Trending News

Blog Post

Album of the Day: Elton John – The Diving Board
Album of The Day

Album of the Day: Elton John – The Diving Board 

Released by: Universal Music Indonesia

Membaca tajuk “The Diving Board” serasa hendak dihantarkan pada pengalaman yang melibatkan air. For what its worth, Elton John pun meletakkan track berjudul ‘Oceans Away’ sebagai pembuka, menambah tinggi rasa curiga tersebut. Namun, dari cerita di balik layarnya, “diving” disini merupakan pengalaman titik balik Elton pada masa awal karirnya dulu, dimana musiknya lebih berorientasi pada instrumen. Atas saran produser T-Bone Burnett, Elton mengaminkan perjalanan tersebut. Dan voila “The Diving Board” ini sebagai album yang “most exciting” yang pernah ia buat.

Mengapa demikian? Well, selain tetap mengerjakan album ini dengan rekan pakemnya Bernie Taupin, ia juga punya tantangan berupa tanggung jawab untuk memfokuskan musik di album ini pada format piano, bass, dan drum. Semakin banyak bekerja, semakin tergali kemampuan. ‘A Town Called Jubilee’ adalah satu contoh yang paling nyata mereflesikan apa yang dulu pernah Elton punya, dan mendapat respon yang sangat baik dari publik.

Tak ada keraguan dari segi kualitas pada album ini. Kekuatan adult contemporary, kemurnian karakter, serta koneksi terbaik antara musik dan lirik membuatnya mudah diklaim sebagai sebuah karya klasik. ‘Can’t Stay Alone Tonight’, ‘Home Again’, juga ‘The Diving Board’ terasa sangat “dulu” meski hadir dari masa “kini”. Loungey, jazzy, classy. Vibe tersebut yang coba ditampilkan dalam album. Dan jika pendengar bisa merasakannya, maka album ini berhasil mencetak goal yang diinginkan. Yang disayangkan adalah keterpakuan tersebut membuat album ini kalah dalam menyajikan lagu dengan tempo cepat. Salah satu yang temponya naik adalah ‘Mexican Vacation (Kids In the Candlelight)’. Denting piano lebih menggelora dalam dominasi album yang slow, vokal latar berupa choir menambah hentakan drum yang yang konstan, serta tamborin yang terdengar menggiring suasana untuk condong ke puncak. And this is the best that the album could do, tempo-wise.

Kejutan yang album ini buat adalah keberhasilan ‘Home Again’, single andalan yang dirilis untuk berkompetisi di chart Adult Contemporary Billboard untuk beberapa waktu. Peak di posisi 14. Bukan prestasi besar, tapi siapa peduli, karena album ini memang tidak diciptakan untuk berhasil di individual track-nya. Karena sebagai suatu kesatuan, “The Diving Board” merupakan salah satu yang terbaik yang 2013 hasilkan, berdasarkan daftar yang Rolling Stone punya. Mereka pasti jatuh cinta dengan apiknya koleksi musik dalam album ini, terutama interlude musik dalam ‘Dream’ yang dibagi ke tiga bagian. Selain itu, Bernie yang bertahun-tahun merangkai untaian kata untuk Elton tidak pernah memberi kekecewaan. Kekayaan bahasa yang ia punya bisa menyulap ‘My Quicksand’, ‘Voyeur’, bahkan ‘The Ballad of Blind Tom’ sebagai masterpiece.

Memiliki album ini sedikitpun tidak menambahkan kata “gaul” pada selera musik generasi muda. Tapi ia akan menambahkan kata “kelas”. Rekomendasi terbaik yang bisa saya pilihkan untuk pendengar yang mencoba untuk mencicipi “The Diving Board” adalah ‘The New Fever Waltz’. Track yang satu ini dibanjiri melodi indah dalam setiap sesi musiknya. Siap-siap untuk hanyut dalam melodi tersebut.

Official website

Rate thea album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Oceans Away” 3:58
2. “Oscar Wilde Gets Out” 4:35
3. “A Town Called Jubilee” 4:29
4. “The Ballad of Blind Tom” 4:12
5. “Dream #1” (Instrumental interlude) 0:39
6. “My Quicksand” 4:46
7. “Can’t Stay Alone Tonight” 4:48
8. “Voyeur” 4:16
9. “Home Again” 5:01
10. “Take This Dirty Water” 4:24
11. “Dream #2” (Instrumental interlude) 0:43
12. “The New Fever Waltz” 4:38
13. “Mexican Vacation (Kids in the Candlelight)” 3:33
14. “Dream #3” (Instrumental interlude) 1:36
15. “The Diving Board” 5:55

Related posts

Leave a Reply