: Mycle, I think somebody could figure out what you do. Nicholas, is kinda natural, mystic. I should go with Nicholas.
Christina menganggap #TeamCeeLo selalu unik, dan ia tak sabaran untuk menyaksikan mereka di Live Shows.

Caitlin Michele – Bring Me To Life vs Diego Val – Are You Gonna Go My Way
Adu rocker di babak terakhir knockout di tim ini. CeeLo ingin attitude dalam penampilan Diego, Caitlin ingin kesannya dengan CeeLo tak hancur karena kesalahannya di sesi latihan. Lagu Caitlin memperbolehkannya memamerkan vokal yang luar biasa tanpa didukung aksi panggung. Diego tampil memukau dengan vokal dan dengan aksi, sehingga ia lebih bisa dinikmati.
Adam: Caitlin I love you. I’m so happy you did that song, you killed it.
Christina: Caitlin, when I first heard your voice, you sound just like Evanescence. It’s a difficult song to do and you did it well. And you run the risk of being to similar.
CeeLo: Caitlin, it was done really well. Diego, I like you a lot. I think that’s something special about Diego.
Oh my, Caitlin harus tersisih. Ini sangat menyedihkan. Seharusnya ia memang memilih lagu yang bisa menampilkan 2 sisi: vokal dan aksi.

Lanjut ke Knockout Rounds untuk #TeamXtina dan #TeamCeeLo

#TeamXtina
Devyn DeLoera – I Have Nothing vs Laura Vivas – I Need To Know
Ini pertarungan kelas berat menjadi pembukaan di #TeamXtina. Keduanya vokalis dengan power luar biasa, Christina ingin melihat siapa yang bisa tampil lebih baik di bawah tekanan. Christina terkesan dengan keberanian Devyn memilih lagu dan menyarankan ia untuk tak banyak aksi supaya vokalnya menjadi sajian utama. Laura memilih lagu Latin dan Christina menyarankannya untuk memberikan sedikit goyangan salsa dalam penampilannya. Devyn menyajikan penampilannya dengan berlutut di akhir akhir lagu guna mempererat emosi. Laura tampil percaya diri dengan menambahkan lirik Bahasa Spanyol di penampilannya, ia juga bergoyang salsa, namun kehilangan moment vokal.
CeeLo: Wow, Miss Laura. Your performance was very grand.
Blake: Hey yo, Devyn, I thought you did a really good job. When you’re on your knees, okay, she’s got Christina now.
Christina: Laura, bam! You did it. Devyn. you are ambitious. I didn’t wanna coach you too much, I really felt it was honest and sincere. I gotta go with Devyn.
Karena merasa lebih terikat dengan Devyn, Christina memilihnya. Ia sendiri tidak menyangka akan menang melawan Laura.

Adriana Louise – Already Gone vs Celica Westbrook – Never Say Never
Christina ingin Adriana jangan terlalu tergantung dengan melodi lagu Kelly Clarkson ini, sehingga ia memberikan alternatif ke lagunya supaya ada moment vokal sempurna dalam penampilan tersebut. Untuk lagu Celica, Christina memberikan PR baginya untuk bahasa tubuh yang menyatu dengan beat lagu. Perfect vocal untuk Adriana, itu yang membuat penampilan Celica jadi nampak biasa-biasa saja.
Adam: You both had different things that made you strong. Adriana, you had a really powerful incredible very #TeamChristina voice.
Blake: You both had your pitchy moments and redeeming moments also.
Christina: I’m so proud of both of you. Adriana, that was really really really good. Celica, you gave me that feistiness that I was looking for. Moving forward for my team, Adriana.
Christina memilih mini-mini dirinya yang untuk melanjut ke Live Shows. Masuk akal, karena sedari awal ia ingin membuat grup yang terdiri dari vokalis-vokalis pop yang powerful. Ia memeluk Celica yang menangis setelah tersisih di babak ini.

Alessandra Guercio – Take A Bow vs Dez Duron – Stuck On You
Alessandra nyaris menangis di akhir lagunya saat latihan. Ia lebih menampilkan nada rendahnya, sehingga Christina kecarian dimana suara serak yang ia punya. Dez punya lagu soul klasik yang mirip-mirip sama lagu di Blind Auditions-nya musim ini. Christina memandu Dez mengatasi masalah nafas. Di ring panggung, Alesandra memulai penampilannya dengan cukup sulit karena terlalu kontekstual dengan berlebihan dalam pelafalan kata, tapi sangat oke di bagian-bagian akhir lagu. Kalau untuk Dez, ia sudah smooth dari awal hingga akhir lagu.
CeeLo: Dez, how does it feel to be in a team full of those beautiful ladies? Because my team’s full of dudes.
Adam: Alessandra, that seems so much growth. I would go with Alessandra.
Blake: Battle of heartthrobs. Christina, I wish I can help you.
Christina: Alessandra, I told you to take that certain notes and just melt that raspiness in your voice and you did that. Dez, you’re going all the way down that’s so acurrate that’s so hard to do. Moving forward on my team, I gotta go with Dez.
Alessandra tampak punya kemampuan yang meningkat di #TeamXtina dan dia merasa pulang menjadi pemenang juga.

Chevonne – Dancing With Myself vs De’Borah – You Found Me
Let’s make the fun one, kata Christina. Karena enerji keduanya, mereka disandingkan. Siapa yang lebih menggoyang akan dipilih sebagai pemenang. Pilihan lagu Chevonne adalah untuk merayakan drama yang diperolehnya dari babak battle. Christina merestui keinginannya untuk have fun di atas panggung, hanya saja jangan lupa untuk memperhatikan vokal juga. De’Borah memilih lagu rock dengan irama yang tidak seceria Chevonne tapi bisa ditampilkan dengan fun juga. Saat Christina mencontohkan pengambilan nada di sedi latihan, De’Borah lebih ke terpana akan vokal Christina dibanding memperhatikan pelajarannya. Chevonne tampil berapi-api dan tahu betul bagaimana menghibur. Ia seperti kloningnya Gwen Stefani. De’Borah yang lebih kalem punya kualitas vokal bak Lauryn Hill dan Pink. Chevonne sangat supportif ketika De’Borah tampil.
CeeLo: I would gladly have both of you on my team.
Adam: I never seen stage presence like you guys. Chevonne, this was your best moment on the show. But just making a casual decision based on both performances, De’Borah, De’Bo, baby.
Christina: Proud as always. Chevonne, you’re just out there being woman having fun. De’Borah, you came out and control it. Moving forward in this competition, I have to move on with De’Borah.
De’Borah sangat bersyukur atas keberadaannya di The Voice, begitu juga dengan Chevonne. Chevonne tampak tak senang dengan CeeLo karena ketika ia meninggalkan arena, ia tak memedulikan panggilang mantan pelatihnya itu.

Aquille – Grenade vs Sylvia Yacoub – Fighter
Ini akan menjadi battle emosional di #TeamXtina. Tak hanya dari segi penampil, tapi juga dari pilihan lagu mereka. Aquille diberi PR untuk menjadi Michael Jackson di penampilannya ini, Sylvia memilih lagu Christina dan diajarkan bagaimana membawakannya dengan baik dan benar. Vokal Aquille sepertinya kurang pas untuk membawakan lagu ini. Penampilannya terasa ada yang kurang. Sylvia memanfaatkan apa yang Christina suka darinya: semangat berapi-api.
CeeLo: Yo, dog! That was hot!
Blake: Aquille, I thought you did solid. Sylvia, if I was your coach I’d watch the ass kicking begin.
Christina: These were very ambitious songs to sing. Aquille, you did a great job. Sylvia, how do you breath in this song? I gotta go with Sylvia on this one.
Ya, ada setidaknya tiga mini Christina dalam #TeamXtina season. Christina telah menyelesaikan membuat keputusan sulitnya di babak ini dan siap menuntun para artisnya untuk bertarung di Live Shows.

#TeamBlake
Gracia Harrison – I Don’t Wanna Miss A Thing vs Liz Davis – Gun Powder and Lead
Membawa penyanyi country terbaik sebagai wakil di timnya adalah tujuan Blake, maka dari itu ia memasangkan para artis country sehingga nanti yang tersisa adalah yang terbaik. Blake ragu dengan pilihan lagu Gracia. Alasan Gracia adalah ingin menunjukkan betapa versatilnya dirinya. Blake juga agak ragu dengan pilihan lagu Liz yang terlalu berisiko. Ia hanya bisa memberikan saran bagi kedua artisnya ini untuk menanggungjawabi pilihan mereka. Btw, lagu I Don’t Wanna Miss A Thing memang lagu rock oleh Aerosmith, tapi sudah juga menjadi lagu hit country dibawakan oleh Mark Chesnutt. Benar adanya, pesona Gracia tidak terpancar di penampilannya. Sementara Liz meskipun sedikit kesusahan di bagian chorus dengan lirik yang begitu rapat, ia mampu menutupi dengan aksi panggung yang meriah.
CHristina: I feel a whole new appreciation to country music after meeting you (Blake) and Miranda. You guys are kickass. Just because I like a song with alotta … *mengerang* my choice would be Liz.
Adam: Gracia, that’s a great song, but might not be a right song. But I do see so much more potential, I’d go with you.
Blake: Gracia, I’m a little confuse by the song choice also. Liz, you had a better grasp of what you wanna do, no doubt about it. I gotta go with Liz Davis.
Blake pasti sangat terpukul dengan kenyataan harus memilih dari dua favoritnya ini. Ia terus memasangkan yang membuat kepalanya pusing saat memilih pemenang.

