Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single: 24 Mar
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single: 24 Mar 

Sia (Single / RCA) – Chandelier
Empat tahun semenjak album We Are Born, Sia kembali lagi berkonsentrasi untuk dirinya sendiri setelah mencetak beberapa lagu untuk artis lain, seperti Rihanna, Beyonce, Britney Spears, atau David Guetta. Mendengarkan Chandelier, single terbarunya, Sia terdengar jauh lebih nge-pop dalam pemilihan notasi ataupun melodi, ketimbang proyek solonya sebelumnya. Tapi kekuatannya dalam lagu yang mengedepankan sisi emosionil yang kuat tidak lekang. Dengan chorus yang sangat kuat, Chandelier yang merupakan lead single untuk album barunya, sulit untuk ditolak. Single dirilis pada tanggal 17 Maret. (9/10)

Lady Gaga (Alb. Artpop / Interscope) – G.U.Y.
Kerjasama antara Lady Gaga dan Zedd menghasilkan sebuah lagu yang brilian, baik dari tata produksi maupun lirik. G.U.Y. atau Girl Under You menandakan kembalinya Gaga pada anthem lantai dansa dengan melodi yang catchy, namun tidak benar-benar sebuah lagu pop-dance yang cheesy. Beban aspek politis pada kandungan temanya mungkin yang membuat lagu yang diset sebagai single ketiga dari Artpop terdengar lebih berat. Tapi ia masih memiliki hook yang adiktif untuk membuat ia sebagai lagu pop yang istimewa. Video musiknya yang penuh makna dikerjakan langsung oleh Gaga. Single dirilis pada tanggal 8 Maret. (8/10)

Christina Perri (Alb. Head or Heart / Atlantic) – Burning Gold
Setelah Human dan kini Burning Gold, Christina Perri tampaknya seolah menjanjikan jika album barunya, Head or Heart, akan sangat layak untuk ditunggu. Tapi Burning Gold bukan pop balada mendayu. Dalam single ini Perri hadir dengan mengusung semangat elektro-pop, meski tetap berada dalam koridor musikalitas dirinya yang mengedepankan sisi rock. Manis dan menggoda, Burning Gold diisi oleh vokal Perri yang bernyanyi dengan antusiasme yang menggoda. Single dirilis pada tanggal 10 Maret. (8/10)
Christina Perri – Burning Gold

Cher Llyod (Alb. Sorry I’m Late / Epic) – Sirens
Setelah kegagalan single comebacknya, I Wish, Cher Llyod melakukan manuver dengan merilis Sirens sebagai single andalannya. Dan Sirens memang merupakan sebuah lagu yang sangat berbeda dengan lagu-lagu yang biasa kita dengar dari penyanyi asal Inggris ini. Sebuah power-ballad, Sirens menampilkan sisi rapuh Cher Llyod dengan sempurna, apalagi didukung dengan penghayatan yang prima. Gone that quirky Cher Llyod. Sambut Cher Llyod yang bernyanyi dengan lebih matang dan dewasa. Sangat menggugah perasaan. Membuat album keduanya, Sorry I’m Late cukup layak untuk ditunggu. Single dirilis pada tanggal 14 Maret. (8/10)

DVBBS & Borgeous feat. Tinie Tempah (Single / Ministry of Sound) – Tsunami (Jump)
Duo DVBBS dan DJ Borgeous mengremake lagu mereka, Tsunami dengan menghadirkan bintang tamu rapper Tinie Tempah dan menambah embel-embel Jump di ujung judul. Masih lagu yang sama namun kini diisi oleh vokal mix oleh Tinie Tempah tadi. Untungnya porsi rap Tinie Tempah tidak membuat Tsunami kehilangan identitas aslinya, melainkan justru ia yang terseret dalam arus dentum beat Tsunami yang eksplosif. Tergantung selera memang, mana versi yang lebih menarik, tapi Tsunami (Jump) menunjukkan trend electro-house yang bergabung dengan Hip-hop yang masih mewabah. Single dirilis pada tanggal 9 Maret. (8/10)

