Trending News

Blog Post

Top 10 Music Videos: Robin Thicke
Top 10 Lists

Top 10 Music Videos: Robin Thicke 

Satu dekade sudah karir Robin Thicke semenjak ia merilis album debutnya, A Beautiful World, di tahun 2003. Dan sepanjang itu, diskografinya terdiri atas enam album studio, tujuh belas single dan empat belas musik video.

Sebagai pengusung musik RnB, Thicke memiliki ciri khas tersendiri karena memiliki kecendrungan untuk menyanyikan lagu-lagu yang bertema sensual dan seksi. Tidak mengherankan jika video musik yang dikerjakan oleh Thicke pun kental dengan aroma sensual tadi.

Lantas, apa sajakah 10 video favorit Robin Thicke berdasarkan polling yang dilakukan terhadap pembaca CreativeDisc? Tanpa banyak panjang lebar lagi, inilah dia 10 Musik Video Terbaik Robin Thicke:

10. Give It 2 U (Alb. Blurred Line, 2013)

It’s fresh from oven! Thicke baru saja merilis video single keduanya untuk album Blurred Lines. Masih disutradarai oleh Dianne Martel, kali ini Thicke ditemani tidak hanya oleh Kendrick Lamar, seperti di albumnya, namun juga ditambah oleh 2 Chainz. Berseting di sebuah stadion, Thicke kembali dikerubungi oleh banyak perempuan seksi mulai dari cheerleader hingga maskot. Uniknya Thicke diperlihatkan lebih banyak duduk selonjor meski di beberapa bagian ia terlihat berinteraksi dengan barisan model. Kesan rame dan riuh memenuhi video ini.

09. When I Get You Alone (Alb. A Beautiful World, 2002)

Lupakan imej Robin Thicke yang suave dan seksi karena dalam video pertamanya ini, When I Get You Alone ini Thicke terlihat sangat “grunge”, mulai dari sweater hingga rambutnya yang panjang. Disutradarai oleh Mat Kirkby, Thicke terlihat menaiki sepeda dan menyusuri jalanan Manhattan yang padat serta menyinggahi beberapa tempat. Tampaknya ia seorang kurir? CMIIW. When I Get You Alone merupakan single pertama dari album debutnya, A Beautiful World.

08. Magic (Alb. Something Else, 2008)

Sebagai single andalan Thicke untuk album ketiganya, Something Else, Thicke merilis video untuk Magic yang disutradarai oleh Robert Hales. Meski mengadopsi gaya funk yang retro dalam musiknya, akan tetapi videonya justru memanfaatkan banyak efek khusus yang membuat videonya terlihat cutting edge, meski jelas dalam Magic efek khusus bukan penekanan utama melainkan hanya untuk memberi aksentuasi pada konsep “magic” tadi. Video juga tampaknya memberi homage kepada artis-artis klasik yang terkenal jango nge-dance seperti Fred Astaire dan Michael Jackson.

07. Dreamworld (Alb. Something Else, 2005)

Meski Dreamworld hanya single promosi untuk album Something Else, namun Thicke mengerjakan video sebagai sarana penunjang promosi. Videonya dikerjakan oleh Anthony Mandler dan memakai warna-warna ala instagram di saat instragram belum begitu popular seperti saat ini. Lense flare yang bertebaran tampaknya mendukung konsep dunia mimpi dalam lagunya. Video juga memperlihatkan Thicke bersama bandnya memainkan lagunya.

06. Wanna Love You Girl (Alb. The Evolution of Robin Thicke, 2008)

Wanna Love You Girl merupakan single pertama Thicke untuk album keduanya, The Evolution of Robin Thicke. Dan musik videonya yang dikerjakan oleh Hype Williams mungkin merupakan penggerak dimana sosok Thicke mulai dikonsep sebagai sosok parlente yang sensual, berbeda dengan sosok “tidak rapi” seperti sebelumnya. Video berseting di (tampaknya) sebuah kepulauan tropis. Dengan seting eksotis seperti ini tentunya mengizinkan Thicke dan barisan model untuk “buka-bukaan” serta bermesraan. Pharrell hadir menemani Thicke dalam bersenang-senang.

05. Rollacoasta (Alb. Sex Therapy, 2009)

Lagu Love Rollercoaster milik The Ohio Player mungkin sudah berulang kali dinyanyi ulang termasuk menjadi sampel seperti yang dilakukan Thicke untuk single keduanya dari album Sex Theraphy, Rollacoasta. Mengajak Estelle untuk membantunya, videonya bertujuan untuk memperlihatkan kesenangan yang mereka lakukan di sebuah pesta yang meriah. Sehingga tidak mengherankan jika video yang dikerjakan oleh Gil Green ini memang melulu memperlihatkan Thicke bersama barisan gadis seksi dan juga Estelle tentunya, bersenang-senang.

04. Lost Without U (Alb. The Evolution of Robin Thicke, 2007)

Lost Without U bisa dikatakan merupakan salah satu lagu paling personal milik Thicke, sehingga tidak mengherankan jika video musiknya memakai sang istri, aktris Paula Patton, sebagai model. Video yang dikerjakan oleh Benny Boom ini memang menampilkan kemesraan antara Thicke dengan sang istri yang memang cantik dan seksi. Akan tetapi Boom tidak melulu pamer kemesraan karena memasukan unsur-unsur dramatik agar videonya terlihat lebih beremosi. Lost Without U merupakan single kedua untuk album keduanya, The Evolution of Robin Thicke.

03. Love After War (Alb. Love After War, 2011)

Love After War merupakan single pertama dari album kelima Thicke, Love After War. Videonya dikerjakan oleh Hype Williams dan lagi-lagi mengajak istrinya, aktris/model Paula Patton sebagai talen. Dibuka dengan narasi berbahasa Perancis, video Love After War bergaya ala-ala film Perancis. Berseting di sebuah apartemen kecil, Thicke dan Paula, yang memakai wig blonde, digambarkan sebagai sepasang kekasih yang tengah bertengkar. Namun, video juga memperlihatkan kemesraan mereka.

02. Sex Therapy (Alb. Sex Therapy, 2009)

Sex Therapy adalah single pertama Thicke dari album keempatnya yang berjudul sama, Sex Therapy. Videonya dikerjakan oleh sutradara ternama Melina Matsoukas. Berseting di mansion yang sama dengan yang dipakai oleh Hillary Duff di video Reach Out, Sex Therapy benar-benar mengaplikasikan keseksian dari lagunya, Thicke maupun para modelnya. Tidak ada konsep narasi yang linear, karena video menampilkan Thicke yang berinteraksi (secara sensual) dengan aneka model seksi.

01. Blurred Lines (Alb. Blurred Lines, 2013)

Puncak keseksian video Thicke adalah Blurred Lines. Single pertama untuk album keenamnya yang berjudul sama, Blurred Lines, videonya dikerjakan oleh Diane Martel dan langsung menimbulkan kehebohan karena menampilkan model-model yang bertelanjang dada. Oleh karenanya tidak mengherankan jika pihak YouTube awalnya menghapus video ini meski kemudian menayangkan kembali dengan ketentuan batasan umur sebelum menonton. Blurred Line juga hadir dalam versi yang lebih “sopan”. Konsepnya sederhana saja padahal, menampilkan Thicke dan Pharrell dan T.I bersama serombongan model yang nyaris bugil tadi. Bisa disebutkan jika Blurred Lines adalah kulminasi dari keseksian yang diumbar Thicke sepanjang kronologis videografinya.

(Haris / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply