Trending News

Blog Post

Album of the Day: Gary Barlow – Since I Saw You Last
Album of The Day

Album of the Day: Gary Barlow – Since I Saw You Last 

I have a lot of respect for Gary Barlow. Tanpa dibesar-besarkan, ia adalah mastermind di Take That. Setelahnya, ia juga membangun reputasi musik di luar boyband tersebut dengan karya solo dan juga menulis serta memproduseri lagu untuk artis-artis lain. Setelah beberapa tahun ini tampil sebagai juri di The X Factor UK, Gary semakin menajamkan cakarnya di industri musik. Kekuatan itu dimanfaatkan untuk menggodok sebuah album studio, sesuatu yang sudah begitu langka bagi pribadinya, ‘Since I Saw You Last” berhasil dirilis mendekati penghujung tahun 2013 lalu, memutus jarak antara kedua albumnya dalam waktu kurang lebih 15 tahun.

Jadi, apa yang Gary punya dalam pertemuan kali ini? Di dua track pertama, ia berkaca pada legenda musik The Beatles dan Johnny Cash, menginterpretasikan musik mereka pada warnanya sendiri untuk ‘Requim’ dan ‘Let Me Go’. Kekuatan pengaruh tersebut tidak terbendung, sehingga pendengar mendapatkan glimpse yang sama atas pengalaman dengar yang mereka buat untuk album ini. Rasa orisinil Gary tampilkan dalam ‘Jump’. Lagu super emosional ini menggugah, menyentuh, dan mempengaruhi dalam level yang tinggi. Perasaan yang sama jika kita mengingat apa yang kita rasakan saat mendengarkan ‘Forever Love’ atau ‘Open Road’ dulu.

Kehadiran Robbie Williams, Tim Rice-Oxley, juga John Shanks dalam album ini lebih dari sekedar cukup untuk mewarnai adonan musik yang Gary punya. Semangat yang membumbung paling terasa dalam ‘Face To Face’, lagu yang Gary bawakan bersama Elton John. Duet senior-junior ini tidak timpang, yang satu memberi compliment yang lain.

Saat mendengar album ini, saya memiliki penerawangan bahwa sebagian besar pendengar akan sangat menikmati lagu berjudul ‘Small Town Girls’. Easy listening to the max. Ia juga memiliki potensi sebagai lagu sing-along terbesar. Multidimensional, dibandingkan ‘God’ ataupun ‘6th Avenue’ yang memposisikan pendengar hanya sekedar sebagai penikmat. Warna kontras lainnya ditampilkan oleh title track ‘Since I Saw You Last’. Ada rock, ada folk, ada pop, ada banyak yang lagu ini tawarkan. Kesemuanya membangun kekayaan, memberi alasan yang tepat bagaimana lagu ini kemudian pantas dijadikan judul album.

Cerita besar dari album ini tetaplah gagasan Gary untuk membuat sebuah rekaman dengan gaya musik yang tengah populer di tatanan musik oleh penampil pria UK saat ini: pop-folk. One Direction, Foster The People, juga Ed Sheeran telah mengecap sukses masing-masing dengan olahan musik mereka yang terpengaruh dengan folk, maka Gary juga memiliki semangat yang sama. ‘This House’ dan ‘More Than Life’ adalah kelanjutan dari ‘Let Me Go’ yang sudah terlebih dahulu hadir untuk memenuhi hasrat Gary. Corak musik ini menambah tipe drama dari yang biasanya hanya mampu terungkap dengan arahan musik senyap dan khidmat seperti dalam ‘Dying Inside’. Ambisius tak pernah terpancar dari diri Gary maupun musiknya. Tanpa harus menjadi demikian pun ia sudah berhasil membangun kerajaan musiknya. Dengan demikian, “Since I Saw You Last” dapat dianalogikan sebagai pertarungan yang baru saja ia menangkan.

Official website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Requiem” 4:42
2. “Let Me Go” 3:44
3. “Jump” 4:08
4. “Face to Face” (with Elton John) 3:33
5. “God” 5:04
6. “Small Town Girls” 3:19
7. “6th Avenue” 5:00
8. “We Like to Love” 5:26
9. “Since I Saw You Last” 3:32
10. “This House” 3:58
11. “Dying Inside” 4:33
12. “More Than Life” 3:48

Related posts

Leave a Reply