Breathe Carolina feat. Karmin (Alb. Savages / Fearless Records) – Bang it Out
Breathe Carolina mengajak duo Karmin untuk membantu mereka dalam single terbaru yang berjudul Bang it Out, sebagai antisipasi untuk album keempat mereka, Savages. Electro-pop berbalut progressive house, Bang It Out merupakan lagu yang cukup riuh. Kehadiran Karmin sebenarnya cenderung menjad vokal latar kecuali pada satu bagian bridge yang menonjolkan sedikit vokal Amy Heidemann yang khas. Single dirilis pada tanggal 18 Maret. (8/10)

Cody Simpson (Single / Atlantic) – SURFBOARD
Berbekal dua album, Cody Simpson masih belum cukup puas. Tanpa jeda, ia kabarnya tengah menyiapkan album terbaru. Sebagai pemanasan ia meluncurkan single berjudul SURFBOARD. Di awal ia seperti mengindikasikan sebuah nomor (tentu saja) surf rock, sebelum kemudian berpindah menjadi anthem pop-rnb dengan bumbu-bumbu dance. Sebuah pilihan yang cukup unik bagi penyanyi sebelia Cody Simpson. Single dirilis pada tanggal 18 Maret. (8/10)

Paolo Nutini (Alb. Caustic Love / Atlantic) – Scream (Funk My Life Up)
Paolo Nutini pun tak mau kalah dalam mempersiapkan album ketiganya. Caustic Love. Demikian judulnya. Dengan jeda selama lima tahun, jelas kehadiran album ini akan sangat ditunggu oleh para penggemar penyanyi asal Inggris ini. Single pertama untuk album tersebut adalah Scream (Funk My Life Up) yang sangat kental dengan nuansa soul, meski tentunya rock masih menjadi landasan utama dari lagunya. Single dirilis pada tanggal 10 Maret. (8/10)

The Kooks (EP. Down / Virgin) – Down
Sembari menunggu album keempat The Kooks yang sedianya rilis di tahun ini, band pengusung rock alternatif asal Inggris ini untuk sementara mempersembahkan sebuah EP berjudul Down. Berisi empat buah lagu, EP tersebut menjadikan lagu yang juga menjadi judul EP, Down, sebagai single utama. Perpindahan notasi yang atraktif adalah kunci utama Down dalam menarik perhatian. Didukung pula oleh vokal Luke Pritchard yang enerjetik, membuat Down begitu renyah dan plastis untuk didengar. EP Down dirilis pada tanggal 20 April (8/10)

Soko (Alb. I Thought I Was an Alien / Community Music) – We Might Be Dead By Tomorrow
I Thought I Was an Alien merupakan album debut penyanyi asal Prancis, Soko yang dirilis pada tahun 2012 yang lalu. Namun namanya naik kembali berkat video viral di YouTube berjudul First Kiss yang memakai salah satu lagu yang terdapat dalam album tersebut, We Might Be Dead By Tomorrow, maka nama dan juga single ini, menjadi naik ke permukaan lagi. Sebuah pop atmosferik yang meski gloomy namun tetap memiliki kandungan melodi yang “manis”, mungkin alasan mengapa lagu ini dipakai oleh pembuat video dan akhirnya menarik perhatian banyak orang. (8/10)

Anastacia (Alb. Resurrection / BMG Rights) – Stupid Little Things
Anastacia is back! Setelah mengalami masa turun dengan kurang suksesnya album It’s A Man World di tahun 2012, ia kembali dengan sebuah single berjudul Stupid Little Things yang merupakan single pertama dari album Resurrection. Dengan pop-rock bertempo sedang yang bersemangat, Anastacia mencoba bangkit dengan gaya musik yang dulu menjadi dasarnya dalam bernyanyi. Single dirilis pada tanggal 4 April. (8/10)


Special Thanks to Sony Music Indonesia, Universal Music Indonesia, Warner Music Indonesia, dll.


Related posts

Leave a Reply