Trending News

Blog Post

Album of the Day: Miles Kane – Don’t Forget Who You Are
Album of The Day

Album of the Day: Miles Kane – Don’t Forget Who You Are 

Tak mudah bagi seseorang untuk menemukan jati diri bermusiknya setelah cukup lama malang melintang di kancah ini. Bahkan bagi beberapa orang, pencarian Itu bisa saja memakan waktu yang cukup lama, termasuk bagi Miles Kane. Setelah lebih familiar sebagai kolaborator Alex Turner di The Last Shadow Puppet, Miles Kane masih berjuang menuju lampu sorotnya sendiri walaupun ia telah merilis album “Colour of the Trap” dua tahun yang lalu. Dan di tahun 2013 ini, nampaknya Miles Kane sudah mengerti apa yang ia inginkan melalui album “Don’t Forget Who You Are”.

Miles Kane ingin dianggap sebagai rock n roll revival. Miles Kane juga ingin dianggap sebagai sosok yang me-reinvensi guitar music scene. Ya, setidaknya kedua hal itulah yang saya tangkap setelah menyimak album ini. Nampaknya Miles Kane terlalu menganggap secara personal judul album “Don’t Forget Who You Are”, namun itulah langkah jitu yang diambil Miles Kane. Mem-branding figur pribadi sebagai seorang artis sesegera mungkin sebelum ia benar-benar melupakan dirinya sendiri.

Saya bisa merasakan determinasinya di track pembuka, “Taking Over”. Sebuah track yang mengandalkan layer-layer gitar tanpa menggunakan efek-efek yang membuat pusing. Kemampuan Miles Kane dalam meracik drive-drive gitar sederhana inilah yang merupakan resep dari track menarik ini. Sama hal-nya dengan track “Don’t Forget Who You Are” dan “Better Than That”. Terasa sekali nuansa musik rock retro ala tahun 60-an yang sarat akan energi serta optimisme. Seperti mendengarkan The Beatles dan The Rolling Stones dalam waktu yang bersamaan.

Nuansa awal-awal era britpop malah terasa di track “Out of Control”, dimana vokal Miles Kane pada satu titik terdengar arogan seperti yang pernah (dan selalu) Liam Gallagher lakukan. Tak hanya dari segi musikalitas, namun juga dari sisi spiritnya. Penggalan lirik “Love is not a drug that’s for certain, rock as we roll, rev the engines and go..” adalah bukti yang terlihat dengan jelas. Semangat Miles Kane di lagu ini mengingatkan saya akan Oasis, The Verve, serta Suede walaupun hanya dalam durasi tiga menit saja. Sedangkan track “Bombshells” dan “Tonight” menawarkan nuansa rock yang cocok dimainkan pada festival-festival musik maupun konser di stadium yang cukup besar. Menggelegar serta anthemic dengan caranya sendiri. Hal menariknya, ternyata Paul Weller (mantan personil The Jam) juga ikut menyumbangkan permainan pianonya di track yang berjudul “Fire in My Heart”.

Jadi kesimpulannya, apakah visi dan misi Miles Kane berhasil melalui album ini? Secara pribadi, saya jawab berhasil. Miles Kane tidak hanya membuktikan jati dirinya melalui album ini, tetapi ia juga berhasil mengejawantahkan idealismenya ke dalam bentuk yang berbeda-beda namun masih berpijak pada guitar music scene, selayaknya klaim yang menegaskan bahwa ia ingin menjadi rock n roll revival di era sekarang. Dan di saat semua musisi modern berlomba-lomba ingin dilabeli predikat musisi jenius dengan membuat musik yang njelimet, Miles Kane justru kembali ke musik yang terbilang bukan hal baru dan malah mempertahankannya. Memang yang ia lakukan masih jauh dari kata restorasi rock n roll, namun saya rasa dia sudah memilih jalur yang tepat demi menuju hal tersebut.

Official website

(Galih Gumelar / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Taking Over” 3:25
2. “Don’t Forget Who You Are” 3:22
3. “Better Than That” 2:56
4. “Out of Control” 3:16
5. “Bombshells” 2:16
6. “Tonight” 2:59
7. “What Condition Am I In?” 2:32
8. “Fire in My Heart” 2:51
9. “You’re Gonna Get It” 2:32
10. “Give Up” 2:45
11. “Darkness in Our Hearts” 3:40

Related posts

Leave a Reply