Trending News

Blog Post

Album of the Day: Sheryl Crow – Feels Like Home
Album of The Day

Album of the Day: Sheryl Crow – Feels Like Home 

Puji Sheryl Crow atas pengembaraannya dalam dunia musik. Ia bukan hanya menantang diri, tapi juga menanggungjawabi apa yang ia sediakan. Setelah ber-soul-ria lewat album “Memphis” di tahun 2010 lalu, kini ia ber-country-ria dengan album “Feels Like Home“. Tidak seperti album terdahulu memang yang terasa begitu mencolok perbedaannya dengan kenangan yang membekas di benak orang-orang akan sosoknya sebagai seorang artis, album ini masih mengakomodir gaya rock dalam porsi besar, sehingga tidak ada kecenderungan aneh ataupun wannabe saat mendengarkannya.

Dalam memperkuat pencitraan country-nya, Sheryl melakukan perekaman album ini Nashville, kampungnya country. Ia menggandeng Justin Niebank untuk menambah kepercayaan dirinya dalam melakukan pergerakan ini. ‘Easy’, single perdana dari album yang sudah dirilis sedari Maret lalu diyakini sebagai suatu gaya yang natural. Almost too easy for her to find the style in vocal without even trying too hard to be heard country. It’s in her all along. Dan kalau melihat lebih jauh lagi, benih dari proyek ini adalah ajakan Brad Paisley, superstar country yang ingin Sheryl “pulang kampung” dengan musiknya. Ditambah kepercayaannya sebagai singer/songwriter yang tidak punya tempat di genre mainstream seperti pop dan dance, maka semakin mantaplah penggodokan album.

Saya nyaris berujar sempurna ketika mendapati ‘Shotgun’, track pembuka album ini terdengar. Arahan gitar dan drum di awal begitu mencirikan genre yang hendak diwakilkan. Namun moment terbaik untuk mewujudkan ujaran tersebut menjadi sebuah kenyataan adalah saat ‘Waterproof Mascara’ dan ‘Crazy Ain’t Original’ diputar. Lirik yang bercerita, melodi yang mengalun, mandolin yang terlibat, semuanya kompak untuk menggelar paparan musik tradisional Amerika Serikat tersebut.

Penguat cita rasa orisinil dalam “Feels Like Home” adalah beberapa nama yang terlibat di dalamnya. Vince Gill dan Ashley Moore contohnya, mereka menyumbangkan vokal dan permainan instrumen untuk track ‘Give It To Me’. Sementara Brad Paisley membantu penulisan lagu ‘Waterproof Mascara’, Luke Laird untuk ‘We Oughta Be Drinkin” dan ‘Homecoming Queen’, dan Zac Brown hadir sebagai vokalis tamu dalam ‘Homesick’. Yang terpenting adalah kehadiran-kehadiran ini tidak membuat Sheryl hadir dalam banyangan, melainkan berhasil memberi asistensi demi tercapainya tujuan penguasaan penuh terhadap presentasi country.

Sangat mudah untuk menemukan lagu yang bisa menyentuh emosi dalam album ini. Pay attention in the story of ‘Stay At Home Mother’, ceritanya dan gaya mengisahkan Sheryl dijamin mampu menggugah hati. Tapi agak sulit untuk menemukan the killer track yang bisa menjadi sebuah hit besar, bukan sekedar hit country semata. ‘Callin’ Me When I’m Lonely’ adalah sebuah track yang menjanjikan. Lagu ini bisa hadir dalam playlist pribadi saya dalam waktu yang cukup lama, namun saya tidak menjanjikan kalau lagu ini bisa menggemparkan, setara ‘Need You Now’ Lady Antebellum ataupun ‘Bless The Broken Road’ Rascal Flatts dalam definisi hit.

Official website

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

TRACKLIST
1. “Shotgun” 3:13
2. “Easy” 4:10
3. “Give It to Me” (featuring Vince Gill and Ashley Monroe) 3:57
4. “We Oughta Be Drinkin'” 3:52
5. “Callin’ Me When I’m Lonely” 3:25
6. “Waterproof Mascara” 3:32
7. “Crazy Ain’t Original” 3:17
8. “Nobody’s Business” 3:34
9. “Homesick” (featuring Zac Brown) 4:05
10. “Homecoming Queen” 3:24
11. “Best of Times” 3:19
12. “Stay at Home Mother” 4:09
13. “This Is You (That Was Then)” 3:49
14. “You’re Asking the Wrong Person” 3:32

Related posts

Leave a Reply