Trending News

Blog Post

Album of the Day: Sigur Ros – Kveikur
Album of The Day

Album of the Day: Sigur Ros – Kveikur 

Released by: Sony Music Entertainment Indonesia

Hanya setahun berselang dari Valtari, band pengusung post-rock asal Islandia, Sigur Rós, sudah menghadirkan Kveikur sebagai album ke-11 mereka. Berbeda dengan Valtari yang lebih banyak mengedepankan unsur-unsur elektronika, dalam Kveikur Sigur Rós kembali lagi ke akar bermusik mereka. Limpahan vokal menghanyutkan dari Jonsi hingga lantunan melodi yang mengawang-awang, mengajak memasuki ranah antah berantah yang magis dan surreal.

Bukan lantas Sigur Rós menghilangkan elektronika begitu saja. Yfirborð merupakan contoh tepat dimana ambient yang kuat kemudian dilimpahi oleh semangat trance yang kental, meski secara umum lagu ini adalah pancaran sebuah nyanyian meditatif ala Sigur Rós yang menari-nari di benak, ketimbang melakukannya secara aktif dalam bentuk fisik.

Mendengarkan Sigur Rós memang terkadang seperti menyimak sebuah konsep metafisika. Ia terasa jauh, mengawang dan bekerja di luar sensor fisik. Musiknya menginvasi ruang otak dan kemudian mengendap, mememarkan sebuah keindahan yang suram tapi sulit untuk ditolak pesonanya.

Simak saja Ísjaki, yang adalah bahasa Islandia untuk menyebut iceberg atau gunung es. Setelah Brennisteinn yang terdengar sangat kompleks, maka dalam Ísjaki aransemen yang dikerjakan oleh Sigur Rós terdengar lebih sederhana, melodius dan harmonis. Bebunyian eklektik masih hadir disudut-sudutnya untuk memberi aksen sementara ambient yang menjadi ciri khas Sigur Rós masih tebal mendominasi.

Stormur terdengar seperti panggilan untuk merayakan sebuah keriuhan, dengan rock yang lebih intens menjadi corongnya. Sementara Hrafntinna seperti mantra manis yang meliuk-liuk dan kemudian membalut pendengaran dalam nuansa mistisnya. Nomor penutup, Var, adalah sebuah “balada” yang dengan semerta-merta membuat kita seperti terjatuh dalam vorteks kesenduan yang tebal.

Kveikur, yang juga menjadi judul album, merupakan contoh tepat untuk menyimak gerungan post-rock yang menjadi kekuatan utama Sigur Rós. Kekuatan mereka dalam lagu yang meski terdengar “aneh” tapi tetap terasa lekat, terutama di benak. Kveikur tidak hanya mengejar sound-sound kelam dengan musikalitas yang eklektis, namun juga mampu menghadirkan melodi-melodi plastis yang gampang untuk direlasikan. Asal mengerti triknya, tentu.

Mendengarkan Kveikur adalah seperti pengalaman batin yang suram. Tapi di balik kesuramannya ia mampu menyebar jaring yang mengikat perasaan dalam perasaan megah dan anthemis. Di balik kesuramannya kita seolah menyimak keindahan yang menggedor-gedor dan kemudian menarik kita dalam sebuah alur sungai yang kadang beriak, namun juga terkadang tenang menghanyutkan. Sebuah pengalaman meditatif.

Sekali lagi Sigur Rós membuktikan tidak perlu halangan bahasa untuk dapat mengerti sebuah komposisi musik. Yang paling utama itu adalah hadirnya “hati” dalam mengerjakan musiknya. Membuka “hati” juga merupakan salah satu syarat agar Kveikur mampu mengajak kita untuk memasuki relung-relung petualangan musikal yang menghanyutkan. Mendengarkan Kveikur bukan hanya mendengarkan musik. Ia juga kontemplasi dari sebuah meditasi yang personal.

Official website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Brennisteinn” Brimstone 7:45
2. “Hrafntinna” Obsidian 6:24
3. “Ísjaki” Iceberg 5:04
4. “Yfirborð” Surface 4:20
5. “Stormur” Storm 4:56
6. “Kveikur” Candlewick 5:56
7. “Rafstraumur” Electric Current 4:59
8. “Bláþráður” Thin Thread 5:13
9. “Var” Was/Shelter 3:45

Related posts

Leave a Reply