Trending News

Blog Post

Album of The Day: Glee: The Music, Season 4, Volume 1
Album of The Day

Album of The Day: Glee: The Music, Season 4, Volume 1 

Released by: Sony Music Entertainment Indonesia

Ryan Murphy tak menghendaki perubahan total Glee dalam sebuah kelulusan, sehingga ia mencoba konsep cerita yang masih tetap mengikat para siswa yang lulus berikut mereka yang masih menimba ilmu di McKinley High, plus siswa-siswa baru dengan beragam cerita yang membuat mereka bagian dari akademis SMU di Kota Lima, Ohio. Tak cuma itu, para alumni juga masih “tersedia”, meskipun mereka kini tak lagi terfokus di satu kota. Dari Lima hingga New York, “Glee: The Music, Season 4, Volume 1” merupakan sajian musik teranyar dari serial pemenang Golden Globe dengan cast nominator Grammy.

‘It’s Time’ sebagai sajian pembuka tersaji sebagai sebuah pelepasan. Kesiapan untuk menyongsong masa depan tanpa lagi terikat dengan masa lalu. Lagu ini dibawakan oleh Blaine untuk meyakinkan pada Kurt bahwa sudah saatnya ia melebarkan sayap di New York untuk menjadi seorang winner, bukannya tetap wara-wiri di Lima seperti seorang loser. Memang, kaitan lagu ke cerita yang harus benar-benar menjadi kebolehan tim musik Glee. Nilai selektivitas (is this even a word?) mereka tinggi dalam mencocokkan lagu ke cerita, berikut pemilihan vokal siapa yang akan digunakan. Lagu duet terpisah (sebelumnya pernah disajikan oleh Kurt dan Rachel untuk ‘Defying Gravity’ dan juga ‘Don’t Cry For Me Argentina’) kini memasangkan Rachel Original dengan Rachel Baru; Marley. ‘New York State Of Mind’ dalam ceritanya adalah audisi Marley untuk New Directions sekaligus audisi Rachel untuk showcase-nya di kampus NYADA. Produser sepertinya setengah mati mencari sosok pengganti Rachel dan mereka mendapatkan jiwa muda Marley (diperankan oleh Melissa Benoist). She’s got the pitch perfect, but not the wide range. But she’s still a star.

Musik dari Glee yang lalu-lalu memiliki aransemen yang tak jauh dari asli. Tapi kini mereka meredupkan arahan musik untuk beberapa track hingga didapatilah versi strip untuk ‘Give Your Heart A Break’ (Demi Lovato) dan ‘Mine’ (Taylor Swift) dengan iringan piano dan gitar (masing-masing) sebagai intrumen utamanya. Were they good? They’re amazing! ‘GYHAB’ dibawakan oleh Rachel dengan pria idaman barunya, Brody dan ini jauh lebih bagus dibanding duet Rachel dan Jesse untuk versi strip mereka ke lagu ‘Rolling In The Deep’. Sementara Santana kembali menghadirkan nyanyian dengan emosional sempurna di ‘Mine’. Tearjerker, heartfelt, touchy, you name it. Dan lagu emosional lain adalah ‘The Scientist’. Lagu ini dibawakan dalam moment perpisahan beberapa pasangan Glee sebagai sebuah konsekuensi dari jarak oleh pasangan Finn-Rachel, Blaine-Kurt, Santana-Brittany, dan juga Will-Emma.

Jangan mau terlarut dalam kesedihan. Karena sajian berikutnya adalah perayaan ‘Everybody Talks’ oleh dua tokoh baru McKinley; Jake dan Kitty. Jake adalah saudara tiri Puck dan Kitty adalah ketua Cheerios. Pemasangan mereka memang mengingatkan akan power couple Puck-Quinn. Dan entah darimana datangnya, tarikan vokal keduanya juga memiliki kemiripan dengan senior-senior mereka tersebut. Amazing. Tim kasting Glee berhasil menempatkan “pengganti” yang pas! Kitty sepertinya dibentuk sebagai petasan di musim ini. Ia yang manipulatif bergabung ke New Directions dan berduet dengan Marley untuk lagu yang tak kalah hebohnya, ‘Holding Out For A Hero’.

Jika ditanya apa yang khas dari musik Glee, jawaban pertama adalah olahan paduan suara sebagai vokal latar dan jawaban kedua adalah menggabung-gabungkan lagu. Untuk yang pertama, eksekusi paling otentik dilakukan oleh The Warbler dan Dalton Academy. Blaine yang diceritakan tengah gamang dalam membuat keputusan apakah akan bertahan di New Direction atau ingin kembali ke Warbler membawakan lagu ‘My Dark Side’ (yang aslinya berjudul ‘Dark Side’ oleh Kelly Clarkson) bersama mantan grupnya, The Warbler. Rasa khusus itu hadir di lagu ini. Dan untuk yang kedua, gabungan lagu klasik Simon & Garfunkel dengan hit Phillip Phillips ‘Homeward Bound/Home’ nyaris berhasil. Masih ada kejanggalan yang dirasakan dalam penggabungan keduanya. Lagu ini dibawakan oleh para senior yang hendak pulang kampung untuk hari raya Thanksgiving.

As the heartfelt sessions continues with ‘Heroes’ oleh Sam dan Blaine, mereka merujuk kedekatan vokal mereka dengan rock klasik David Bowie. Lagu ini layak menjadi sebuah hit radio, mendapatkan airplay atas pesona adi-audio yang ditampilkannya. Dibanding lekatnya pencitraan visual New Directions dalam ‘Some Nights’ juga The Warblers dalam ‘Live While We’re Young’. They’re enjoyable, but somehow they’re still connected. Epic moment untuk album ini pastilah terletak pada moment Tina untuk men-channel-kan ke-Korea-annya lewat monster hit ‘Gangnam Style’.

Glee Season 4 ini mendapat terpaan angin terkencang dalam sejarah penayangan mereka. Jumlah penonton yang menyurut, berikut prestasi Billboard untuk lagu-lagu rilisan mereka yang mengerut. 32 single yang dirilis dari 6 episode (tidak termasuk 2 episode khusus Britney dan Grease), mereka hanya berhasil memasukkan 2 lagu ke jajaran Billboard Hot 100. Ini adalah prestasi paling menyedihkan dalam sejarah Glee, atau lebih cocok untuk tidak menyebutnya prestasi. Edisi deluxe untuk album ini dengan tambahan 3 buah track, di antaranya menampilkan vokal dari bintang tamu Kate Hudson dan Sarah Jessica Parker dirilis dalam format digital di iTunes. Dan oh ya, album ini juga luput dari spotlight Billboard 200. Namun fakta-fakta tersebut tidak begitu penting bagi kolektor Glee. They support, no matter what.

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. It’s Time 3:43
2. New York State Of Mind 3:41
3. Give Your Heart A Break 3:29
4. Mine 4:12
5. The Scientist 4:14
6. Everybody Talks 2:59
7. My Dark Side 3:25
8. Holding Out For A Hero 4:10
9. Heroes 3:43
10. Some Nights 4:23
11. Homeward Bound/Home 4:12
12. Live While We’re Young 3:18
13. Gangnam Style 3:37

Related posts

Leave a Reply