Trending News

Blog Post

Sigur Ros akan konser di Jakarta
Music News

Sigur Ros akan konser di Jakarta 

“Jakarta kami akan datang – #sigurrosJKT details 11.01.2013”

Penantian itu usai sudah, kicauan pendek dari twitter resmi @sigurros tanggal 4 Jan lalu, menjawab semua kegundahan penikmat musik post-rock Indonesia. Informasi lengkap tentang konser Sigur Ros di Jakarta akan di umumkan pada Jumat, 11 Januari 2013 oleh promotor Flux and Play, supported by Blood Brothers Ina.

Band ini berasal dari Islandia, sebuah negri nun jauh di dataran utara eropa, beranggotakan Jón Þór “Jónsi” Birgisson (Vokal/Gitar), Georg “Goggi” Hólm (Bass), Orri Páll Dýrason (Drums). Sigur Ros mengusung musik yang dikategorikan post-rock, sebuah sub-genre musik rock yang tidak lagi menggunakan komposisi musik rock biasa, seperti refrain-verse-chorus. Post-rock menawarkan pengalaman bagi pendengarnya untuk larut dalam musik rock dengan Build-Up Momentum dan diakhiri dengan sebuah klimaks. Sisi instrumental memang menonjol dalam post-rock dan instrumental yang digunakan pun tidak terbatas dengan yang ada, Sigur Ros sebagai salah satu band pioneer dari sub-genre post-rock generasi pertama pun menjadi salah satu inspirasi bagi banyak band post-rock baru. Jonsi sang vokalis dikenal dengan tehnik bermain gitarnya yang unik (bowed guitar). Beberapa lagu mereka direkam dalam ruangan yang merupakan bekas pabrik pengolahan ikan, mereka menggunakan alat musik tradisional dari batu yang disusun seperti kolintang.

Mendengarkan post-rock, mendengarkan Sigur Ros, berarti sebuah perjalanan emosional, lagu-lagu mereka memiliki sound ambience yang “konon” tidak baik didengarkan jika sedang galau. Perasaan “mengawang-awang” akan menemani imajinasi lalu muncul klimaks yang mengagetkan, bahkan bising bagi sebagian orang. Dari segi lirik, selain menggunakan bahasa Islandia, Sigur Ros juga dikenal dengan “Vonlenska” atau “Hopelandic”, yaitu bahasa yang mereka buat sendiri, membebaskan setiap orang untuk menafsirkan makna dari lagu mereka sesuai dengan suasana yang dibangun oleh lagu itu sendiri. Hopelandic sendiri bisa ditemukan di beberapa lgu, mulai dari album perdana Von (1997), Agaetis byrjun (1999), ( ) (2002), Takk… (2005), dan Meo suo i eyrum vio spilum endalaust (2008), serta Valtari (2012) album terbaru mereka yang dirilis 28 Mei 2012.
Sigur Ros pun tidak hanya unik dari instrumental, secara visual mereka memberikan pengalaman yang tak terlupakan, terbukti dari Heima (2007), sebuah dokumenter tentang kampung halaman mereka di Islandia yang memperoleh banyak pujian, setiap pertunjukan Sigur Ros selalu memberikan pengalaman tersendiri bagi penggemar musik post-rock baik secara audio maupun visual. Jadi apakah sudah tidak sabar menunggu pengumuman tanggal 11 Januari 2013 esok?

Video:
Sigur Ros – Hoppípolla

Sigur Ros – Glosoli

(Noverdy Putra)

Related posts

Leave a Reply