Trending News

Blog Post

Album of The Day: Karen Mok – Somewhere I Belong
Album of The Day

Album of The Day: Karen Mok – Somewhere I Belong 

Released by: Universal Music Indonesia

Siapun masih tak membantah jika Karen Mok merupakan seorang artis multi-talenta yang sangat berbakat. Tidak hanya sukses di musik namun juga di dunia film. Setelah merilis sekitar 16 buah album, baik dalam bahasa Kanton maupun Mandarin, kini di 20 tahun karir musiknya, untuk pertama kalinya ia merilis album berbahasa Inggris yang diberi tajuk Somewhere I Belong.

Meski begitu, bagi yang mengharapkan Mok hadir dalam lagu-lagu pop orisinil, harus bersabar dahulu, karena Somewhere I Belong adalah sebuah album berisi 12 lagu jazz yang umumnya merupakan lagu lawas yang dinyanyi ulang. Sebuah pilihan yang cukup bijak, karena lagu-lagu lama yang dinyanyikan ulang cenderung akan lebih mudah diapresiasi awam karena faktor familiaritas.

Dan jika pun ia memutuskan untuk membalut lagu-lagu tersebut dalam aransemen jazzy, bisa menjadi indikasi pasar yang dikerjar oleh Mok. Setelah menilik albumnya, Somewhere I Belong memang sebuah album jazz yang berkelas dengan balutan musik yang dipastikan akan memanjakan para penikmat musik jazz secara umum.

Secara umum, aransemen masih mengikuti pakem jazz konvensional, namun Mok cukup berani memasukkan eksperimen dengan memasukkan instrumen tradisional China di musiknya, seperti contoh saja pemakaian guzheng di lagu While My Guitar Gently Weeps, sehingga lagunya terdengar lebih oriental dari biasanya serta terdengar lebih segar.

Lagu lain yang mendapat sentuhan tradisional adalah Stormy Weather meski tidak “serajin” While My Guitar Gently Weeps, dan cenderung menjadi latar belakang. Atau sitar yang juga mengalun seperti semilir angin di track Sour Times milik Portishead yang hadir dengan lebih lembut, personal, intim dan sensual.

Yang memang menjadi kekuatan utama dari Mok dalam Somewhere I Belong adalah bagaimana ia menyanyikan lagup-lagu ini secara lebih lembut dan intim, meski tidak semua harus mendapat treatment sensual juga. Dan ia tak melulu menghadirkan lagu-lagu lembut, karena seperti lagu A Fine Romance, jazz yang bergelora juga menjadi andalan utama.

Track pembuka, Love For Sale, seharusnya sudah menjadi indikasi. Dibuka dengan perlahan dan lembut sampai kemudian berubah tempo dengan masuknya perkusi yang membuat aransemen terdengar lebih loungy. Tentu saja album jazz tak akan lengkap dengan nomor-nomor seperti ini atau yang swing-y, karena Mok masih menyisakan track seperti I Can’t Give You Anything But Lov.

Mok juga menyediakan dua lagu yang dinyanyikan dalam bahasa ibunya, yaitu ???? atau The Face That Launched a Thousand Ships yang juga dibantu tulis olehnya. Mengadopsi konsep jazz klasik, kita seolah diajak Mok ke Shanghai era 30-an yang gelamor, begitu juga dengan track terakhir, ??? (Shanghai Nights), juga menjadi penutup yang manis sekali. Mengalun lembut dengan cengkok tradisional yang khas.

Jika kita selama ini mengenal Mok sebagai seorang penyanyo pop, maka di sini ia dengan sukes menjadi seorang jazz songstress yang mumpuni. Enchanting and passionated. Mulai dari artikulasi yang jelas hingga vokal jazzy yang prima.

Somewhere I Belong seolah menjadi pernyataan dari Karen Mok, kalau ia belong to the jazz scene. Jazz menjadi pilihan yang pasti bukan coba-coba hingga tidak heran jika Somewhere I Belong terdengar mapan dan matang. Bagi yang menggemari album-album jazz berkelas, jelas merupakan sebuah pilihan yang tak salah.

Official Website

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
01 Love For Sale
02 While My Guitar Gently Weeps
03 My Funny Valentine
04 ???? (The Face That Launched a Thousand Ships)
05 Wicked Games
06 Stormy Weather
07 Sour Times
08 A Fine Romance
09 The Man I Love
10 I Can’t Give You Anything But Lov
11 Moon Over Bourbon Street
12 ??? (Shanghai Nights)

Related posts

Leave a Reply