Trending News

Blog Post

Top 10 Video – Postmodern Jukebox
Top 10 Lists

Top 10 Video – Postmodern Jukebox 

Siapa itu Postmodern Jukebox? Kalau belum mengetahui siapa mereka, mungkin sudah saatnya untuk mencari tahu. Mereka adalah kumpulan musisi yang membawakan lagu-lagu pop kontemporer dalam bentuk yang tidak biasa, yaitu diaransemen ulang dalam bentuk dan gaya lagu-lagu lawas.

Orang yang berada di belakang Postmodern Jukebox adalah Scott Bradlee. Pria kelahiran New York, 32 tahun lalu ini memang seorang pecinta dan sekaligus musisi jazz. Pada tahun 2013 ia membentuk Postmodern Jukebox yang beranggotakan beberapa musisi yang memiliki kecintaan pada musik yang sama.

Melalui akun YouTube mereka, ScottBradleeLovesYa, Postmodern Jukebox melepas video-video yang menampilkan lagu-lagu cover version berbalut musik lawas tersebut. Dan perlahan tapi pasti, aksi mereka pun mulai menarik perhatian banyak orang.

Sebagai perkenalan, yuk kita simak 10 video Postmodern Jukebox terbaik versi CreativeDisc:

10. Dark Horse

Dengan mengajak Ashley Stroud sebagai pengisi vokal, Postmodern Jukebox mengerja ulang hits milik Katy Perry, Dark Horse, mejadi sebuah pop RnB retro dengan pendekatan ala lagu-lagu milik James Bond yang megah dan melodramatis.

09. Drunk In Love

Ternyata Drunk In Love milik Beyonce bisa juga malih rupa menjadi sebuah lagu Swing yang meriah. Dan ini dibuktikan oleh Postmodern Jukebox yang mengajak Cristina Gatti untuk menyanyikannya. Sassy and big. Drunk In Love terdengar seperti lagu dari era 20-30-an.

08. Chandelier

Hits milik Sia, Chandelier, dinyanyikan dengan gaya pop 50-an yang mengandalkan vokal yang besar. Uniknya yang menyanyikan lagu ini justru seorang laki-laki berkostum badut. Meski terlihat lucu, sang badut ternyata membawakan lagunya dengan meyakinkan, dan didukung pula oleh vokalnya yang memang cukup istimewa. Untuk Chandelier, Postmodern Jukebox dibantu oleh grup Puddles.

07. Wake Me Up

Postmodern Jukebox menunjukkan kreatifitas mereka tidak hanya dalam menggubah ulang aransemen sebuah lagu hits, tapi juga dari segi bahasa yang dinyanyikannya. Wake Me Up milik Avicii dan Aloe Blacc diubah menjadi sebuah lagu bergaya Mariachi dan semakin lengkap dengan dinyanyikan dalam bahasa Spanyol.

06. Timber

Timber yang dinyanyikan oleh Pitbull dan Kesha digubah oleh Postmodern Jukebox menjadi lagu bercorak Doo Woop era 50-an yang ternyata sukses mereka lakukan. Timber seolah-seolah memang dihadirkan di dekade tersebut dan terdengar lebih mendayu-dayu.

05. Maps

Maps merupakan salah satu lagu milik Maroon 5 yang bisa dikatakan termasuk sangat nge-pop. Tapi di tangan Postmodern Jukebox, Maps ternyata sangat cocok untuk menjadi anthem soul klasik ala era 1970-an. Mendengarkan Maps yang menampilkan vokal tamu Morgan James, versi mereka membuat kita seolah terlempar masuk ke mesin waktu dan kembali ke era tersebut.

04. Talk Dirty

Jason Derulo memakai irama timur tengah dalamn salah satu hits terpanasnya, Talk Dirty. Tapi Postmodern Jukebox punya rencana lain untuk lagu ini. Oleh mereka Talk Dirty malah menjadi sebuah nomor musik etnik ala Yahudi Eropa Timur atau yang biasa dikenal dengan Klezmer, lengkap dengan menggunakan bahas Yiddish segala.

03. Gentleman

Bagi yang sudah menyaksikan film Great Gatsby pasti mengenal lagu-lagu jazz era 20-an yang banyak menghiasi film tersebut. Nah, Postmodern Jukebox mengadopsi konsep tersebut dalam hits milik Psy, Gentleman. Dan uniknya sang vokalis, Robyn Adele Anderson tetap percaya diri menyanyikan lagunya dalam lirik berbahasa Korea.

02. We Found Love

Jazz klasik kembali menjadi andalan Postmodern Jukebox untuk mengerjakan lagu yang aslinya memiliki tempo cepat. Kali ini giliran lagu milik musisi EDM Calvin Harris untuk Diva Pop, Rihanna, We Found Love. Mendengarkan versi mereka, ternyata lagu ini juga pas menjadi sajian di klub jazz yang prestisius.

01. We Can’t Stop

We Can’t Stop merupakan lagu pertama yang diaransemen ulang Postmodern Jukebox yang membuat nama mereka dikenal publik. Tidak heran karena ternyata hits milik Miley Cyrus ini seolah memang ditulis untuk menjadi seuah nomor Doo Woop yang menjadi aransemen Postmodern Jukebox.

(Haris / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply