Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single: 16 June
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single: 16 June 

Avicii feat. Adam Lambert (Alb. True / Universal Island) – Lay Me Down
Setelah pop-folk, maka kini giliran funk dan nu-disco yang diolah oleh Avicii untuk single paling barunya, Lay Me Down. Dengan kehadiran Nile Rodgers, nuansa funk tadi terdengar lebih kentara. Tentu saja progressive house masih menjadi alas utama, tapi funk tadi terdengar sangat mendominasi. Bahkan meski vokal diisi oleh Adam Lambert yang kita kenal sebagai pengusung rock, Lay Me Down lebih cenderung sebagai nomor funk. Lay Me Down adalah single kelima dari album True dan dirilis pada tanggal 21 April. (8/10)

G.R.L. (Single / Kemosabe) – Ugly Heart
G.R.L. pun seolah tak mau kalah untuk memeluk trend folk dalam single paling baru mereka, Ugly Heart. Hanya saja tentu saja elektro-pop masih menjadi warna utama. Tapi dibandingkan single-single dance-able yang mereka bawakan, Ugly Heart lebih lekat dengan power-pop yang mengedepankan cara bernyanyi dengan vokal yang lebar dan tinggi. Usaha yang cukup bisa dinikmati dengan baik. Lagipula ada nama Ester Dean dan Dr. Luke di belakangnya, yang menjamin sebuah anthem pop yang catchy. Single dirilis pada tanggal 3 Juni. (8/10)

Cover Drive (Single / Cover Drive ) – Love Junkie
Setelah di rilisan EP Liming in Limbo mereka mencoba untuk tampil dengan gaya baru yang lebih ngepop, maka untuk album sophomore mereka, yang belum diketahui judulnya, Cover Drive kembali ke gaya awal yang membuat mereka populer, dancehall dan reggae fusion. Mengandalkan beat berderap yang ritmis serta hook yang catchy, rasa-rasanya Cover Drive bisa saja menyusul kesuksesan album debut mereka di tahun 2012, Bajan Style. Single dirilis pada tanggal 29 Juli. (8/10)

Jerrod Niemann feat. Pitbull (Alb. High Noon / Sony Music) – Drink to That All Night (Remix)
Drink to That All Night merupakan single pertama penyanyi country Jerrod Niemann untuk album ketiganya, High Noon. Materi aslinya sudah kuat dengan nuansa dance dan party, meski tetap dalam tutur country. Kini Niemann merilis versi remix yang terdengar lebih nge-pop dan dibalut elektro-pop. Kehadiran rapper Pitbull sebagai pengisi bagian rap membuat lagunya menjadi lebih urban dan kontemporer. Single dirilis pada tanggal 19 Mei. (8/10)

Gerard Way (Single / Reprise) – Action Cat
Meski My Chemical Romance sudah tidak aktif lagi, namun bukan berarti sang vokalis, Gerard Way, berhenti berkarya. Ia tengah mempersiapkan album solo debutnya dan merilis single demi single, termasuk Action Cat ini. Sebagai proyek solo tentunya corak dan gaya harus berbeda dari bandnya, meski tetap bernuansa post-punk dan sedikit emo. Mendengarkan Action Cat, single barunya, ada sentuhan indie-rock dan juga pop di dalamnya, sehingga lagunya terdengar lebih easy listening, meski tetap mengedepankan distorsi. Single dirilis pada tanggal 11 Juni. (8/10)

Train (Alb. Bulletproof Picasso / Columbia) – Angel in Blue Jeans
Train kembali lagi dengan album ketujuh mereka, Bulletproof Picasso. Dan sebagai single pertama mereka merilis Angel in Blue Jeans. Masih mengusung aspek tematik pop-rock yang sama, namun tampaknya mereka mencoba mengikuti trend dengan memasukkan sentuhan pop-folk ke dalamnya. Hasilnya cukup menggelitik dan segar di telinga. Single dirilis pada tanggal 10 Juni. (8/10)

Birdy (Alb. OST. The Fault in Our Stars / Atlantic) – Tee Shirts
Setelah Boom Clap yang menampilkan Charlie XCX yang enerjik, album soundtrack The Fault in Ours Stars menghadirkan Tee Shirts milik Birdy yang sangat bertolak belakang dari segi tempoo, atmosfir ataupun tone sebagai single berikutnya. Balada pop-folk minimalis ini hanya menampilkan vokal Birdy yang ditemani oleh gitar akustik sebagai instrumen utama. Dan tentu saja kita bisa mengharapkan sebuah lagu yang menyentuh dari Birdy, meski itu berbicara tentang…kaos. Album soundtrack The Fault in Our Stars dirilis pada tanggal 19 Mei. (8/10)

Colbie Caillat (EP. Gypsy Heart – Side A / Republic) – Try
Setelah mencoba gaya bermusik baru dalam Hold On, Colbie Caillat kembali lagi mencoba tampil beda dalam single paling barunya Try, yang terdapat dalam EP Gypsy Heart – Side A, yang dilepas dalam rangka persiapan menuju perilisan album barunya, Gypsy Heart. Try terdengar seperti sebuah lagu bubble-gum pop jika semua atribut elektro-popnya dihapus dan ditampilkan dalam versi yang lebih minimalis. Hasilnya ternyata lumayan menarik dan Caillat tidak kehilangan ciri khasnya. Versi remix-nya pasti sangat menarik. EP dirilis pada tanggal 9 Juni. (8/10)

Sarah Bareilles (Alb. The Blessed Unrest / Epic) – Chasing the Sun
Sarah Bareilles selalu bisa diandalkan dalam menyanyikan balada yang mengharuskan dirinya menyanyi dengan penuh penjiwaan dan perasaan. Meski Chasing the Sun lebih cenderung sebagai sebuah power-pop, tapi Bareilles tetap menampilkan penjiwaan menawan tadi di dalamnya, sehingga jika tujuan lagunya untuk menyentuh perasaan pendengarnya, ia cukup berhasil untuk itu. Chasing the Sun merupakan single ketiga untuk album peraih nominasi Grammy, The Blessed Unrest dan dirilis pada tanggal 26 Mei. (8/10)

Ed Sheeran (Alb. X / Atlantic Records) – Don’t
Ed Sheeran kembali ke gaya Jason Mraz-esque-nya dengan single promosi untuk album X. Don’t judulnya. Ada sedikit sentuhan RnB dan Soul di dalamnya, sehingga Don’t terdengar lebih kaya. Dari segi vokal, tentunya Sheeran tidak perlu dipertanyakan lagi, meski dalam single ini ia terdengar sedikit monoton, tapi setidaknya lagunya terdengar ritmis dan enerjik. Kehadiran produser handal Rick Rubin memberi warna tersendiri. Single dirilis pada tanggal 13 Juni. (8/10)

Psy feat. Snoop Dogg (Single / Republic) – Hangover
Sejak kesuksesan Gangnam Style, nama rapper Korea Selatan, Psy, memang menjadi sorotan untuk menunggu gebrakan berikutnya. Hangover membuktikan jika nama Psy masih memiliki sinar terang, karena musik videonya sampai saat ini sudah disaksikan sebanyak 60 juta kali di YouTube. Dengan lirik yang mayoritas berbahasa Inggris serta kehadiran rapper tamu Snoop Dogg, jelas Hangover bertujuan untuk pasar internasional. Dengan imbuhan EDM, Hangover menjanjikan Hiphop yang meriah. Single dirilis pada tanggal 8 Juni. (8/10)

Special Thanks to Sony Music Indonesia, Universal Music Indonesia, Warner Music Indonesia, dll.


Related posts

Leave a Reply