Quantcast

Dua Hari Di Singapore Rock Festival 2014 Dengan Deretan Band-Band Berbahaya

By - 5 years ago in Concerts Review

Singapore Rock Festival 2014, yang disebut-sebut menjadi Festival Hard-Rock terbesar di Asia Tenggara tahun ini akhirnya sukses menghentak Singapura dua hari berturut-turut, tanggal 5 & 6 Maret 2014 bertempat di Fort Canning Park. Deretan line-up band-band papan atas yang baru menyelesaikan Soundwave Festival di 5 kota besar di Australia dihadirkan oleh promotor LAMC Productions. Band-band tersebut adalah Black Veil Brides, Five Finger Death Punch, Rob Zombie dan Korn yang tampil di hari pertama, serta Alter Bridge dan Alice in Chains di hari kedua.

Singapore Rock Festival 2014 – Day 1

Sore itu, Rabu 5 Maret 2014 waktu masih meunjukkan pukul 4 sore, kawasan Fort Canning Park telah ramai dengan metalheads yang datang dari berbagai penjuru, rata-rata mengenakan pernak pernik metal, kaos hitam dengan nama band-band favorit mereka di dada. Mereka berasal dari berbagai strata usia, dari yang teenager sampai middle-age, dari Chinese, Melayu, Singaporean-Indian, serta bule-bule yang terlihat antusias menunggu gate dibuka. Dari keramaian itu juga banyak terlihat metalheads dari Indonesia yang khusus datang ke Singapura hanya untuk menyaksikan ajang musik bergengsi ini.

Tepat pukul 18:30 sebagaimana yang telah diumumkan sebelumnya, festival dimulai. On-time sekali. Sebagai performer pertama hari itu adalah BLACK VEIL BRIDES. Kuintet yang berdiri tahun 2006 dan berbasis di Hollywood, California ini lagsung menggebrak dengan musik yang mengkombinasikan Metalcore dan Heavy Metal serta dandanan glam-rock dan gothic ala Motley Crue. Terlihat remaja-remaja belasan tahun mendominasi di deretan depan, ber-sing along dengan Andi Biersack sang vocalist. Keseluruhan personil, yakni Ashley Purdy (bass), Jerremy ‘Jinxx’ Ferguson (gitar), Cristian ‘CC’ Coma (drum) serta Jake Pitts (gitar) serta Andi Biersack sangat atraktif dan berhasil menghangatkan suasana sore itu, membawakan 11 lagu diantaranya, “I’m a bulletproof”, “Nobody’s Hero”, “Perfect Weapon”, “The Legacy”, “Love isn’t always fair” dan lain-lain. Black Veil Brides menutup penampilannya sore itu dengan ‘In The End’.

Setelah Black Veil Brides, haripun berganti malam, dan penonton semakin memadati arena pertunjukan. Kali ini, giliran FIVE FINGER DEATH PUNCH, band Heavy Metal asal Las Vegas, Nevada yang menghantam Fort Canning dengan setlist pilihan selama lebih kurang 1 jam, diantaranya, “The Bleeding”, “Lift Me Up”, “Burn it down” dan “Remember Everything”. Ivan Moody (vocal), Zoltan Bathory (Rhythm gitar), Jason Hook (lead gitar), Jeremy Spencer (Drums) dan Chris Kael (Bass) berhasil membuat crowd makin beringas, terlihat banyak metalhead yang moshing dan diantara kerumunan penonton.

Five Finger Death Punch turun panggung, disusul dengan persiapan untuk salah satu headliner berbahaya dari Singapore Rock Festival 2014 ini, yaitu ROB ZOMBIE. Musisi yang merupakan pentolan dari group White Zombie yang telah bubar ini adalah juga seorang Director dan Producer film. Rob Zombie yang didukung oleh John 5 (gitar), Piggy D (Bass) dan Ginger Fish (drum) langsung membakar crowd Singapura tepat pada pukul 21:35 membawakan tembang pembuka “Dead City Radio and The New Gods of Supertown”. Didukung dengan tata panggung dan cahaya yang megah menjadikan penampilan Rob Zombie sangat menarik untuk dinikmati, ditambah lagi aksi panggungnya yang sangat atraktif. Sekitar 10 lagu dibawakannya malam itu diantaranya : “Superbeast”, “Living Dead Girl”, dan “Scum Of The Earth”. Rob ditengah-tengah setlist-nya juga membawakan lagu yang sangat popular dari Diamond Head dan kemudian juga di-cover oleh Metallica yaitu “Am I Evil?”. Hal lain yang menjadi atraksi paling menarik malam itu adalah ketika dia sempat turun ke penonton dan mengitari venue dengan memakai kaos putih yang bertuliskan “I heart SG”. Penonton menyambutnya dengan histeris dan mengikuti kearah mana Rob berjalan. Rob Zombie menyudahi penampilannya malam itu dengan “Dragula” yang disambut yell yell “We want more” dari penonton.

Puncak dari hari pertama Singapore Rock Festival ini adalah KORN yang tampil pada pukul 23:00. Kuartet American Nu Metal asal Bakersfield, California yang masih terdiri dari Jonathan Davis (vocals), James “Munky” Shaffer, Reginald “Fieldy” Arvizu, Brian “Head” Welch dan Ray Luzier tampil sempurna membawakan 13 lagu dalam setlistnya termasuk di dalamnya ; “Falling Away From Me”, “Twist”, “Got The Life” dan tentunya tidak ketinggalan “Here To Stay”, “Freak On Leash” serta “Blind”. Diantara 4 band yang tampil di hari pertama ini, sound system KORN terasa lebih baik dari band-band yang tampil sebelumnya.

Singapore Rock Festival 2014 – Day 2

Pemandanagan di sore hari pada hari kedua tanggal 6 Maret 2014 juga tidak jauh berbeda dari hari pertama, penonton dengan kostum hitam-hitam telah mulai datang ke venue dari sekitar jam 17:30.

Hari ini Singapore Rock Festival hanya menampilkan 2 band yaitu Alter Bridge dan Alice in Chains sebagai line-up. Dengan crowd yang hampir sama jumlahnya dengan hari pertama, ALTER BRIDGE yang terdiri dari Myles Kennedy, Mark Tremonti, Brian Marshall serta Scott Philips tampil terlebih dahulu pada pukul 20:30. Lagu cepat “Addicted To Pain” dari album terakhir Fortress (2013) membuka penampilan band asal Detroit, Michigan yang berdiri tahun 2004 ini, disusul oleh “White Knuckles”, “Come To Life”, “Brand New Start” dan “Cry Of Achiless”. Ketika lagu “Ghost of The days Gone By” dan “Blackbird” dibawakan penonton terlihat ber-sing along sepanjang lagu. Alter Bridge menutup penampilannya malam itu dengan membawakan “Rise Today”. Tanpa encore, tanpa sessi akustik untuk lagu “Watch Over You” dan tanpa penonton yang berteriak “We want more”. Nomor yang ditunggu-tunggu penonton “Open Your Eyes” juga tidak dibawakan di festival ini.

Band terakhir dari dua hari penyelenggaraan Singapore Rock Festival ini adalah band asal Seattle, yakni ALICE IN CHAINS, yang terdiri dari gitaris Jerry Cantrell, Bassist Mike Inez, Drummer Sean Kinney dan vocalist William DuVall. Alice In Chains tampil energik malam ini dengan membawakan nomor-nomor pilihan antara lain ; “Them Bones”, “Would”, “Your Decision”, “Hollow” dan lain-lain.

Yang terlihat agak berbeda pada hari kedua ini adalah jumlah penonton yang semakin menyusut ketika Alice in Chains naik panggung. Tidak seperti hari pertama, dimana penonton setia menunggu sampai Korn tampil. Sepertinya penonton pada hari kedua lebih banyak ingin menonton Alter Bridge dibandingkan Alice in Chains.

Special Thanks to LAMC Production.
Photo & Text by: Budi Susanto

CD Collector | Music freaks

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Concerts Review | June 26, 2019 By

Manana Live Proudly Present Phum Viphurit Indonesia Tour : Sang Lover Boy Tampil Manis di Jakarta

Concerts Review | March 30, 2019 By

Ruel Akui Sing-Along Penonton Jakarta Yang Paling Heboh

Concerts Review | March 29, 2019 By

Jelang Bubar, Boyzone Hadirkan Konser Nostalgia 25 Tahun di Jakarta