Rudy Parris – Forever vs Terry McDermott – Maybe I’m Amazed
Inilah pertarungan antar-pro di #TeamBlake. Agak meragukan bahwa pilihan lagu Rudy milik Chris Brown adalah pilihannya sendiri. Ia ingin menaklukkan lagu itu. Rudy memilih lagu yang memang berada dalam elemennya, sehingga ia lebih nyaman membawakannya dan Blake tak banyak komentar tentang itu. Ternyata penampilan Rudy cukup asyik, tapi Terry lebih natural.
Christina: Rudy what an interesting song choice. I like that you change it up. But I just wasn’t sure the connection with that. Terry, you’re no joke. Hands down, to me it’s Terry all the way.
CeeLo: Rudy, the rendition was great. Terry, I love your stage presence. I gotta go with Terry.
Adam: Terry, you;re like crazy good, I would choose you.
Blake: Rudy, your connection to such young lyric. Terry, continuing down the classic rock path. I gotta go with Terry.

Collin McLoughlin – Breakeven vs Michaela Paige – Love Is A Battlefield
Pasangan ini dihadapkan karena Blake merasa keduanya punya kontrol pitch yang baik. Yang terbaik akan keluar sebagai pemenang. Blake sangat suka sesi latihan bersama Collin. Blake ingin Michaela tampil cuek dalam penampilannya. Tak ada yang spesial dari vokal Collin, ia terdengar sangat bersih dan biasa saja. Michaela lebih mengesankan karena dengan usia muda ia sudah sangat nyaman dengan panggung.
Christina: Michaela, you came up and prepared yourself.
CeeLo: Michaela, I think that’s so much room to grow.
Adam: Collin, I’m rooting for you. You’re flawless.
Blake: It really does come down to what I meant to the most. Man I love this little girl so much. I gotta go with Michaela.
Selamat kepada Michaela yang menjadi artis ketiga dari #TeamBlake yang melaju ke babak Live Shows.

Julio Cesar Castillo – Somebody To Love vs MarissaAnn – Lady Marmalade
Yang diinginkan Julio adalah tampil beda setelah bergaya Latin di dua penampilan sebelumnya. Blake bilang kalau lagu pilihan MarissaAnn adalah tipe lagu yang selalu ada di depan mata, sehingga ia harus waspada setiap saat. Julio adalah tipe penampil yang tidak ada koneksi dengan penonton, percuma ia memilih lagu yang sebenarnya memperbolehkannya untuk seru-seruan dengan penonton. MarissaAnn adalah juara mutlak dari knockout ini.
Christina: MarissaAnn, I was loving it. I just love to see you out there with fire.
Blake: Since it’s so dead even, I have so much time invested in Julio I gotta with Julio.
Hanya waktu faktor penentu yang membuat Blake memilih Julio dibanding MarissaAnn. Ini keputusan paling gila!

Cassadee Pope – Payphone vs Suzanna Choffel – Could You Be Loved
Alasan Blake memasangkan kedua ini adalah karena keduanya vokalis yang unik. Cassadee memilih lagu Maroon 5 dan membuat moment-moment vokal yang beda dengan lagu aslinya. Pendekatan Suzanna adalah memainkan vokal uniknya ke dalam lagu yang membuat bergoyang. Babak knockout justru ditutup dengan penampilan yang antiklimaks. Sepertinya gaya bernyanyi Cassadee yang mengubah melodi lagunya tidak perlu dan menghilangnya esensi asyik lagunya. Suzanna lebih menghibur meskipun penampilannya seperti tak bernyawa.
Christina: Suzanna, I love your song choice so much. Cassadee, your interpretation to that song is really good.
Adam: Cassadee, I’d probably choose you.
Blake: This is a war that’s happening. I gotta go wit Cassadee.
Selesai sudah keputusan para pelatih. Minggu depan pemirsa sudah dilibatkan dengan keputusan siapa yang akan bertahan di The Voice.

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply