Trending News

Blog Post

Jennifer Lopez Live at MEIS, Ancol. 30 Nov 2012
Concerts Review

Jennifer Lopez Live at MEIS, Ancol. 30 Nov 2012 

Kehadiran superstar Latina satu ini memang sudah ditunggu-tunggu banyak orang di seluruh negara yang ia kunjungi. Bukan hanya penggemar setianya, namun pecinta musik seluruh dunia tidak sabar ingin melihat aksi panggungnya tersebut. Bagaimana tidak, ‘Dance Again World Tour 2012’ merupakan rangkaian tur dunia pertama bagi seorang Jennifer Lopez. Sejak kemunculannya di jagat musik dunia pada tahun 1999 lalu melalui album pertamanya yang sukses besar, On The 6, JLo (panggilan akrabnya) melejit menjadi salah satu daya tarik musik Pop dengan image Latin sensualnya. Dan setelah 12 tahun berlalu, aura Diva sekaligus performer handal pun masih mampu disematkan padanya. Terbukti dengan ‘Dance Again World Tour 2012’ yang digelar di MEIS Ancol pada Jumat, 30 November malam lalu, ibu dari Max dan Emme ini mampu membius penonton yang hadir dengan penampilannya yang spektakuler dan memukau. Amazingly energetic for a 43-year-old Mom!

Image and video hosting by TinyPic

Dibuka dengan “Get Right” yang menampilkan JLo dengan beberapa penari latarnya yang muncul dari balik tirai besar di panggung, menjadi awal dari tema pertama, Old Hollywood Glamour, yang merupakan salah satu dari 4 tema yang sudah dipersiapkan. Mengenakan kostum parasut hitam, JLo membangun euphoria penonton dengan tarian penuh semangat dengan beberapa gerakan yang mengingatkan akan tarian yang ada dalam video musik aslinya. “Jakartaaa…!” teriak JLo yang langsung disambut riuh oleh penonton. Disambung dengan “Love Don’t Cost A Thing” dan “I’m Into You”, JLo pun mampu mengajak penonton untuk menari bersama. “Waiting For Tonight” yang menjadi akhir dari bagian pertama pun ditampilkan dengan begitu enerjik, lengkap dengan permainan laser yang dimainkan mirip dengan video musiknya juga.

Image and video hosting by TinyPic

Bagian kedua dibuka dengan adegan tinju slow-motion yang diperagakan oleh dua orang dancer lengkap dengan ring tinju buatan, sambil menunggu pergantian kostum untuk sesi ini. Tidak berapa lama, JLo keluar dengan kostum ala Bronx dibalut dengan jubah tinju. “Apa kalian perhatikan adegan tinju tadi? Layaknya dua orang bertinju, dalam hidup, seseorang bisa jatuh, kemudian bangun, jatuh, dan bangun kembali..” JLo pun mengawali tema Back to the Bronx dengan single teranyarnya “Goin’ In”. Setelahnya, medley “I’m Real (Murder Remix)”, “All I Have” dan “Ain’t Funny (Murder Remix)” pun dilantunkan, yang membawa kita kembali ke masa old-skool JLo dengan musik R&B / Hip-Hop nya yang sempat merajai chart dunia. Lagu penutup untuk tema ini? “Jenny From The Block” tentunya. Lagu yang sarat akan refleksi seorang Jennifer Lopez yang tidak melupakan kehidupan masa kecilnya tersebut sangat pas dijadikan akhir tema ini, diimbuhi tata panggung dan kostum yang dibuat se­-Bronx mungkin.

Image and video hosting by TinyPic

Untuk tema ketiga, JLo mengganti kostumnya dengan dress panjang berwarna biru yang menampilkan keanggunannya. Mengajak penonton untuk bersantai sejenak (dengan duduk di kursi yang sudah dipersiapkan di panggung), ia pun membawa penonton dengan romantisme kisah cintanya melalui “If You Had My Love” yang dibawakan dengan versi akustik. Benar-benar menghanyutkan! Beranjak dari kursinya, ia pun meneruskan lantunan ceritanya melalui “Until It Beats No More”, yang menurut saya adalah salah satu standout tracks di album ketujuhnya, LOVE?. Lagi-lagi, kemampuan vokalnya pun ditunjukkan dengan sangat baik. JLo berusaha memperlihatkan sosoknya sebagai seorang ibu yang hebat melalui video yang memperlihatkan kebersamaannya dengan buah hati kembarnya.

Image and video hosting by TinyPic

Selepas “Until It Beats No More”, penonton disuguhkan dengan tarian salsa yang dibawakan sangat apik oleh para dancer-nya, hingga saatnya JLo kembali naik panggung untuk membawakan lagu “Let’s Get Loud”. Nuansa Latin yang sangat menonjol melalui penampilan ini mengingatkan kita akan budaya Latin yang mengalir dalam darah sang Diva. JLo pun sempat turun dari panggung untuk langsung menyapa para fansnya di bagian Festival dan menerima bunga dari mereka dan juga mengucapkan “Aku Cinta Padamu” yang dia pelajari langsung dari penonton sambil disambut riuh. “In the place where I came from, we call a man, papi..” Sontak, penonton pun berteriak. Dan lagu “Papi” pun ditampilkan. Seakan tidak mau menurunkan semangat, JLo pun bergerak ke bagian atas panggung yang terdapat sebuah kursi layaknya kursi raja. Dan intro lagu “Lambada” yang menjadi sample “On The Floor” dimainkan, dan JLo pun melantunkan sepenggal versi aslinya, sebelum akhirnya menggebrak dengan bait “On The Floor”. Salah satu hits terbesar tahun 2011 ini pun menjadi salah satu lagu yang paling ditunggu untuk dimainkan. “Thank you, Jakarta and see you again Indonesia” sahut JLo yang mengisyaratkan akhir dari konser dunianya tersebut, dan ia pun langsung menghilang dari atas panggung. Belum puas dengan setlist malam itu, penonton pun berteriak “We want more..”. Dan tak berapa lama, JLo beserta pemain band dan penarinya pun kembali ke atas panggung untuk melantunkan her 2012 hit, “Dance Again”. Dan sudah bisa ditebak, sang kekasih, Casper Smart, menjadi sorotan utama saat menemani JLo dengan tariannya di lagu tersebut, seperti yang bisa kita lihat di (lagi-lagi) video musiknya.

Kekuatan seorang Jennifer Lopez sebagai seorang performer memang terbukti melalui keseluruhan penampilannya malam itu. Stamina yang prima dari awal lagu pertama hingga encore diperlihatkan dengan sangat baik, berdasarkan gerakan-gerakan tarian yang dilakukannya, yang menurut saya hanya bisa dilakukan oleh seorang penari. Tidak terbersit kata lelah dalam penampilannya. Didukung dengan penari latar, pemain musik, serta tata panggung profesional, membuat “Dance Again World Tour” menjadi salah satu tur dunia yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Kemampuan olah vokal yang ditunjukkan Jenny selama konser tersebut memperlihatkan perkembangannya sebagai seorang vokalis. Terbukti melalui lantunan dalam “If You Had My Love”, “Until It Beats No More” dan “Let’s Get Loud” yang memiliki beberapa high notes sebagai highlight akan vokalnya, serta seluruh lagu yang dinyanyikannya secara live dari awal hingga akhir. Keraguan saya akan label vokal-nya yang tergolong standar, terpatahkan dengan penampilannya malam itu. She’s a good vocalist!

As a singer, a dancer, also a performer, she delivered a top-notch and high-class performance that night! Dan saya tidak sabar menunggu “Dance Again 3D” yang rencananya akan dirilis tahun depan.

(Rendy / CreativeDisc Contributors)

Special Thanks to Dyan Pro, Stellar Ina, Sound Rhythm

Setlist:
1. “Get Right”

2. “Love Don’t Cost a Thing”

3. “I’m Into You”

4. “Waiting for Tonight”

5. “Louboutins” (Video Interlude)

6. “Goin’ In”

7. “I’m Real (Murder Remix)”

8. “All I Have”

9. “Ain’t It Funny (Murder Remix)”

10. “Jenny from the Block”

11. “I’m Glad” / “Secretly” (Video Interlude)

12. “If You Had My Love” (Acoustic)

13. “Until It Beats No More”

14. “Baby I Love U!” (Video Interlude)

15. “Untitled” (Video Interlude) (salsa)

16. “Let’s Get Loud”

17. “Papi”

18. “On the Floor”

Encore

19. “Dance Again”

Related posts

Leave a Reply