Trending News

Blog Post

Album of The Day: Disclosure – Settle
Album of The Day

Album of The Day: Disclosure – Settle 

Released by: Universal Music Indonesia

Duo kakak beradik asal Surrey, Inggris, Guy dan Howard Lawrence, tampaknya memiliki kecintaan tersendiri terhadap electronic dance music, sehingga merasa perlu untuk membentuk sebuah grup pengusung EDM yang bernama Disclosure. Setelah beberapa EP, maka sambutlah album debut mereka yang langsung sambutan meriah dari pengamat musik, Settle.

Wajar saja jika Settle disambut dengan baik, karena sebagai sebuah album debutan, Disclosure menunjukkan sense of music yang matang serta kemampuan mengkomposisikan lagu dengan presisi yang tepat, seolah-olah mereka telah kenyang makan asam garam di skena EDM ini. Well, Guy baru berusia 21 sedang adiknya Howard, baru menginjak 18 tahun. So yes, age ain’t a thing but number right?

Album dibuka dengan sebuah intro berisi monolog cerewet sepanjang satu menit dengan iringan musik atmospheric ala James Blake yang langsung disambung dengan When a Fire Starts to Burn. Masih diisi oleh vokal cerewet yang sama, akan tetapi deep-house yang bergelora sulit untuk dilewatkan begitu saja.

Sampai saat ini single paling sukses mereka mungkin White Noise yang menampilkan duo pendatang baru lainnya, AlunaGeorge. Dengan beat yang berdentam ritmis mengikuti melodi manis yang mudah diikuti namun tak terdengar sangat pop-ish, Disclosure menunjukkan kelas mereka. House yang dipapar tidak melulu mengejar sensasi seru seperti kebanyakan EDM yang tengah beredar, akan tetapi mempertahankan estetika yang cantik namun tetap dance-able.

Akan tetapi Settle tidak hanya punya White Noise. Mereka juga punya Latch yang menampilkan vokal Sam Smith. Melaju tenang, track ini sepertinya lebih ingin mengeksplorasi vokal soulful Smith sementara musik bertugas untuk mengakomodir hal tersebut. Yang harus diperhatikan, bagaimana kayanya aransemen yang disusun oleh Disclosure.

Simak juga Voices yang menjelaskan deep-house versi Disclosure itu bagaimana. Sementara Sasha Keable bernyanyi dengan intensitas, drum’n’bass dieksplorasi dengan ektensif oleh Disclosure. Secara keseluruhan, Settle memang lebih mengandalkan drum’n’bass ketimbang mengikuti trend dengan bermain di ranah dubstep misalnya. Pilihan yang cukup berani.

Pada satu bagian musik Disclosure terdengar retro, namun mereka cerdik dengan tidak melulu mengikuti pakem drum and bass konvensional atau membiarkan musik mereka jatuh di arena loungy yang urban saja. Mendengarkan track instrumental Stimulation mungkin bisa menjadi highlight bagaimana musik mereka sebenarnya.

Drum’n’bass yang berdentum rapat sementara nuansa tribal ikut mewarnai lagunya. Jika di awal Stimulation terdengar raw, Disclosure kemudian dengan sigap mengisinya dengan permainan instrumen yang menarik tanpa harus kehilangan akar house tadi. Mengingatkan akan Artful Dodger yang dulu cukup nge-top di dekade akhir 90-an.

Bukan berarti Disclosure lantas membiarkan diri mereka memasuki wilayah obscure dengan hanya mengejar track-track eksperimental. Mereka masih memilih hadir dalam balutan dinamisasi pop dan memilih banyak bintang tamu untuk mengisi vokal di track-track yang mereka usung. Meski nama-nama yang mereka ajak bukanlah dalam skala high-profile, akan tetapi menarik bagaimana mereka memilih Eliza Doolittle atau Jessie Ware sebagai bintang tamu.

Dalam You & Me, Doolittle diizinkan menjadi diri-nya sendiri, bernyanyi dengan meliuk ala RnB sementara musik latar dengan atraktif menghadirkan house yang dalam dan berat namun tidak kehilangan unsur fun. sementara itu Ware dihadirkan dalam Confess to Me yang mengadopsi funk sementara Ware bernyanyi dengan menghantui.

Mendengarkan Settle membuat kita sadar jika Disclosure pun akrab dengan kultur UK garage yang dulu berkembang di tahun 90-an, sehingga tidak heran jika musik mereka terdengar familiar. Namun, syukurlah mereka tidak terjatuh menjadi impersonator belaka karena masih cukup mampu menghadirkan trade-mark tersendiri.

Track-track seperti F For You, Defeated No More, Second Chance atau pun track penutup, Help Me Lose My Mind, menghadirkan sisi-sisi personal yang intim sedang track-track seperti Grab Her! dan January menampilkan kekuatan mereka dalam memilih corak kaya warna dalam komposisi lagunya.

Dan di tengah skena EDM Inggris yang sudah penuh sesak, sungguh menyenangkan mengetahui jika masih ada musisi yang memiliki ciri khas serta taste tersendiri yang membuat mereka stand out di tengah keramaian. Settle adalah album yang istimewa dan Disclosure merupakan pendatang baru yang sinarnya mencorong. Bukan tidak mungkin ke depannya, duo kakak beradik Guy dan Howard Lawrence ini akan menjadi sosok-sosok penting dalam skena electronic dance music, tidak hanya Inggris namun juga dunia.

Official Website

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Intro” 1:00
2. “When a Fire Starts to Burn” 4:43
3. “Latch” (featuring Sam Smith) 4:16
4. “F for You” 4:29
5. “White Noise” (featuring AlunaGeorge) 4:38
6. “Defeated No More” (featuring Ed Macfarlane) 6:09
7. “Stimulation” 5:22
8. “Voices” (featuring Sasha Keable) 4:05
9. “Second Chance” 2:22
10. “Grab Her!” 5:15
11. “You & Me” (featuring Eliza Doolittle) 4:29
12. “January” (featuring Jamie Woon) 5:55
13. “Confess to Me” (featuring Jessie Ware) 4:11
14. “Help Me Lose My Mind” (featuring London Grammar) 4:06

Related posts

Leave a Reply