Trending News

Blog Post

Album of The Day: Delphic – Collections
Album of The Day

Album of The Day: Delphic – Collections 

Bayangkan anda memproyeksikan sebuah benda yang berjarak dekat menggunakan teleskop alih-alih menggunakan binokular. Seperti itulah kira-kira analogi yang saya gambarkan ketika mendengarkan album teranyar dari trio musik elektronik asal Manchester, Delphic. Sepertinya mereka ingin membuktikan bahwa musik pop elektronik yang selama ini terkesan sempit dan stagnan dapat dijelajahi secara lebih luas oleh mereka. “Collections” adalah judul yang benar-benar tepat menggambarkan album ini, sebuah koleksi karya-karya pop modern yang memiliki pendekatan yang berbeda-beda pada masing-masing track yang ditawarkan.

Tak meninggalkan ciri khas mereka pada album “Acolyte”, album ini dibuka dengan track “Of The Young” yang menghentak dan menawarkan sensasi klasik mereka namun dengan aransemen yang lebih “keras”. Setelah itu, mereka lebih jauh mendeskripsikan musik pop elektronik ala mereka pada track “Baiya”, dimana notasi-notasi yang menggugah telinga dipadukan dengan penggunaan alat-alat musik elektronik yang ringan, namun tetap terdengar sophisticated.

Mereka sadar bahwa tak selamanya penggunaan synth, drumpad, programming string, dan apapun itu yang berbau elektronik harus menghasilkan sesuatu yang memiliki segmen yang sempit. Buktinya adalah lagu “The Sun Also Rises”, lagu yang mengandalkan pendekatan dengan cara menangkap esensi musik populer tahun 80-90an. Oh, dan tidak ketinggalan juga lagu “Tears Before Bedtime” dan “Exotic” yang menggunakan pendekatan R&B/Hiphop yang intim, atau mungkin dalam “Atlas” (salah satu lagu favorit saya di album ini) yang menggunakan pendekatan ala post-punk dalam mengaktualisasikan pop elektronik yang mereka usung. Album ini benar-benar menawarkan perjalanan musik yang menarik dari track pertama hingga track terakhir.

Dalam sebuah wawancara dengan NME Magazine setahun yang lalu, mereka mengatakan bahwa mereka ingin membuat sebuah album yang benar-benar bagus dan tak hanya sekedar album yang dibuat dengan asas “yang penting jadi”. Menurut saya album ini berhasil menangkap visi tersebut, dan bisa dikatakan antara konsep mereka yang ingin mengeneralisasikan musik pop elektronik berbanding lurus dengan proses produksi yang apik.

Mungkin anda mengekspektasikan “Collections” ini akan lebih menggelegar dan cutting-edge dibanding “Acolyte”, namun janganlah anda melihat inovasi yang mereka lakukan kali ini dengan kacamata yang pragmatis. Tak selamanya Delphic yang anda kenal akan selalu menjadi Delphic yang begitu-begitu saja, mereka juga membutuhkan ruang improvisasi. Saya sangat kecewa melihat album ini justru diberi rating yang sangat rendah oleh beberapa media musik dan juga blog-blog musik yang mengagung-agungkan semangat “hipster”. Cukup disayangkan apabila mereka menilai value musik yang Delphic bawakan kali ini sebatas dari segi teknis saja tanpa melirik esensi yang dibawa pada album ini. Dan semoga pandangan publik tidak segera menjadi batu sandungan bagi Delphic dalam membuat karya yang lebih menarik lagi.

Official Website

(Galih Gumelar / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Of the Young” 3:53
2. “Baiya” 4:22
3. “Changes” 4:29
4. “Freedom Found” 4:20
5. “Atlas” 6:10
6. “Tears Before Bedtime” 2:50
7. “The Sun Also Rises” 3:37
8. “Memeo” 3:38
9. “Don’t Let the Dreamers Take You Away” 5:05
10. “Exotic” 4:33

Related posts

Leave a Reply