Trending News

Blog Post

Konser Lovecoustic With Sabrina, Live in Medan,  21 Juni 2013
Concerts Review

Konser Lovecoustic With Sabrina, Live in Medan, 21 Juni 2013 

Gedung Selecta Building Medan, tepatnya di lantai lima, pada hari Jumat sore, 21 Juni, tampak ramai oleh para pengunjung. Tepat pada pukul 19.00, mereka sudah duduk manis di bangku masing-masing. Setelah selama satu jam dihibur oleh band pembuka, tepat pada pukul 20.10 WIB, yang ditunggu-tunggu, Sabrina hadir di panggung Lovecoustic With Sabrina.

Mengenakan gaun berwarna biru serta rok hitam serta rambut yang digelar panjang, ia pun menyapa para penonton dan tanpa banyak basa-basi ia segera menghadirkan lagu pertama, Call Me Maybe, milik Carly Rae Jepsen. Minus one dan minus gitar, penampilan pembuka ini cukup menawan, meski tampaknya belum mampu membujuk para penonton untuk tidak bergeming di bangku mereka masing-masing.

Selesai membawakan lagu tersebut, Sabrina kembali menyapa penonton, namun kini dengan lebih panjang lebar, mulai dari menanyakan kabar hingga keinginannya untuk menaikkan mood penonton dengan memberikan salah satu lagu favoritenya, Baby milik Justin Bieber. Kali ini ia tampil bersama senjata andalannya, gitar akustik. Meski musik latar masih ditampilkan secara minus one, akan tetapi Sabrina dan gitarnya cukup mampu menyatu dengan musik. Uniknya, ia melakukan medley, menyambung Baby dengan I’m Yours milik Jason Mraz.

Sekelar penampilan medley, manajer Sabrina tergopoh-gopoh menuju panggung dan dalam beberapa detik kemudian sudah kembali ke balik panggung. Sambil tersenyum Sabrina meminta penonton untuk memberi aplaus kepada sang manajer yang telah membantunya selama ini. Selanjutnya ia menceritakan tentang konsep love accoustic, serta passion-nya terhadap musik serta akustik. Tanpa terlupa bercerita tentang kesannya tentang kota Medan, kota yang bahkan belum pernah ia dengar sebelumnya, orang-orangnya yang menurutnya ramah-ramah serta cuaca yang hangat.

Untuk lagu berikutnya yang ia gambarkan sebagai lagu yang mewakilkan musiknya, hadir We Found Love dari Rihanna. Sabrina tampil dengan cukup enerjetik dan meski memiliki gaya yang cukup berbeda dari lagu aslinya, ternyata versi Sabrina tak kalah seru. Menurut Sabrina lagu cinta terbaik itu tentang patah hati. Ia bahkan menulis lagu yang berkisah tentang patah hati. Oleh karena itu ia menghadirkan salah satu lagu tentang patah hati sebagai lagu berikutnya, Cry dari Mandy Moore. Selesai bernyanyi, penonton memberi sambutan yang meriah sehingga Sabrina terlihat sumringah. Ia bahkan menunjuk senang ke pada Ai Hasibuan, kontributor CreativeDisc yang tampak paling semangat memberi aplaus.

Speaking of her own song, lagu berikutnya adalah One True Love, yang merupakan salah satu lagu yang ditulisnya. Sabrina mengharapkan agar penonton menyukai lagu tersebut. Sebelum bernyanyi, ia sempat bercerita jika ia menahan tangis saat pertama kali membawakan lagunya di depan umum. Ia mengingatkan penonton untuk mendukung lagu ini, karena setelah berkarir selama 6 tahun sebagai penyanyi cover version, inilah kali pertama ia menyanyikan lagu asli. Ia juga berharap agar lagunya di-request di radio agar lagunya sering diputar dan dengan bercanda ia berharap suatu saat ada yang mengcover lagunya tersebut. Menyadari jika penonton ada yang datang jauh-jauh dari Singapura, Sabrina terlihat senang dan menyapa sang penonton.

Bagi yang familiar dengan The Way You Look at Me milik Christian Bautista, maka lagu tersebut menjadi persembahan dari Sabrina yang kali ini lagi-lagi tanpa gitar. Berbeda jika bernyanyi bersama gitar, maka Sabrina tampak aktif menyambangi panggung dari ujung ke ujung. Berturut-turut Sabrina kemudia menyanyikan A Thousand Year milik Christina Perri dan Iris milik Goo Goo Dolls, yang mendadak mengubah gedung petunjukan menjadi ruang karaoke.

Sebelum melanjutkan pertunjukkan, Sabrina bercerita tentang hobinya bermain twitter. Menurutnya, dengan bermain twitter, ia banyak mendapatkan feedback, tidak hanya pujian atau masukan namun juga kritik. Berbicara tentang kritik, Sabrina bercerita tentang user name lamanya, @isolovesabrina tp dikritik krn mencintai dirinya sendiri sehingga kemudian menggantinya menjadi @sabrinaorial. Tidak hanya masukan/kritik, ia juga kerap mendapatkan permintaan lagu untuk dibawa ulang serta himbauan duet, termasuk dengan rekan senegaranya yang juga populer di Indonesia, Christian Bautista. Akhirnya dalam kesempatan pertemuan dengan Bautista, Sabrina berhasil mengajak untuk berduet. Tidak heran jika lagu berikutnya yang dinyanyikan adalah Terrified. Sayang, Bautista absen, sehingga Sabrina menyanyikan semua bagian lagu secara solo.

Sebagai jeda, Sabrina mempromosikan akun YouTube-nya yang menampilkan koleksi penampilannya, serta tak lupa mengingatkan para penonton untuk membeli CD-nya yang dijual di pintu masuk. Dia siap memberikan tanda-tangan seusai acara bagi penonton yang berminat. Tidak lama kemudian ia melanjutkan pertunjukan dengan membawakan Oh Boy yang dapat ditemui dalam album terbarunya, I Love Acoustic 5. Dan lagi-lagi ia tampil gitar dan dengan cukup enerjik mengitari panggung.

Menjawab pertanyaan tentang duet dengan artis lokal (Indonesia), Sabrina justru menyanyikan lagu milik Raisa, Could It Be. Dengan penampilan yang sedikit centil, Sabrina mengajak penonton untuk bernyanyi bersamanya. Selesai bernyanyi ia memberi harapan untuk dapat berduet dengan Raisa jika ada kesempatan. Dan sekali lagi ia mengingatkan agar lagu orisinilnya, One True Love, sering-sering di-request ke radio. Tak lupa ia mengucapkan terimakasih kepada para sponsor. Di ujung ia sempat mengeluarkan celetukan, “You guys are scary when quite,” yang disambut oleh tawa penonton.

Memasuki pukul 21.15, yang berarti sudah lebih dari sejam pertunjukan, Sabrina membawakan Moves Like Jagger-nya Maroon 5 serta disusul oleh lagu penutup, Rolling In The Deep milik Adele yang membuat koor para penonton memenuhi gedung pertunjukan. Ia menutup penampilannya dengan mengucapkan terima kasih dalam Bahasa Indonesia.

Belum lama Sabrina berselang, penonton sudah riuh mengucapkan kata “tamboh” (bahasa lokal untuk tambah) yang berarti Sabrina wajib melalukan encore. Sambil tertawa ia sempat bingung dengan kata “tamboh” tersebut dan mengira penonton tidak menginginkan encore.

Sebelum Sabrina melaksanakan encore-nya, terlebih dahulu pihak pelaksana acara, yaitu Tomato Promade, yang diwakili oleh Bunda Evy Bobby, memberi dan mengenakan ulos kepada Sabrina serta manajer dan team make-upnya. Sabrina tampak sumringah oleh pemberiannya dan mengira jika ia dipakaikan ulos karena ingin menutupi gaunnya yang backless.

Sebagai encore sekaligus yang disebutnya sebagai giant hug untuk penonton, Sabrina menyanyikan lagu Taylor Swift yang berjudul We Are Never Ever Getting Back Together. Suasana menjadi semakin meriah dengan barisan penonton yang ikut bernyanyi. Setelah selesai, penonton kembali meminta encore yang disanggupi Sabrina dengan menyanyikan Price Tag milik Jessie J. Tak tanggung-tanggung, Sabrina turun dari panggung untuk bernyanyi bersama dengan penonton yang akhirnya berdiri dari kursinya untuk bernyanyi bersama.

Sekira pukul 21.40, perhelatan perdana Sabrina di kota Medan ini pun benar-benar berakhir dengan wajah-wajah puas para penonton. Ternyata Sabrina cukup interaktif untuk mengajak para penonton yang awalnya terlihat kalem untuk kemudian bisa larut menyimak pertunjukan yang awalnya direncanakan hanya satu jam ini.

Meski memiliki konsep yang sederhana, namun ternyata Lovecoustic With Sabrina bisa berlangsung dengan cukup semarak dan berkesan. Well done, Sabrina and please come again.

SONGLIST
1. Call Me Maybe
2. Medley Baby & I’m Yours
3. We Found Love
4. Cry
5. One True Love
6. The Way You Look At Me
7. A Thousand Years
8. Iris
9. Terrified
10. Oh Boy
11. Could It Be
12. Moves Like Jagger
13. Rolling In The Deep

ENCORE
14. We Are Never Ever Getting Back Together
15. Price Tag

Kontributor CreativeDisc.com, Ai Hasibuan (kedua dari kiri) bersama para pemenang kuis Loveacoustic With Sabrina

Special Thanks To :
Tomato Promade
Photo by : M. Ali Hermawan

(Haris / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply