Trending News

Blog Post

Album of the Day: Boyzone – BZ20
Album of The Day

Album of the Day: Boyzone – BZ20 

Released by: Warner Music Indonesia

Anniversary terbiasa dirayakan dengan merilis album kompilasi. Terkhusus untuk Boyzone, anniversary ke-20 mereka di tahun 2013 lalu tidak boleh dirayakan dengan demikian, berhubung sudah terlalu banyak album kompilasi yang mereka keluarkan. So, empat member Boyzone yang tersisa dituntut untuk kerja ekstra keras dengan terciptanya album ini, “BZ20“. Dilihat dari kulit lapisan terluar, Brian Rawling yang sempat mem-backup Ronan Keating di album terakhirnya, “Fires” adalah penanggung jawab terbesar album ini. Alhasil, ia berhasil membanjiri aransemen lagu dengan pengaruh alternative/rock.

Pengaruh tersebut terasa dalam ‘Love Will Save The Day’, single andalan di album ini. Balada a la Boyzone mengalami perombakan berkat polesan instrumen gitar, bass, juga drum. Alur ini ternyata memang bukan diambil asal menyerempet. Arahan yang diberikan produser menuntun Boyzone melakukan eksplorasi tanpa harus meninggalkan corak asli. Permainan ke playground folk terasa dalam ‘Who We Are’. Yang membuat pergerakan ini terasa istimewa adalah kesanggupan Ronan dkk menjawab tantangan yang diberikan. They sound be, not wannabe. Bandingkan dengan ‘Centre Of Gravity’ atau ‘Heaven Is’ yang benar menempatkan Boyzone pada elemen mereka.

Pernah membayangkan Boyzone akan nge-rock? Di kesempatan ini ada ‘If We Try’ yang tersaji sebagai lagu yang paling menghentak sealbum. Ronan harus rela mundur sejenak dan menyerahkan lagu ini pada Michael Graham. It turned out to be great. Vokalnya sesuai untuk standar tune Britpop. But Michael wasn’t all about that. Ia juga menyediakan vokal utama untuk ‘Everything I Own’, lagu bernuansa akustik dari tahun 70-an. Kesan dinamis terkilas dari dua kesempatan yang tersedia untuknya.

Tak beda dari seluruh album Boyzone, Ronan masih menguasai paling tidak 80% dari vokal utama album. Peranan ini membesar sejak Stephen Gately meninggal dunia. Jadi, ia punya banyak scene yang dikomando dengan vokal versatil yang ia miliki. Contohnya dua track antemik ‘Best Night Of Our Lives’ dan ‘Light Up The Night’ besar bertumpu pada kemampuan commanding; cover version ‘Nobody Knows’ menuntut curahan emosi dalam porsi yang lebih banyak; dan track inspiratif ‘Rise’ yang liriknya meminta dihembuskan nyawa agar bisa hidup tak hanya di telinga pendengar, tapi juga jiwa mereka. Ronan memberikan itu semua. Momentum perilisan yang dekat dengan hari raya Natal dirasa tepat untuk memasukkan track berjudul ‘The Hour Before Christmas’ sebagai lagu pamungkas dan mengakhiri perayaan 20 tahun kebersamaan Boyzone dengan hening dan khidmat.

That’s how to celebrate. Yang saya sayangkan adalah album ini dirancang dalam dua edisi; standar dan deluxe, dimana Warner Music Indonesia mencetak edisi standar. Booklet tidak menyediakan lirik, tapi ada ucapan terima kasih dari masing-masing personel yang membuat kita kadang tak percaya bahwa Boyzone telah berusia 20 tahun!

Official website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Love Will Save the Day” 3:12
2. “Who We Are” 3:10
3. “Everything I Own” 3:13
4. “Centre of Gravity” 3:40
5. “Heaven Is” 3:30
6. “If We Try” 3:10
7. “Nobody Knows” 4:12
8. “Best Night of Our Lives” 3:02
9. “Light Up the Night” 3:14
10. “Rise” 3:12
11. “The Hour Before Christmas” 3:51

Related posts

Leave a Reply