Trending News

Blog Post

Album of The Month: Paramore – Paramore
Album of The Day

Album of The Month: Paramore – Paramore 

Released by: Warner Music Indonesia

Apa ada alasan khusus mengapa band pengusung Alternative rock/emo/pop punk beken, pimpinan Hayley Williams, yang tergabung dalam Paramore, memutuskan untuk merilis album self titled untuk album ke empat mereka?

Tentu saja ini tak bisa dilepaskan dengan keluarnya duo Josh Farro dan Zac Farro yang selama ini bersama Hayley telah membesarkan nama Paramore. Tapi kali ini kita tidak akan membahas sejarah band atau kisruh internal mereka, karena kita akan memilih untuk membicarakan album yang kini dikerjakan Hayley bersama Jeremy Davis (bass) dan Taylor York (gitar).

Saat single Now rilis, sesaat Hayley Williams terdengar seperti Gwen Stefanie, dengan hentakan irama yang terdengar agak ska-ish. Tapi Paramore bukanlah No Doubt, karena dengan raungan rock alternative yang kemudian menyelimuti lagunya, inilah Paramore yang kita kenal.

Sebagai single kedua mereka melepas sebuah lagu yang cukup berbeda dari pakem mereka yaitu Still Into You. Berbeda karena lagu ini bercorak sebuah pop-rock vintage ala 60-an. Meski begitu di bagian chorus, feel rock modern kemudian lebih mendominasi. Akan tetapi tetap saja nuansa punk seolah menghilang dan digantikan oleh semangat pop yang kental. Akan tetapi uniknya lagu ini sangat renyah sekali untuk disimak berulang-ulang.

Dan setelah menyimak album ini, kita bisa menarik kesimpulan kalau perubahan formasi ternyata sedikit banyak mempengaruhi gaya bermusik Paramore. Dengan materi 17 lagu, sebuah amunisi yang cukup kaya, ternyata aroma rock yang diusung oleh Paramore sekarang lebih condong ke pop yang easy listening dan catchy.

Lagu Grow Up mungkin bisa menjadi indikasi akan ini dan secara tematis menjadi pernyataan sikap Paramore saat ini. Dengan mengadopsi pop-alternative, Grow Up masih menghadirkan riff gitar yang berdengung perkasa, namun ambient synth-pop yang juga kemudian hadir menemani memberi kesan ringan namun manis. Vokal Hayley masih penuh dengan asupan enerji namun tak meledak-meledak seperti biasanya.

Sementara dalam lagu Move On yang bertugas sebagai interlude, ukulele yang hadir sebagai instrumen mengindikasikan semangat folk, yang lagi-lagi dapat menjadi sebuah pernyataan dari Hayley dan Paramore. Lagu sederhana ini segera dilanjutkan oleh Ain’t It Fun yang sedikit mengadopsi semangat funk yang groovy. And yes, it was fun, indeed!

Sebuah nomor pop manis yang sendu berjudul Hate to See Your Heart Break dapat menjadi oase ditengah derap nomor-nomor uptempo yang ada di album ini. Hayley bernyanyi dengan lirih juga penuh perasaan, membuat ia terdengar jauh berbeda dan mungkin akan sulit dikenali oleh non-fans. Album juga menyediakan track-track seperti Last Hope sebuah balada mid-tempo yang juga mengalun sederhana, meski di bagian chorus masih menyediakan power ala Paramore.

Secara umum, album ini memang lebih cenderung pada nomor-nomor pop, meski jangan kuatir, karena Paramore masih menyediakan lagu-lagu “gahar” yang selama ini menjadi ciri khas Paramore, sebut saja Anklebiters, Proof atau Be Alone dan juga nomor pembuka, Fast In My Car.

Yang patut menjadi catatan adalah bagaimana Paramore menunjukkan kecintaan mereka pada melodi yang retro seperti yang ditunjukkan pada track yang sangat manis berjudul (One of Those) Crazy Girls. Memang ini membuat mereka terdengar seperti Camera Obscura, yang memakai pola melodi ala rock 50-60-an, dan mengadopsi gaya surf-rock.

Album ditutup dengan lagu minimalis berjudul Future yang diberi efek lo-fi. Ambient gelap yang awalnya menyelubungi lagu perlahan berubah menjadi jelas dan jernih.Seakan-akan lagu ini menjadi sebuah tanda sebuah kegelisahan sekaligus pernyataan musikalitas Paramore yang terus bergerak, meski terkungkung oleh paramater tertentu.

Terlepas dari berbagai latar belakang yang membuat album keempat Paramore harus berjarak empat tahun dari album sebelumnya, Hayley Williams bersama teman-temannya yang baru membuktikan jika Paramore masih mampu menghadirkan sebuah album yang sangat artikulatif. Tidak hanya sangat enjoyable, album ini juga memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan serta dapat menjadi pernyataan jika Paramore tidak pergi kemana-mana.

Official Website

(Haris / CreativeDisc Contributor)

Beli CD Paramore “Paramore” Rp. 85.000,- silahkan isi form disini

TRACKLIST
1. “Fast in My Car” 3:42
2. “Now” 4:07
3. “Grow Up” 3:50
4. “Daydreaming” 4:31
5. “Interlude: Moving On” 1:30
6. “Ain’t It Fun” 4:56
7. “Part II” 4:41
8. “Last Hope” 5:09
9. “Still Into You” 3:36
10. “Anklebiters” 2:17
11. “Interlude: Holiday” 1:09
12. “Proof” 3:15
13. “Hate to See Your Heart Break” 5:09
14. “(One of Those) Crazy Girls” 3:32
15. “Interlude: I’m Not Angry Anymore” 0:52
16. “Be Alone” 3:40
17. “Future” 7:52

Related posts

Leave a Reply