Trending News

Blog Post

Single of the Day: Justin Bieber – #MusicMondays pt.1
Single of The Day

Single of the Day: Justin Bieber – #MusicMondays pt.1 

Justin Bieber melakukan inovasi dalam karirnya. Dalam siklus album-album akustik-film, ia menyelipkan kesempatan untuk merilis satu single setiap minggu dalam sepuluh minggu yang disebut #MusicMondays. Berikut adalah bagian pertamanya, yang menampilkan lima rilisan awal.

Heartbreaker – 7 Oktober
I’m a belieber. Ini harus ditekankan di awal. Keputusan tersebut berdasar pada suaranya yang begitu murni dan luwes. Namun sejalan dengan bertambahnya usia, seberat-beratnya Justin mengalami transisi, penggemar juga mengalami kesulitan yang sama untuk menerima perombakan tersebut. Ini sudah seharusnya menjadi cerita lalu setelah “Believe” dirilis, namun ‘Heartbreaker’ memiliki tarikan-tarikan vokal yang membayang pada ‘One Time’ ataupun ‘One Less Lonely Girl’. Keluwesan minim terdengar, meskipun ia masih menguasai teknisnya. Kemudian, sensualitas yang dimiliki ‘Heartbreaker’ mengantarkan Bieber pada penampilan mature seutuhnya. Biarkan ia luput dari penilaian catchy, karena penyajian kedewasaan sudah terpapar. Layaknya balas budi setelah bersedia membantu mendongkrak karirnya, Maejor Ali mengambil peran co-producer untuk single ini.
Buy single on iTunes

All That Matters – 14 Oktober
Bieber tak pernah mau berhenti bicara cinta. ‘All That Matters’ adalah kelanjutan dari kisah romantisnya dalam lagu. Jaminan yang bisa diberikan oleh single ini adalah frase-frase yang sedemikian populer, hingga nyaris terkesan cheesy. “I need you, you make me complete, only you” tersebar dalam bagian-bagian lagu dan membentuk keutuhan ungkapan cinta tulus. Dan sesaat jika muncul rasa ragu, “please believe” hadir untuk menguatkan lagu kesan ketulusannya. Dalam kebiasaan, terdapat juga sesuatu yang luar biasa. Adalah tatanan kerjasama Bieber dengan Poo Bear dan DK The Punisher yang membuat musik dari Bieber terasa semakin condong pada R&B dan Hip-Hop.
Buy single on iTunes

Hold Tight – 21 Oktober
Perjalanan #MusicMondays sejauh ini luput dari yang namanya catchy. ‘Hold Tight’ ternyata masih bergerak dalam peraduan musik smooth R&B. Meskipun sudah memiliki tempo yang lebih cepat dibanding dua single sebelumnya, tapi ia belum sepenuhnya membuat corak dasar yang fun dan playful, masih punya kesan intimate. Dominic Jordan dan Jimmy Giannos yang dikenal sebagai tim produksi The Audibles membidangi single ini. Mereka yang sudah akrab dengan penampil R&B seperti Ciara, Chris Brown dan juga rapper Hip-Hop seperti French Montana dan Ludacris ini menyetarakan karyanya untuk memeluk Bieber sepenuhnya dalam gaya black music. Dengan demikian, Bieber sudah boleh disebut anggota keluarga baru, bukan lagi outsider yang kelewat berambisi sehingga terdengar seperti wannabe.
Buy single on iTunes

Recovery – 28 Oktober
Now we can talk happily. Seri keempat yang Bieber tampilkan, dan ternyata masih dipercayakan pada The Audibles. Memberikan beat lebih banyak dan tempo yang lebih up, ‘Recovery’ datang laksana hembusan nafas segar. Sesuai dengan judulnya juga, ia seolah obat setelah candu smooth dan sensual. Hal lain yang single ini punya dan tak dimiliki oleh single-single sebelumnya adalah hook. “Make it right… make it right…”. Demikian semboyan yang menjadi hook tersebut. Yang lebih excited sebenarnya adalah lewat single ini kita dapat mendengar Bieber memainkan peran baru dalam skenario musim R&B. Tiga tahap Bieber terdengar mirip Drake, dan kini yang tampak nyata adalah sosok Craig David. Mesti dari sound gitar akustik yang membuat tuduhan tersebut mampir. Tapi siapa peduli, selama masih bisa membantu membuat kebaikan mood.
Buy single on iTunes

Bad Day – 4 November
Just when you think ‘Recovery’ menjadi puncak kenikmatan, hadir ‘Bad Day’ yang ternyata melampaui batas yang sudah tercapai sebelumnya. Layaknya ironi, judulnya tak sedikitpun mempengaruhi lagu ini untuk hadir dan membuat murung. Musik organik menjadi latarnya, mempertahankan hembusan angin segar di atmosfer ruang dengar. Falsetto yang pernah Bieber lakukan dalam ‘Boyfriend’ kembali dipamerkan di beberapa bagian yang berbeda dalam single ini. Satu-satunya yang menjadi kritik tampaknya durasi yang kelewat singkat. Tak sampai menyentuh angka dua setengah menit, kita seperti mendengar hanya separuh dari ‘Bad Day’. Credit kepada produser kembali kita serahkan pada The Audibles yang sanggup memberikan tiga warna berbeda dalam tiga rilisan yang Bieber punya.
Buy single on iTunes

#MusicMondays yang ambisius dan agresif cenderung membuat kita berfikir bahwa apa yang Bieber sajikan akan terkesan asal-asalan. Syukurnya di lima yang pertama ia tidak menampakkan hal yang demikian. Catatan penting yang bisa diambil dari sini adalah Bieber tak terparok pada satu gaya, satu warna. Orang sering menuduhkan bahwa dirinya akan memakai dan menjalani gaya hidup dan musik MJ ataupun JT, tapi setelah ini, orang juga akan tahu bahwa Bieber lebih berwarna.

Official Website

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply