Trending News

Blog Post

Album of the Day: Cher – Closer to the Truth (Deluxe Version)
Album of The Day

Album of the Day: Cher – Closer to the Truth (Deluxe Version) 

Hear at your own risk. Tampaknya peringatan itu cocok untuk disisipkan pada album terbarunya Cher berikut. “Closer To The Truth” adalah album dance yang konsisten. Meskipun di dalamnya masih terdapat balada yang menggugah, tetap saja dominasi dancepop dalam album ini akan membantai kuping para pendengar untuk merasakan gaya disko apik Cher, yang nyaris tak tersentuh oleh modernisme, namun tetap relevan dengan masa yang tengah dicecar oleh sound EDM.

‘Woman’s World’ adalah slogan feminis, pemberdayaan perempuan, dan semangat emansipasi yang tampaknya ingin dijadikan sebagai “truth” disini. Dan setiap langkah yang dibuat dari lagu per lagu membuat posisi “closer” kesana. Amazing. Setelah menekankan nilai-nilai di atas, sorotan berikutnya adalah injeksi kekuatan dalam lirik ‘Take It Like A Man’. Musicwise, gaya dancepop Cher masih mencerminkan produksi musiknya di dua album studio terakhir, “Believe” dan “Living Proof”. Pijakan berdasar pada eurodancepop, bukan EDM. Itu yang lagi-lagi membuat kita sadar akan kekuatan yang ada disini mampu mengalir melawan arus. Vocalwise, sedalam telinga mendengar, keaslian yang tersaji sesaat menampilkan ikut campur komputerisasi. Bukan untuk memperbaiki yang rusak, tapi lebih ke alasan “menarik”. Please, we’re talking about Cher here. To her, the sky is the limit.

‘My Love’ dan ‘Dressed To Kill’ tampak seperti mengandung pesan buat para pria. Tapi sejatinya, lagi-lagi cerita disini adalah komparatif feminin kepada maskulin. This is the time for all the ladies to offer “somewhere you can run to” and “dancing in the dark, with my hands around your heart“. Ladies, show ’em who’s in charge! Saya melihat potensi untuk dijadikan single dalam ‘Red’. Lagu ini kompleks dan komersil. Dalam patahan dance elektronikanya, masih ada string yang murni terdengar di bagian verse. Pasti, penyeimbangan itu dimaksud untuk membuat track ini stand out dalam kelompoknya. Beat itu masih belum mau berhenti hingga album menanjak ke track 7, ‘Lovers Forever’ dan ‘I Walk Alone’. Lagu-lagu ini masih memanjakan para partygoers, dengan lirik yang tetap empowerment.

Selanjutnya adalah sesi cooling down. Istirahat sejenak dengan ‘Sirens’ dan ‘Favorite Scars’. If you can handle the beat from the previous tracks, I’m sure you have to deal with these tracks which delivered much drama. Dan yang telah dirilis sebagai single, ‘I Hope You Find It’ adalah sebuah balada yang menggema yang menyeruakkan kekuatan vokal Cher pada titik maksimum. Menggeledah masa lampau saat Cher mengisi soundtrack “Burlesque” dengan award winning song ‘You Haven’t Seen The Last Of Me’ (yang juga tersedia di dalam album ini), adalah kilauan lain dari multi dimensi yang dikuasai oleh Cher.

Bam! Jika tiga tidak cukup, maka empat balada adalah cooling down yang sempurna. ‘Lie To Me’ masih mengajak pendengar untuk bersantai, sebelum akhirnya akan dicekoki dance beat lagi. ‘I Don’t Have To Sleep To Dream’ dan ‘Pride’ membuat dominasi terjadi lagi. Album ini dibuat tak hanya untuk dinikmati, tapi juga dicermati. Kekayaannya tidak hanya dari segi musik dan vokal, tapi juga lirik yang enggak asal.

Official Website

(Ai Hasibuan / CreativeDIsc Contributor)

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

TRACKLIST
1. Woma’s World 3:41
2. Take It Like A Man 4:10
3. My Love 3:31
4. Dressed To Kill 2:51
5. Red 3:06
6. Lovers Forever 4:01
7. I Walk Alone 3:23
8. Sirens 5:03
9. Favorite Scars 4:25
10. I Hope You Find It 3:46
11. Lie To Me 3:18
12. I Don’t Have To Sleep To Dream 4:41
13. Pride 4:17
14. You Haven’t Seen The Last Of Me 3:33

Related posts

Leave a Reply