Trending News

Blog Post

Album of The Day: Empire of the Sun – Ice on the Dune
Album of The Day

Album of The Day: Empire of the Sun – Ice on the Dune 

Apa yang diinginkan oleh musisi setelah meluncurkan album pertama yang cukup sukses? Meluncurkan album kedua yang sesuai dengan keinginan musisi tersebut sepertinya menyenangkan. Dan bagi Empire of the Sun, album kedua mereka lebih tampak seperti sebuah ajang implementasi imajinasi yang sedikit eksentrik. Bahkan terdapat prosesi peluncuran album kedua mereka yang cukup unik, dimana tiga bulan sebelum perilisan album kedua mereka, Empire of the Sun mengeluarkan gimmick-gimmick petunjuk berupa puzzle yang berisikan huruf hieroglyph (dan ternyata hanya mereka yang tahu arti dari huruf-huruf tersebut) yang bercerita tentang sebuah perintah dari sang Emperor untuk mengutus duo asal Australia ini demi merestorasi kedamaian di muka bumi selama 1000 tahun ke depan. Dan album “Ice on the Dune” ini merupakan pesan perdamaian yang disampaikan oleh sang Emperor kepada grup pengusung musik elektronik ini melalui wangsit-wangsit magis. Tidak usah memutar otak mencari arti puzzle-puzzle tersebut karena makna benda itu dapat anda lihat di situs resmi mereka.

Sang Emperor tersebut pastilah cukup mengerti keadaan umat manusia di muka bumi ini sehingga wahyu-wahyu-Nya tercermin dalam 12 lagu berjenis pop, electronic serta disco yang memang disukai oleh masyarakat kebanyakan. Anda akan menemukan banyak sekali penggunaan drum pad dan synthesizer layaknya musisi-musisi glam pop gunakan di era terdahulu. Album dibuka dengan ritual penyambutan yang direfleksikan dalam track “Lux”, sebuah prolog yang terdengar seperti sebuah music scoring untuk film-film petualangan. Sangat megah dan meyakinkan. Cukup membuat anda percaya bahwa pesan-pesan sang Emperor tersebut memang nyata. Namun dapat dibilang nuansa itu hanya bertahan pada paruh awal album ini saja.
Pada first half album “Ice on the Dune” ini anda akan menemukan lagu disco 80an seperti “Concert Pitch” yang saya rasa merupakan salah satu stand out track di album ini. Dan rupanya, track “Ice on the Dune” pun memberikan efek serupa. Sebuah track yang mengandalkan nomor disco yang cukup klasik, lengkap dengan bunyi synthesizer ala glam-pop ditambah vokal Luke Steele yang tak jelas apakah dia sedang berfalsetto ria atau tidak. Selain itu terdapat pula track “Alive” dimana track ini terkesan cukup serius dibanding track-track lainnya. Sangat anthemic, seolah-olah pesan sang Emperor memang diperuntukkan bagi umat manusia. “Freedom is within you. Giving makes us feel good. Loving every minute cause you make me feel so alive..” teriak (atau desahan?) Luke Steele yang diiringi oleh warna-warni keyboard dan synthesizer yang saling mengisi satu sama lain.

Sedangkan paruh kedua album ini terasa seperti sebuah repetisi dari paruh pertama. Jujur saya bilang bahwa terdapat perkembangan yang stagnan, sangat bertolak belakang dengan track pembuka ”Lux” yang cukup megah. Jika saya adalah salah satu personil Empire of the Sun, maka mungkin saya akan membuat dinamika lagu-lagu pada paruh kedua “Ice on the Dune” terasa lebih persuasif, dan akan meletakkan sebuah konklusi di akhir album yang menyatakan bahwa “Oh terima kasih sang Emperor, anda telah mengutus Empire of the Sun ke dunia ini untuk menuntun kami” dan sebagainya. Namun yang ditempatkan justru track “Keep A Watch”, sebuah track semi ballad yang didominasi oleh instrumen organik dimana Luke Steeler terus melantunkan “I will keep a watch over you” berulang-ulang dengan vokal seperti (maaf) pasien rumah sakit yang mengidap penyakit paru-paru akibat terlalu banyak merokok. Cukup menggoyahkan konsep yang telah dibangun oleh Empire of the Sun di dalam album ini.

Namun saudara-saudara, kita patut mengapresiasi usaha keras mereka dalam menciptakan “Ice on the Dune” terlepas dari apapun kritik yang dialamatkan oleh mereka di dalam album ini. Sangat sulit untuk membuat album yang tematik, apalagi mengaplikasikan tema tersebut dari segala sisi. Tak semua musisi memiliki imajinasi yang tinggi pula, sehingga hal ini menjadi nilai plus bagi Empire of the Sun. Dan sementara itu di alam lain, mungkin sang Emperor kini sedang membuat ayat suci lainnya untuk diwahyukan kepada Empire of the Sun melalui karya berikutnya. Ya, mungkin saja..

Official Website

(Galih Gumelar / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Lux” 1:25
2. “DNA” 3:54
3. “Alive” 3:24
4. “Concert Pitch” 3:40
5. “Ice on the Dune” 3:25
6. “Awakening” 3:45
7. “I’ll Be Around” 4:30
8. “Old Flavours” 3:54
9. “Celebrate” 3:19
10. “Surround Sound” 3:17
11. “Disarm” 3:51
12. “Keep a Watch” 4:28

Related posts

Leave a Reply