Trending News

Blog Post

Album of The Day: Soundgarden – King Animal
Album of The Day

Album of The Day: Soundgarden – King Animal 

Released by: Universal Music Indonesia

Duapuluh lima tahun sudah berlalu semenjak debut band pengusung rock alternative asal Seattle, Soundgarden dan peta musik dunia sudah cukup banyak bergeser. Di tangan mereka hadir album keenam mereka yang bertajuk King Animal dan dengan album ini mereka memberi pernyataan jika Soundgarden tidak kemana-mana dan masih ingin menghadirkan musik rock bergemuruh yang biasa mereka bawakan.

Album dibuka dengan Been Away Too Long yang segera menghajar pendengaran kita dengan deru rock yang prima dan intens. Chris Cornell seolah diabadikan oleh alam karena vokalnya yang tak berubah bahkan semenjak dua puluh tahun lalu. Begitu juga dengan semangatnya.

Dengan King Animal, Soundgarden mungkin bermain aman. Setiap lagu yang dihadirkan memang ditujukan kepada para pendengar setia mereka ataupun penikmat rock alternative pasca-grunge yang peminatnya mungkin tak semeriah dulu. Akan tetapi konsistensi inilah yang membuat Soundgarden terus bertahan di industri musik dunia.

Tentu saja kita tidak bisa mengharapkan mereka menghadirkan lagu-lagu seperti Black Hole Sun atau Fell on Black Days, karena bagaimana pun akan terjadi pergeseran dalam dinamika musik mereka. King Animal cenderung menghadilkan lagu-lagu yang jelas terdengar lebih light jika tidak mau disebut nge-pop, meski atmosfir rock masih kental mewarnai.

Simak track Attrition yang terdengar heavy metal-ish, pop-rock dalam Halfway There, dan Eyelid’s Mouth yang hadir dalam koridor modern rock. Meski begitu, King Animal masih menghadirkan nomor-nomor By Crooked Steps, Bones of Birds, Blood on the Valley Floor dan beberapa lagi yang menyisakan kejayaan grunge, yang dulu pernah dicicipi oleh Soundgarden di dekade 90-an.

Ini memang membuat King Animal terdengar sedikit “ketinggalan zaman”, meski grunge yang dihadirkan tidaklah sekental yang dulu. Akan tetapi ini dapat membuat King Animal akan terdengar sedikit monoton.Oleh karenanya tidak heran jika Soundgarden kemudian memberi warna dengan menghadirkan beberapa lagu yang merupakan hasil fusi dengan genre lain.

Maka hadirlah track berjudul Black Saturday yang memadukan antara aksen etnik Asia Selatan dengan sensasi blues selatan yang memikat. Irama ala India pun bisa disimak dalam track A Thousand Days Before yang membuat lagunya tidak hanya terdnegar eksotis namun juga merdu untuk disimak. Akan tetapi harus dicatat, jangan harapkan Soundgarden tiba-tiba saja menjadi pengusung new age dengan hadirnya lagu-lagu seperti ini. Tentu tidak.Karena mereka masih band pengusung rock’n roll.

Jika saja album King Animal lahir di tahun 90-an, niscaya ini akan menjadi album yang tak akan terlalu menonjol, karena pola notasi dan teknis produksi yang mirip dengan banyak yang bertebar di dekade tersebut. Akan tetapi, di tengah keringnya rilisan musik sejenis, King Animal tentu saja sangat layak untuk disimak.

Dan Soundgarden mungkin tak seperkasa seperti dahulu, akan tetapi konsistensi yang dipertontonkan Chris Cornell, Kim Thayil, Matt Cameron dan Ben Shepherd boleh diacungi jempol. Harus diingat, ini merupakan album Soundgarden setelah vakum selama 16 tahun, semenjak album Down on the Upside (1996), sehingga tentu saja kembalinya mereka ke industri musik harus dirayakan dengan gemilang.

Official Website

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Been Away Too Long” 3:36
2. “Non-State Actor” 3:57
3. “By Crooked Steps” 4:00
4. “A Thousand Days Before” 4:23
5. “Blood on the Valley Floor” 3:48
6. “Bones of Birds” 4:22
7. “Taree” 3:38
8. “Attrition” 2:52
9. “Black Saturday” 3:29
10. “Halfway There” 3:16
11. “Worse Dreams” 4:53
12. “Eyelid’s Mouth” 4:39
13. “Rowing” 5:08

Related posts

Leave a Reply