fbpx

Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single: 10 Mar
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single: 10 Mar 

Jennifer Lopez feat. French Montana (Single / Capitol) – I Luh Ya Papi
There’s nothing wrong in using a “funny” title for a pop song. Lagu terbaru J.Lo mungkin memiliki judul yang secara estetika terlihat kacau, akan tetapi terdengar catchy. Dan tidak hanya hanya catchy, I Luh Ya Papi memang memiliki syarat sebagai sebuah anthem pop. Easy listening, humming-able dan memiliki chorus dengan hook. Tidak puas hanya sebagai sebuah synth-pop, I Luh Ya Papi juga memperkerjakan hip-hop sebagai bumbu. Tidak heran jika J.Lo mengajak rapper sesama warga New York, French Montanan untuk membantunya. Single dirilis pada tanggal 12 Maret. (8/10)

Little Mix (Single / Columbia) – Word Up!
Word Up! milik Cameo merupakan salah satu lagu yang cukup sering dicover version. Little Mix juga tidak mau kalah. Dengan semangat RnB yang biasa mereka usung, Little Mix juga membalur lagunya dengan funk tanpa terlupa melepas embel-embel rock yang membuat lagu aslinya enerjik. Harmonisasi serta kekuatan vokal para gadis-gadis muda ini tentunya juga tidak usah diragukan lagi. Single ini merupakan bagian dari program Sport Relief 2014 dan single dirilis pada tanggal 16 Maret. (8/10)

Phillip Phillips (Single / Interscope) – Raging Fire
Sang American Idol kembali lagi. Phillip Phillips akan segera merilis album sophomorenya. Maka tidak heran jika ia merilis single baru sebagai pemanasan. Raging Fire judulnya. Agak mengingatkan Gone, Gone, Gone atau Home, yaitu nomor pop yang diembel-embeli folk rock. Sebuah formula yang terbukti baik memang sebaiknya tidak usah dibuang begitu saja, mungkin demikian yang difikir oleh Phillip. Tapi, ia tidak lantas mengerjakan single ini asal-asalan, karena Raging Fire masih mampu menghadirkan sebuah lagu power pop yang catchy dan memorable. Single dirilis pada tanggal 3 Maret. (8/10)

Linkin Park feat. Rakim (Single / Warner Music) – Guilty All the Same
Linkin Park pun tahun ini ternyata punya niat untuk kembali merilis album baru. Guilty All the Same adalah single pertama yang menjadi rilisan pertama untuk album keenam mereka tersebut. Linkin Park tampaknya ingin kembali pada track metal yang organis, karena semenjak dibuka, Guilty All the Same sama sekali tidak memperkerjakan elemen elektronika. Murni kekuatan instrumen yang dimainkan dengan penuh tenaga dan bertempo kencang. Bahkan saat rapper tamu Rakim hadir, kekuatan instrumen organis tadi tetap dijaga. Pilihan yang cukup berani bagi mereka. Single dirilis pada tanggal 6 Maret. (8/10)

Lorde (Alb. Pure Heroine / Republic) – Glory and Gore
Lorde masih percaya dengan kekuatan chillwave. Tidak heran ia menghadirkan Glory and Gore, single terbarunya dari album Pure Heroine, dalam semangat yang sama, meski tentu saja ia juga tidak melupakan hiphop untuk membalurnya. Glory and Gore pada dasarnya sebuah electro-ballads yang mengedepankan vokal Lorde yang gloomy. Namun demikian, secara melodi, single ini masih menjunjung notasi yang mudah dicerna dan catchy. Sebagaimana umumnya lagu-lagu yang dimiliki oleh Lorde. Single dirilis pada tanggal 11 Maret. (8/10)

Janelle Monáe (Alb. OST. Rio 2 / Atlantic) – What is Love
What is Love merupakan single baru Janelle Monáe sebagai lagu yang merupakan bagian dari soundtrack film animasi berjudul Rio 2. Karena film animasi tersebut berseting Brazil, tidak heran jika What is Love juga mengadopsi unsur-unsur etnik Brazil yang kental dengan nuansa tribal dalam lagunya. Tidak terlupa pula untuk menghadirkan semangat festival jalanan ala Brazil sehingga tidak mengherankan jika What is Love terdengar sangat penuh warna dan meriah. Album soundtrack Rio 2 dirilis pada tanggal 25 Maret. (8/10)

Cash Cash feat. John Rzeznik (EP. Overtime / Atlantic) – Lightning
Band pengusung EDM asal Amerika menghadirkan vokalis band rock Goo Goo Dolls, John Rzeznik, sebagai vokal tamu dalam single paling mutakhir mereka, Lightning. Sebenarnya tidak ada kejutan yang berarti. Secara sturktur dan aransemen, Lightning masih mengikuti pakem progressive house berbalut pop yang tengah nge-trend akhir-akhir ini. Dari segi komposisi agak mengingatkan akan karya Calvin Harris, tapi karena vokal Rzeznik yang tampil beda, maka lagu juga cukup baik dalam bertugas membekas dalam benak. Single ini masih bagian dari EP Overtime dan akan dirilis pada tanggal 24 Maret. (8/10)

The Chainsmokers (Single / Dim Mak) – #SELFIE
Berpindah ke pengusung EDM asal Amerika lainnya. Kali ini duo asal New York, The Chainsmokers. Memanfaatkan trend selfie, lengkap dengan hashtag alias tagar, #SELFIE adalah sebuah komentar tentang apa yang jadi kebiasaan awam anak-anak muda jaman sekarang, menjadi eksis di dunia maya dengan mengekspos diri sendiri, terutama dalam bentuk foto diri. Beat dalam #SELFIE memanglah catchy dan tampaknya memang mengejar formula agar menjadi athem pop kekinian yang mewabah. Uniknya, vokal diisi oleh “komentar” penuh sindiran oleh seorang perempuan yang terdengar witty namun juga sangat self-conscious. Lucu dan menggelitik. Single dirilis pada tanggal 28 Januari. (8/10)

Broods (EP. Broods / Dryden Street) – Never Gonna Change
Duo kakak beradik Caleb dan Georgia Nott asal Selandia Baru yang tergabung dalam Broods merupakan nama baru yang layak untuk mendapat perhatian lebih. Pop masih menjadi musik yang mereka usung. Tapi, dengan memadukan antara rock, synth dan elektro-pop, musik yang dibawakan mereka terdengar khas dan eklektik. Agak mengingatkan rekan senegara mereka, Lorde, namun terdengar jauh lebih edgy, yang dapat disimak dalam single Never Gonna Change yang merupakan bagian dari EP self-titled yang menjadi debut mereka. EP tersebut dirilis pada tanggal 31 Januari. (8/10)

TiCH (Alb. What I’m Meant to Say / AATW) – Breathe In Breathe Out
Penyanyi asal Inggris, Rachel Furner, atau yang lebih memilih menggunakan nama panggung TiCH, siap untuk merilis album debutnya yang berjudul What I’m Meant to Say. Ia sudah merilis beberapa single untuk album tersebut, dan sebagai penyemarak, ia menambahkan Breathe In Breathe Out. Menilik vokalnya, ia terdengar cukup menjanjikan. Pilihan lagunya juga asyik. Breathe In Breathe Out adalah sebuah power-pop dengan enerji yang kuat dan intens, menyalurkan kekuatan TiCH sebagai seorang penyanyi dengan mutu suara yang berkelas. Hebatnya lagi, ia merupakan salah satu penulis lagunya. Single dirilis pada tanggal 7 Maret. (8/10)

John Newman (Alb. Tribute / Island) – Out of My Head
Out of My Head merupakan single keempat John Newman dari album debutnya, Tribute. Balada soul yang dipenuhi dengan emosi serta penghayatan prima menjadi kekuatan utama dari single Out of My Head ini. Ditulis oleh Newman bersama Steve Booker, Out of My Head mengandalkan piano sebagai teman bagi Newman dalam bernyanyi, sementara string section kemudian bertugas untuk memancing rasa megah yang solid. Kerjasama berbagai elemen inilah yang menjadi kunci sukses single dalam menjalankan tugasnya. Single direncanakan rilis pada akhir Maret. (8/10)

Special Thanks to Sony Music Indonesia, Universal Music Indonesia, Warner Music Indonesia, dll.


Related posts

Leave a Reply