Trending News

Blog Post

Album of The Day: Dido – Girl Who Got Away
Album of The Day

Album of The Day: Dido – Girl Who Got Away 

Released by: Sony Music Entertainment Indonesia

Dido Florian Cloud de Bounevialle O’Malley Armstrong atau yang lebih kita kenal sebagai Dido, kembali dengan album terbarunya yang berjudul Girl Who Got Away. Setelah jeda selama lima tahun setelah album Safe Trip Home (2008), maka album keempatnya ini tentu saja hadir dengan sambutan yang penuh dengan suka cita. Akan tetapi terbit pertanyaan, apalah Dido masih juara dalam mempersembahkan lagu-lagu semi-trip hop yang mengundang haru biru?

Mendengarkan Girl Who Got Away, sontak kenangan akan sedikit terbawa ke album debutnya, No Angel (1999), apalagi album dibuka dengan track No Freedom yang berbalut gitar akustik. Nomor minimalis ini tentu saja masih menghadirkan elektronika sebagai dasar instrumennya, akan tetapi ia tidak mencuri perhatian karena gitar dan vokal lembut Dido berpadu dengan baik. Ini memang mengingatkan akan single-single lawas Dido, sebuah pop-eklektik dengan sedikit sentuhan folk. Lembut dan menawan, dipenuhi oleh vokal Dido yang khas dan menghanyutkan.

Kalau ingat, album No Angel sebenarnya merupakan album trip-hop ketimbang pop-folk yang diindikasikan oleh single fenomenal dalam album tersebut, Thank You. Demikian juga dengan Girl Who Got Away. Secara umum, album dipenuhi dengan nomor-nomor elektronika yang mengandalkan mesin sebagai instrumen utama.

Akan tetapi harus diingat, jika Dido juga memiliki semangat folk yang kuat, sehingga lagu-lagu yang terdapat di dalam Girl Who Got Away tidak terdengar kering dan steril. Simak saja misalnya Let Us Move On. Terdengar kekinian dengan menampilkan rap dari Kendrick Lamar, namun lagunya masih menampilkan trip-hop mengalun ala Dido yang tampaknya juga dipengaruhi oleh sad-core ala Lana Del Rey.

Tampaknya Dido ingin memberi sentuhan “kekinian” tersebut dalam album Girl Who Got Away, karena ia memilih untuk menghadirkan track-track seperti Blackbird yang terdengar memadu-madankan antara tunes RnB dengan elektronika penuh ambiance. Sementara itu ambiance pun dapat dimanfaatkan Dido untuk menghadirkan sebuah nomor dance dalam Go Dreaming. Bass yang berdentum-dentum berperan penting dalam menjaga tone dan emosi lagunya.

Track Girl Who Got Away sendiri tampaknya terpengaruh oleh semangat New Wave san synth-pop, namun Dido mampu menghembuskan ciri khasnya dalam lagu ini, sehingga lagu ini terdengar sangat Dido. Synth-pop pun dapat ditemui dalam track End of Night, yang menghadirkan sensasi groovy ala 80-an sebelum meletupkan semangat anthemik dalam chorusnya. Istimewa!

Akan tetapi, tentu saja sebuah album Dido tidak akan sempurna tanpa kehadiran lagu-lagu balada yang dihadirkan secara lirih. Dan Girl Who Got Away masih menyimpan itu. Sitting On the Roof of the World dinyanyikan tidak saja dengan penuh penghayatan namun juga dibungkus dengan musik minimalis yang menghanyutkan. Sementara itu intimacy dan kepedihan berpadu dalam tembang trip-hop berjudul Happy New Year. Lagu ini tidak hanya terdengar indah, namun juga menghantui.

Disinilah kelebihan Dido. Ia mampu menghadiri sensasi menghantui tadi secara ekstensif, namun di saat lain mampu menghadirkan kegetiran dan kerapuhan. Di saat lain ia pun tak melulu berbicara soal cinta atau hubungan personal, namun juga politis. Simak saja nomor atmosferik Day Before We Went to War yang dibantu tulis oleh Brian Eno. Meski tak segarang Bjork misalnya, track ini cukup vokal dalam menyampaikan visinya, meski dipresentasikan dalam bentuk yang lebih lembut.

Jika memang menggemari album No Angel misalnya, kita pastinya akan menyintai album Girl Who Got Away juga. Mereka memiliki tone yang mirip akan tetapi jelas disusun dalam kerangka musik yang berbeda. Girl Who Got Away cenderung mengadopsi sad-core di beberapa bagiannya, namun di saat lain mencoba merangkul semangat pop-urban yang kekinian.

Kolaborasi ini tidak melulu berhasil, karena kita dapat merasakan Girl Who Got Away mengalami perjuangan untuk menyeragamkan tone-nya, akan tetapi secara umum, Girl Who Got Away merupakan album pop alternatif yang sangat menarik untuk disimak. Trip hop, folk, pop, elektronika, ambiance. Lepaskan segala ekspektasi dan biarkan Dido menyeret kita ke dalam dunianya.

Official Website

Beli CD Dido “Girl Who Got Away” Rp. 85.000,- silahkan isi form disini

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “No Freedom” 3:16
2. “Girl Who Got Away” 3:23
3. “Let Us Move On” (featuring Kendrick Lamar) 4:10
4. “Blackbird” 4:09
5. “End of Night” 3:58
6. “Sitting On the Roof of the World” 3:18
7. “Love to Blame” 4:36
8. “Go Dreaming” 4:24
9. “Happy New Year” 3:29
10. “Loveless Hearts” 3:05
11. “Day Before We Went to War” D. Armstrong, R. Armstrong, Brian Eno Rollo, Dido 5:12

Related posts

Leave a Reply