Trending News

Blog Post

Album of the Day: Nicole Scherzinger – Big Fat Lie
Album of The Day

Album of the Day: Nicole Scherzinger – Big Fat Lie 

Released by: Sony Music Entertainment Indonesia

The Dream dan Tricky Stewart yang mengawal Nicole Scherzinger di album terbarunya, “Big Fat Lie” menjadikan album ini kuat dalam konsep urbannya. Namun, harga yang harus dibayar adalah variasi. Album ini minim variasi, mengharuskannya tersaji dalam satu kelompok musik tetap, terpenjara pada satu ide dan kurang eksplorasi.

‘Your Love’ adalah satu gagasan yang tepat untuk memulai sebuah langkah. Transformasi imej musik dari club banger kepada sesuatu yang lebih heartfelt terasa benar. Lagu ini juga terkesan trendy dengan tingkat kekinian yang tinggi. ‘On the Rocks’ yang hadir setelahnya adalah penggambaran sempurna terhadap tipe musik dalam album ini. Lapisan urban R&B yang kental adalah rasa pasti yang album ini coba jual. Sayangnya, Nicole membumbui vokalnya dengan auto-tune yang justru mengemas lagu ini sebagai produk usang. Gaya auto-tune sudah ditinggalkan, dihapus oleh dubstep.

Keberhasilan Rihanna memenangkan Grammy untuk album “Unapologetic” dan kesuksesan Jason DeRulo mewarnai dunia dengan ‘Talk Dirty’ adalah contoh sukses saduran urban ke dunia pop yang membangun jalan mulus bagi penampil lain untuk memetik buah sukses dari pohon yang sama. Yang membuat mereka dilirik adalah masih berpengang teguh pada kaidah komersil. Nah, di album ini Nicole tak berpedoman kesana. Alhasil, album justru jatuh ke lubang yang memang anti mainstream, tapi sekaligus tak bergairah.

‘Electric Blue (feat. T.I.)’ contohnya. Embel-embel T.I. sama sekali tak membantu lagu ini untuk memercikkan spark-nya. Lagu-lagu lain yang berbasis pada tempo menengah ke bawah seperti ‘Heartbreaker’ dan ‘Bang’ malah lebih parah. Nyaris tak ada bagian yang benar-benar memukau dari dua lagu ini, meskipun sudah mencoba menghadirkan sejumlah hook sebagai perisanya.

“Killer Love” yang hadir tiga tahun lalu adalah langkah revolusioner yang titik suksesnya akan sangat sulit dijangkau. Lagu-lagu di dalamnya berjudul catchy, sesuai judul dan musiknya. ‘Killer Love’, ‘Poison’, ‘Club Banger Nation’, ‘AmenJena’, setiap track menimbulkan kesan dan bekas. Sementara untuk “Big Fat Lie”, lagu-lagu berjudul besar seperti ‘God of War’, ‘Girl With a Diamond Heart’, hingga ‘Big Fat Lie’ sekalipun hadir tak sebesar judulnya. Somehow, kesan kolosal yang hadir dari judul-judul di atas mendatangkan ekspektasi. Dan batasan ekspektasi tersebut tidak ditembus oleh apa yang dihasilkan.

Saya menemukan terlalu banyak kejanggalan dalam album ini. Pertama, lagu berjudul ‘Just a Girl’. Olah vokal yang sangat sulit dipercaya, menjadikan lagu ini terdengar aneh maksimal. Kedua, ‘First Time’. Bergerak dengan bunyi-bunyian yang konstan sedari awal, membuat lagu seperti bergerak di atas benang lurus. Datar dan hambar.

Ini semua berefek pada kekuatan album yang terletak pada lagu berjudul ‘Run’. Sebagai balada satu-satunya, lagu ini murni memamerkan kebolehan vokal Nicole yang besar dan versatil. Tapi dibandingkan dengan balada Nicole yang lain, seperti ‘Until U Love U’ atau ‘You Will Be Loved’, lagu ini masih belum tandingan. Tapi karena ia berdiri sendiri, ‘Run’ adalah penyelamat album dari keseragaman.

Catatan:
Deluxe dengan tiga lagu tambahan terdengar menjanjikan. ‘Little Boy’, ‘Unison’, dan ‘Cold World’ bisa menjadi alasan yang memperkuat niatan untuk mengoleksi album ini. Kabar buruknya, sejauh ini edisi deluxe hanya tersaji dalam album versi digital.

Music Video: On the Rocks

Official Website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Your Love” 4:06
2. “Electric Blue” (featuring T.I.) 3:41
3. “On the Rocks” 5:07
4. “Heartbreaker” 4:59
5. “God of War” 3:57
6. “Girl with a Diamond Heart” 3:38
7. “Just a Girl” 3:26
8. “First Time” 3:19
9. “Bang” 4:27
10. “Big Fat Lie” 3:49
11. “Run” 3:30
Deluxe edition
12. “Little Boy” 3:50
13. “Unison” 3:48
14. “Cold World” 3:26

Related posts

Leave a Reply