Trending News

Blog Post

Album of the Day: Beck – Morning Phase
Album of The Day

Album of the Day: Beck – Morning Phase 

Released by: Universal Music Indonesia

Setelah penantian yang cukup panjang, enam tahun setelah Modern Guilt (2008), Beck akan kembali memanaskan industri musik dengan album ke-12-nya, Morning Phase. Beck selama ini kita kenal sebagai musisi yang eklektis. Tidak hanya untuk karya-karyanya sendiri, namun juga saat membantu musisi lain. Sulit tentunya tidak berharap besar kepada Morning Phase ini.

Berkelas! Demikian yang kita rasakan saat mendengarkan materi Morning Phase. Tapi tampaknya kali ini Beck berada dalam mode kalem dan moody. Tidak ada lonjakan tensi atau komposisi yang rumit. Lagu-lagu dalam Morning Phase hadir dengan tenang dan menghanyutkan serta memakai lirik-lirik yang lebih sederhana.

Album dibuka dengan Morning, sebuah nomor cantik tentang pagi (tentu saja). Mungkin ini tentang bagaimana memulai hari tapi bisa juga tentang perasaan yang gundah. Gitar yang berdenting mendayu menyatu dengan vokal Beck yang bernyanyi secara melankolis. Hasilnya adalah sebuah balada pop-folk yang memberikan kesan sejuk.

Beberapa orang menyebutkan jika Morning Phase mengingatkan akan album Sea Change (2002), dimana lagu-lagu Beck terdengar lebih straigtforward dan menghindarkan kejutan-kejutan ekspreimental. Kritikan yang tersampir adalah Morning Phase terdengar seperti pengulangan album tersebut ketimbang menawarkan twist atau sesuatu yang baru.

Mungkin tuduhan itu benar. Tapi terlepas dari itu Morning Phase masih merupakan album yang menarik untuk disimak. Mendengarkan lagu-lagu seperti Heart Is a Drum, Don’t Let It Go, Blackbird Chain, atau Turn Away, membuat beck terdengar seperti musisi pengusung folk dengan gitar sebagai senjata utama. Setiap lagu disusun dengan melodi yang indah dan sedap didengar, tapi kita bisa mengerti mengapa kritikan bisa disematkan kepada Beck. Lagu-lagu ini tidak memiliki kekuatan yang signifikan. Terlalu awam mungkin.

Tapi album juga masih punya track-track seperti Say Goodbye, yang terdengar seperti nomor grunge jika dinyanyikan oleh musisi folk. Ada juga Wave (dan “sekuelnya”, Phase) yang terdengar seperti sebuah opus opera yang kelam. Atau Waking Light, sebuah lagu balada yang mengadopsi pop-rock 70-an sebagai intinya.

Single pertama yang diperkenalkan Beck untuk album ini adalah Blue Moon. Masih menjanjikan eklektisme ala Beck, Blue Moon dibalut dengan sedikit pengaruh folk, meski sajian utama adalah pop alternatif yang berkelas. Dan Blue Moon mungkin bisa dipakai untuk menggambarkan album ini secara keseluruhan.

Morning Phase bukanlah album yang meledak-ledak. Tidak ada track yang benar-benar stand-out. Setiap lagu disusun berdasarkan ritme dan intonasi yang setipe. Inilah yang mungkin membuat album terdengar datar.

Tapi terlepas dari itu, Morning Phase masih merupakan album yang menyenangkan untuk disimak. Lagu-lagunya mudah dicerna dan merasuk di telinga dengan gampang. Beck mungkin kali ini hanya ingin tampil dengan lebih laid-back dan less ambitious. Tidak ada salahnya memang. Meski mungkin dengan jeda yang cukup panjang, kita mengharapkan sesuatu yang lebih dari pada ini.

Official Website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Cycle” 0:40
2. “Morning” 5:19
3. “Heart Is a Drum” 4:31
4. “Say Goodbye” 3:29
5. “Blue Moon” 4:02
6. “Unforgiven” 4:34
7. “Wave” 3:40
8. “Don’t Let It Go” 3:09
9. “Blackbird Chain” 4:26
10. “Phase” 1:03
11. “Turn Away” 3:05
12. “Country Down” 4:00
13. “Waking Light” 5:02

Related posts

Leave a Reply